Aria Bima : Jokowi Lugas dan Ingin Pilpres Bermartabat Tanpa Intimidasi

Aria Bima, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan
Jakarta. Seputar Nusantara. Pidato Capres saat Deklarasi Pemilu Damai menjadi “pertarungan” bagi capres Jokowi vs Prabowo, Selasa (3/6/2014) malam. Setelah capres No. 1 Prabowo Subianto memberikan sambutan selama 8 menit. Giliran Jokowi memberikan pidatonya.
Berikut ini pidato Jokowi selama empat menit, pidato Jokowi diawali dengan salam dan doa pembuka. Berbeda dengan Prabowo yang menyebut nama Jokowi dan Jusuf Kalla (JK), Jokowi tak sedikitpun menyebut nama Prabowo, capres nomor urut 1.
“ Yang saya hormati bapak Ketua KPU dan seluruh jajarannya, Ketua Bawaslu dan seluruh jajarannya. Yang saya hormati seluruh pimpinan lembaga tinggi negara, ibu dan bapak hadirin sekalian yang berbahagia.
Kita ingin Pilpres, Pemilu Presiden 9 Juli mendatang akan diiringi dengan sebuah pemilihan yang bermartabat, sebuah pemilihan yang berintegritas tanpa adanya kecurangan, tanpa adanya kampanye hitam, tanpa adanya kekerasan, tanpa adanya intimidasi.
Pilpres harus kita tunjukkan sebagai sebuah kegembiraan politik bukan sebuah ketakutan. Ada dua hal, dua tahapan yang akan kita lalui, yaitu tanggal 4 Juni hingga 5 Juli yang merupakan proses kampanye, dan kita berharap di dalam kampanye itu semua gembira karena demokrasi yang kita jalankan. Yakni demokrasi yang mensejahterakan, bukan mencelakakan.
Kedua, tanggal 9 Juli nanti kita akan melakukan pencoblosan. Ada dua calon, dua Calon Presiden, dua Calon Wakil Presiden. Semuanya kita serahkan kepada rakyat, karena yang berdaulat adalah rakyat, siapa yang dikehendaki oleh rakyat, menghargai apa yang dikehendaki oleh rakyat. Terima kasih.”
Menurut Aria Bima, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, bahwa Capres Jokowi menginginkan Pilpres yang damai dan bermartabat. Jangan sampai Pilpres menjadi ajang pesta Demokrasi yang mencekam penuh dengan intimidasi.
” Satu hal yang saya tahu persis tentang Jokowi, pidato itu kan ekspresi. Jokowi bukan tipe orang yang hanya berbasa- basi. Jokowi tahu persis bahwa di forum tersebut hanyalah basa- basi, seremonial belaka. Padahal secara faktual di lapangan sangat jauh berbeda situasinya. Jokowi adalah tipe orang yang lugas, dia pidato kemarin pada pokok persoalan. Dia tidak pidato berputar- putar dan ekspresi Jokowi saat masuk tidak whise, tidak ada tepuk tangan, karena memang kemasan kampanye damai hanyalah seremonial belaka. Sangat tidak mencerminkan apa yang terjadi saat ini di lapangan,” ungkap Aria Bima kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR RI- Senayan, pada Rabu 4 Juni 2014.
Aria Bima memaparkan bahwa, KPU seolah- olah lepas, Bawaslu juga lepas tangan, padahal kenyataan di lapangan ada black campaign, teror, ada intimidasi, bahkan KPU- nya juga ada yang tidak netral, itu semua terlihat. Dan orang- orang itu semua ada dalam acara kampanye damai yang diselenggarakan oleh KPU di Hotel Bidakara.
” Jadi itu semua basa- basi, Jokowi tidak bisa seperti itu. Jokowi tidak bisa menempatkan diri pada situasi dan posisi damai semu seperti itu. Maka ekspresi dia jelas menunjukkan hal yang tidak hormat, karena hanya terbuai dengan seremonial yang tidak realistis. Padahal black campaign tersebut bisa diatasi oleh KPU, Bawaslu dan Kepolisian,” tegas Aria Bima.
Menurut Aria Bima, kampanye damai kemarin lari dari kenyataan. Acara tersebut tidak mempermasalahkan persoalan yang ada. Bawaslu hanya tausiyah saja, bicara yang baik- baik saja. Padahal black campaign yang situsnya jelas, yang bisa dituntut dengan UU ITE (informasi dan transaksi elektronik), tetapi tidak dilakukan.
” Sampai hari ini tabloid yang melakukan black campaign terhadap Jokowi masih disebar di masjid- masjid dan pesantren. Padahal Jokowi merupakan tipe pemimpin yang bukan pengrajin kata- kata, seperti yang kita temukan banyak pemimpin di negeri ini yang hanya suka seremonial. Kelugasan Jokowi memang belum disambut dengan baik dengan apa yang disebut dengan keluwesan, padahal untuk saat ini kita masih butuh yang namanya original,” tegas Aria Bima.
Lebih jauh Aria Bima menegaskan, bahwa Jokowi saat itu sikapnya berani, menantang dan tidak takut dengan berbagai teror dan intimidasi. Kampanye damai kemarin hanyalah acara omong kosong, yang substansinya tidak sesuai dengan kenyataan yang terjadi di lapangan, karena penuh dengan intimidasi dan ketidaknetralan. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional