logo seputarnusantara.com

Imam Suroso : BPJS Kesehatan dan Rakyat Harus Sama- Sama Memahami Hak dan Kewajibannya

21 - Nov - 2019 | 17:58 | kategori:Headline
H. Imam Suroso, S.Sos., SH., MM., Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan

Jakarta. Seputar Nusantara. Di beberapa daerah, masih terjadi peristiwa penolakan pasien oleh Rumah Sakit.

Bahkan ada juga kejadian bayi yang baru lahir, disandera oleh pihak Rumah Sakit karena orang tuanya belum membayar biaya perawatan.

Seharusnya hal tersebut tidak perlu terjadi, karena bagaimanapun juga rakyat siapapun itu berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal.

Menurut H. Imam Suroso, S. Sos., SH., MM., Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, solusinya yang pertama, hutang BPJS harus dibayar atau dilunasi. Karena banyak masyarakat peserta BPJS Kesehatan yang nunggak membayar iuran bulanan.

” Kalau iuran BPJS Kesehatan banyak yang nunggak, secara otomatis dana BPJS Kesehatan jadi sedikit. Nah kalau dana BPJS Kesehatan sedikit, maka BPJS Kesehatan tidak akan mampu mengcover seluruh biaya di Rumah Sakit yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan,” ungkap Imam Suroso kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR RI- Senayan, pada Kamis 21 November 2019.

Imam Suroso lebih lanjut menjelaskan, kalau BPJS Kesehatan tidak mampu mengcover biaya ke Rumah Sakit, maka siapa yang akan membayar Tenaga Medis, Dokter, Perawat, dan Pembelian Alkes (Alat- Alat Kesehatan) di Rumah Sakit? Akhirnya pihak Rumah Sakit kasihan, rakyat juga kasihan tidak mendapatkan pelayanan kesehatan yang maksimal, kalau seperti itu.

” Solusi kedua adalah Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan harus mencari solusi agar BPJS Kesehatan memiliki dana yang cukup untuk bisa mengcover pasien yang dirawat di Rumah Sakit,” tegas Imam Suroso, Politisi PDI Perjuangan yang rajin rapat di DPR ini.

Kemudian, lanjut Imam Suroso, solusi ketiga adalah Promotif dan Preventif. Program Promotif dan Preventif tersebut adalah Germas (Gerakan masyarakat hidup sehat).

Kalau Germas ini dilakukan, terangnya, maka sangat gampang untuk masalah pelayanan kesehatan dan masyarakat akan hidup sehat, sehingga pasien Rumah Sakit menjadi berkurang.

” Germas itu hanya 4 saja, pertama, masyarakat Indonesia harus suka sayur. Kedua, harus suka buah. Ketiga, masyarakat Indonesia harus berolah raga minimal 30 menit/ hari, supaya pernafasan bagus, jantung sehat dan seluruh tubuh juga sehat. Dan keempat adalah masyarakat harus rutin setiap bulan sekali mengecek kadar gula darah dan kolesterol, supaya bisa mengontrol kualitas kesehatannya. Kalau 4 hal ini dilakukan, maka masyarakat Indonesia akan sehat,” tegasnya.

” Dan tambahan satu lagi dari saya Imam Suroso, masyarakat harus rutin minum air putih sebanyak 2 liter/ hari. Manfaatnya apa minum air putih 2 liter/ hari? Manfaatnya yaitu untuk mencuci ginjal, sehingga kalau ginjalnya bersih maka tubuh akan sehat. Kalau preventif ini dilakukan, maka saya yakin BPJS Kesehatan akan aman- aman saja, dan semakin bagus melayani seluruh masyarakat Indonesia,” pungkas Imam Suroso di penghujung wawancara. (Aziz).

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline