Dede Yusuf : Pemerintah Harus Menata & Merapikan Seluruh Elemen Terkait TKI

Dede Yusuf Macan Effendy, Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat
Jakarta. Seputar Nusantara. Pemerintah Indonesia melalui Menteri Ketenagakerjaan melarang pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke 21 negara di Timur Tengah, setelah berbagai kasus dan eksekusi mati terhadap Siti Zainab dan Karni Tarsim.
Pemerintah Indonesia akan menghentikan pengiriman TKI sebagai pembantu rumah tangga ke 21 negara di Timur Tengah. Kebijakan itu diambil setelah dua pembantu rumah tangga asal Indonesia dihukum mati di Arab Saudi.
Demikian isi siaran pers yang ditandatangani oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri dan dirilis hari Senin (04/05/15). Larangan itu berlaku antara lain untuk negara- negara : Aljazair, Arab Saudi, Bahrain, Irak, Iran, Kuwait, Lebanon, Mesir, Oman, Palestina, Qatar, Suriah, Uni Emirat Arab, Yaman, dan Yordania.
Sedangkan menurut Dede Yusuf Macan Effendy, Ketua Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, bahwa keputusan yang diambil oleh Pemerintah untuk menghentikan dan melarang pengiriman TKI ke Timur Tengah sangat bagus.
” Keputusan pemerintah tersebut menandakan bahwa pemerintah menjalankan amanah apa yang telah diputuskan dalam rapat dengan Komisi IX DPR. Disamping penghentian dan pelarangan pengiriman TKI ke Timur Tengah tersebut, kita juga harus membuat sistem pengiriman TKI yang lebih baik lagi,” ungkap Dede Yusuf kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR RI- Senayan, pada Senin 1 Juni 2015.
Menurut Dede Yusuf, pemerintah sudah membuat kebijakan yang disektor hulunya yakni terkait dengan pengiriman TKI. Maka, setelah itu, pemerintah harus membuat kebijakan untuk menata dan merapikan seluruh elemen- elemen yang terkait dengan pengiriman TKI. Mulai dari pola rekrutmen, pelatihannya, kontrak kerja, perlindungannya, maupun aturan perundang- undangannya.
” Hal yang tidak kalah pentingnya adalah mengenai perluasan lapangan kerja di dalam negeri. Sebab, kalau kita menghentikan dan melarang tenaga kerja ke luar negeri, sedangkan lapangan kerja di dalam negeri masih sulit, maka itu bukan sebuah solusi,” tegas Dede Yusuf, Ketua Komisi IX DPR RI ini.
Lebih jauh Dede Yusuf memaparkan bahwa, bekerja diluar negeri merupakan hak setiap warga negara. Itu juga merupakan bagian dari UU Tenaga Kerja. Maka yang harus dibenahi seperti pola rekrutmen, pelatihannya, kontrak kerja, perlindungannya, maupun aturan perundang- undangannya.
” Jadi, penghentian pengiriman TKI ke luar negeri merupakan bagian awal dari pembenahan sistem ketenagakerjaan kita. Mulai bulan Juli 2015 nanti, kesepakatan kita adalah menghentikan pengiriman TKI ke Timur Tengah bagi tenaga kerja informal yang dipekerjakan sebagai PRT (pembantu rumah tangga). Jadi banyak saudara- saudara kita, dengan keluguannya, pendidikan yang rendah dan kemampuan ala kadarnya, sampai di luar negeri bekerja tanpa kontrak kerja yang jelas dan tanpa perlindungan,” terang Dede Yusuf.
Maka, lanjutnya, kita ganti dengan tenaga kerja yang formal. Sehingga ada kepastian kontrak kerja dan mekanisme kerjanya. Pekerja formal tidak hanya di kantor atau perusahaan, bisa jadi juga bekerja di rumah tangga. Yang penting ada kontrak kerja yang jelas dan tidak bekerja selama 24 jam di rumah sang majikan.
” Jadi mereka walaupun bekerja sebagai tukang masak, tukang kebun ataupun baby sitter, tetapi punya jam kerja yang jelas, kerja pagi pulang sore. Jadi tidak 24 jam bekerja di rumah majikan, karena yang sering jadi masalah adalah mereka bekerja 24 jam dan ditampung dirumah majikan,” pungkas Dede Yusuf di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional