{"id":80270,"date":"2026-09-25T19:42:50","date_gmt":"2026-09-25T12:42:50","guid":{"rendered":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=80270"},"modified":"2026-09-25T19:43:59","modified_gmt":"2026-09-25T12:43:59","slug":"presiden-prabowo-subianto-di-diskusi-karhutla-jangan-salah-saya-paling-hormat-sama-pakar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/seputarnusantara.com\/?p=80270","title":{"rendered":"Presiden Prabowo Subianto di Diskusi Karhutla : Jangan Salah, Saya Paling Hormat Sama Pakar"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Jakarta. Seputar Nusantara<\/strong>. Presiden Prabowo Subianto mengundang para pakar dan akademisi dalam diskusi membahas penanganan karhutla di lahan gambut. <\/p>\n\n\n\n<p>Prabowo Subianto menegaskan bahwa dia menghormati para pakar sekaligus meminta masukan dalam memutuskan kebijakannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut disampaikan oleh Prabowo saat memimpin diskusi bersama sejumlah akademisi dari berbagai lembaga riset dan perguruan tinggi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24\/9). <\/p>\n\n\n\n<p>Mulanya, Prabowo menyodorkan tiga pertanyaan kepada forum mengenai penanganan karhutla di lahan gambut.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8221; Yang pertama, kita harus koreksi regulasi. Itu nanti kita harus tegas. Masih ada delapan Perda di Kabupaten. Bayangkan, yang mau pakai loophole bahwa boleh bakar 2 hektare. Which is menurut saya complete nonsense. Bahwa satu orang boleh bakar 2 hektare,&#8221; kata Prabowo dalam video yang diunggah akun YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (25\/9\/2026). <\/p>\n\n\n\n<p>Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa pemerintah terus menertibkan perusahaan yang melanggar ketentuan.<\/p>\n\n\n\n<p>Prabowo pun meminta masukan kepada para pakar mengenai langkah terbaik untuk menutup celah terjadinya karhutla.(dtc\/ATH)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta. Seputar Nusantara. Presiden Prabowo Subianto mengundang para pakar dan akademisi dalam diskusi membahas penanganan karhutla di lahan gambut. Prabowo [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23],"tags":[],"class_list":["post-80270","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tokoh"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/80270","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=80270"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/80270\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":80273,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/80270\/revisions\/80273"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=80270"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=80270"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/seputarnusantara.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=80270"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}