Seminar Nasdem: Urgensi Revisi UU BUMN Untuk TataKelola BUMN Yang Baik

Zulfan Lindan (kedua dari kiri), Ketua Kelompok Fraksi Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem
Jakarta. Seputar Nusantara. Fraksi Partai Nasdem DPR RI mengadakan Seminar dengan Tema : ” Urgensi Revisi UU BUMN Dalam Rangka Menciptakan Tata Kelola BUMN Yang Baik “, “Membogkar Carut Marut Tata Kelola BUMN Pasca Reformasi Sebagai Masukan Untuk Revisi UU BUMN Dalam Prolegnas 2015.”
Sedangkan sebagai nara sumber : Zulfan Lindan (Kapoksi Komisi VI Fraksi Partai Nasdem DPR RI), DR. Rimawan Pradiptyo, SE., M. Sc., (Pakar Ekonomi UGM) dan DR. Dian Pudji Simatupang, SH.,MH., (Pakar Hukum Keuangan UI).
Acara Seminar Fraksi Nasdem diselenggarakan di ruang Komisi V DPR, Jumat 12 Juni 2015.
Menurut Zulfan Linda, bahwa pada tahun 2014- 2015, DPR memiliki target 37 RUU Prolegnas. Salah satunya adalah usulan perubahan atau Revisi atas UU No. 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diusulkan oleh Komisi VI DPR. Fraksi Partai Nasdem mendorong DPR untuk segera menindaklanjuti usulan tersebut. Anggota Komisi VI DPR, Zulfan Lindan mendorong usulan Revisi ini untuk segera dibahas di Badan Legislasi (Baleg).
Zulfan yang juga sebagai nara sumber dalam Seminar tersebut menyebutkan bahwa Revisi ini nantinya harus dapat menyelesaikan carut marut pengelolaan BUMN selama ini. Menurutnya, tata kelola BUMN pasca reformasi menghadapi banyak persoalan.
” BUMN adalah perusahaan negara yang diamanatkan oleh UUD 1945 sebagai penjamin seluruh kekayaan alam di bumi Indonesia ini untuk dimanfaatkan demi kepentingan rakyat. Negara seharusnya menjadi pengatur, pengurus, pengelola dan pengawas cabang- cabang produksi ini. Namun kita lihat kondisi saat ini, selain belum bisa menjawab kebutuhan masyarakat secara adil dan merata, BUMN kita juga kerap merugi,” ujarnya ketika ditemui di Gedung Komisi V DPR RI, Jumat 12 Juni 2015.
Zulfan menegaskan, dalam Seminar kali ini, Fraksi Partai Nasdem DPR ingin memberikan masukan untuk Revisi UU BUMN. Kondisi BUMN yang seringkali disebutkan sebagai sapi perah, juga harus dijawab dengan Revisi nantinya. Beberapa poin yang ingin disampaikan oleh Fraksi Partai Nasdem, seperti tujuan dari pendirian BUMN, yang disebutkan menguasai cabang produksi yang menyangkut hajat hidup orang banyak, namun juga dilematis karena tak ditujukan untuk mengejar keuntungan. Selain itu juga, menyangkut aturan privatisasi dan wacana pembentukan induk perusahaan atau holding.
” Pengertian privatisasi misalnya, bertentangan dengan pengertian BUMN pada pasal 1 ayat 2 UU BUMN. Batas kepemilikan saham negara paling sedikit 51%, maka akan menghapus status kepemilikan negara jika saham negara kurang dari itu. Juga belum ada pengaturan yang lebih rinci mengenai sektor- sektor usaha apa yang tidak boleh diprivatisasi,” ungkap Zulfan Lindan, Politisi Partai Nasdem ini.
Selain itu, lanjut Zulfan, UU BUMN lama tidak membahas syarat persetujuan DPR untuk melepas anak perusahaan. ” Padahal, anak perusahaan BUMNM adalah aset negara,” tegasnya. Sementara, penggodokan Revisi UU ini belum bergulir, juga santer wacana dari pemerintah hendak mendorong pembentukan super holding BUMN. Menurut Zulfan, hal ini tak perlu dilakukan dengan tergesa- gesa.
” Instruksi Presiden untuk membentuk holding secepatnya, juga bukan berarti dalam satu atau dua bulan. Toh, saat ini kita di Komisi VI DPR pun berupaya menuntaskan UU baru ini secepatnya, agar jelas payung hukumnya. Jangan dulu diusulkan (pembentukan holding),” imbuhnya.
Kendati begitu, Zulfan mengapresiasi usulan pemerintah tersebut. Karena dimodali oleh negara, induk perusahaan BUMN dapat mengatur anak perusahaannya sekaligus pengawasan dari negara pula. Dalam hal pengelolaan usaha milik negara, Zulfan kemudian memberikan contoh negeri Tiongkok. Di Negeri Tirai Bambu tersebut, tidak ada BUMN yang memiliki anak perusahaan.
” Misalnya, BUMN Power Plan yang beroperasi dari tingkat Provinsi hingga Kabupaten. Jika BUMN di tingkat Kabupaten ingin bekerjasama dengan Indonesia, maka mereka tak perlu minta izin ke pemerintahan Provinsi atau Regional,” pungkas Zulfan Lindan. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation