logo seputarnusantara.com

Sulaeman L. Hamzah Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Guna Memperkuat Ideologi dan Jati Diri Bangsa Indonesia

5 - Feb - 2021 | 14:14 | kategori:Headline

Keterangan foto : H. Sulaeman L. Hamzah (berdiri, paling kiri), Anggota DPR/ MPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, saat menjadi Nara Sumber Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan di Kabupaten Merauke- Provinsi Papua

Kabupaten Merauke- Papua. Seputar Nusantara. Anggota DPR/ MPR RI dari Fraksi Partai NasDem, H. Sulaeman L. Hamzah, menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dalam rangka memenuhi tugas dan fungsinya sebagai Wakil Rakyat.

Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan tersebut dilaksanakan oleh DPD Partai NasDem Kabupaten Boven Diggoel- Provinsi Papua bekerjasama dengan relawan dan simpatisan Partai NasDem.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 3 Februari 2021 tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD ’45, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKR.

Sedangkan pesertanya adalah para Kepala Kampung, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Relawan dan Simpatisan Partai NasDem, dan media lokal.

Acara yang dihadiri sekitar 150 orang tersebut berlangsung meriah dan penuh dengan suasana keakraban. Sebagai nara sumbernya adalah H. Sulaeman L. Hamzah, Anggota DPR/ MPR RI dari Fraksi Partai NasDem.

Tempat kegiatan di rumah aspirasi Anggota DPR/ MPR RI H. Sulaeman L. Hamzah Kabupaten Merauke- Provinsi Papua.

Dalam paparanya, Sulaeman menjelaskan bahwa menjadi sebuah bangsa yang memegang teguh jati diri merupakan cita- cita sangat besar yang patut untuk diperjuangkan.

“Bangsa yang setiap elemen masyarakatnya memegang teguh jati diri, tidak akan kehilangan arah dalam berkehidupan dan tidak mudah terombang- ambing oleh permainan politik global,” tegas Sulaeman.

Lebih lanjut Sulaeman memaparkan, bahwa masyarakat harus menyadari bahwa kekuatan asing selalu mengintai dan akan mempengaruhi kondisi bangsa termasuk masalah ideologi. Oleh karena itu, kemantapan jati diri masyarakat sangat penting supaya kuat memegang ideologi bangsa.

“Arus ideologi asing selalu berusaha mempengaruhi ideologi bangsa kita. Globalisasi juga berdampak pada berbagai dimensi, termasuk ketahanan budaya, identitas bangsa, dan jati diri. Dampak negatif globalisasi harus diantisipasi oleh masyarakat,” terang Politisi Partai NasDem ini.

Globalisasi, lanjutnya, telah menyebabkan goncangan dan krisis terhadap budaya, yang berakibat pada ketahanan budaya bangsa.

“Pancasila yang memiliki nilai- nilai luhur dan sudah terbukti dalam sejarah bangsa, kini mulai ditinggalkan karena dianggap kurang relevan dengan perkembangan zaman,” ucap Sulaeman.

Maka, tambahnya, masyarakat harus bangga mempunyai Pancasila. Ideologi Pancasila adalah ideologi bangsa Indonesia yang mempunyai nilai- nilai luhur sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline