Sekretaris Dinas Perkimtan : Tanah Negara di Purworejo Potensial Untuk Perikanan, Pariwisata, dan Pertanian
21 - Feb - 2022 | 14:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : Wiyoto Harjono, ST., Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah
Purworejo. Seputar Nusantara. Untuk penanganan tanah negara yang ada di wilayah pesisir selatan Purworejo, sekarang ini Dinas Perkimtan (Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan) sedang melakukan identifikasi dan inventarisasi. Identifikasi dan inventarisasi dimulai dari paling barat yaitu di wilayah Kertojayan (Kecamatan Grabag) sampai ke timur di Jatikontal (Kecamatan Purwodadi).
Hal tersebut disampaikan oleh Wiyoto Harjono, ST., Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah kepada seputarnusantara.com diruang kerjanya, pada Senin 21 Februari 2022.
Wiyoto menjelaskan, pertama, untuk luas tanah milik negara yang berada di Kabupaten Purworejo potensinya mencapai 400 hektar. Harapannya ke depan, tanah negara tersebut alas haknya menjadi jelas, sehingga pemanfaatannya di masyarakat itu ada alas hak yang jelas, bukan lagi illegal.

Keterangan foto : TPI (Tempat Pelelangan Ikan) di Pantai Jatimalang- Purwodadi- Purworejo yang sudah memiliki alas hak yang jelas
” Kemudian yang kedua, kita sudah melakukan inventarisasi. Kita sudah bertemu dengan beberapa Kepala Desa dan sudah mulai dilakukan pengukuran tanah. Pengukuran tanah sudah dimulai di wilayah Kertojayan, Wero, Keburuhan, Girirejo dan Ngentak. Pengukuran di 5 Desa belum selesai. Dan kebetulan di 3 Kecamatan di pesisir selatan Purworejo itu sudah ada PTSL (Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap),” ungkap Wiyoto dengan rinci.
Jadi, lanjutnya, Dinas Perkimtan fokus di sebelah selatan hutan ‘Nyamlung’ (hutan milik Perhutani sepanjang pesisir selatan yang memiliki lebar kurang lebih 50 meter). Sekarang ini sebelah selatan hutan ‘Nyamlung’ dijadikan tambak dan dimanfaatkan oleh sebagian masyarakat.
” Kemudian yang ketiga, kalau proses identifikasi dan inventarisasi sudah selesai, maka kemudian kita lihat di Perda RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) kita. Disana peruntukannya untuk apa sich, mana yang diperbolehkan Perda, dan mana yang tidak diperbolehkan oleh Perda, sehingga tidak melanggar aturan,” terang Wiyoto.
Harapannya, tambahnya, setelah ada alas hak, tanah milik negara yang selama ini dikelola oleh masyarakat, bisa mengakses beberapa bantuan dari Pemerintah. Sebagai contoh, selama ini ada bantuan Pemerintah untuk Perikanan, bantuan tersebut dari Kementerian teknis yaitu Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Namun untuk mengucurkan bantuan Pemerintah harus ada alas hak yang jelas.
” Selanjutnya yang keempat, ada beberapa tanah milik negara yang alas haknya sudah selesai yaitu ada di 4 lokasi TPI (Tempat Pelelangan Ikan), yakni TPI Kertojayan, Keburuhan, Jatikontal, dan Jatimalang. Empat TPI tersebut sudah punya alas hak dan dimanfaatkan oleh Pemerintah Daerah, serta bermanfaat untuk masyarakat. Kemudian 2 objek wisata di Pantai Jatimalang kanan dan kiri itu juga sudah ada alas haknya sehingga jelas status hukum tanahnya,” ucap Wiyoto.
Selanjutnya yang kelima, ungkap Wiyoto, ke depan harapannya adalah tanah milik negara yang ada di Purworejo seluas 400 hektar tersebut bisa di alas hak kan semuanya. Jadi, Dinas Perkimtan menfasilitasi proses alas hak tersebut. Setelah menjadi alas hak, maka akan jelas kepemilikannya. Masalah siapa yang akan mengelola tanah tersebut tergantung pada perjanjian yang akan dibuat, apakah masyarakat menyewa tanah tersebut kepada Pemerintah Daerah atau seperti apa tergantung perjanjiannnya.
” Yang terpenting adalah status tanah negara tersebut menjadi jelas kepemilikannya, sehingga masyarakat yang memanfaatkan menjadi legal. Kalau sudah jelas alas haknya, masyarakat juga boleh memanfaatkan demi kesejahteraan rakyat,” jelasnya.
Kalau untuk potensi tanah negara di Purworejo seluas 400 hektar, paparnya, itu sangat potesial untuk Perikanan (paling dominan), Pariwisata, dan Pertanian. Ada juga potensi lain yakni untuk PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya). Jadi, kita mengakomodir kegiatan dan usaha yang dilakukan oleh masyarakat, sepanjang tidak bertentangan dengan Perda RTRW.
” Saya berharap agar tanah negara di Purworejo dimanfaatkan sebesar- besarnya untuk kemakmuran rakyat. Kemudian jangan sampai melanggar Perda RTRW. Pemanfaatan tanah negara juga harus memperhatikan Kelestarian Lingkungan Hidup, selanjutnya, pemanfaatan tanah negara juga tidak hanya setahun atau 2 tahun namun untuk jangka panjang,” ucapnya.
” Sebenarnya kami berada di pintu depan untuk meng- alas hak kan saja. Tetapi untuk pengelolaan dan lain- lainnya itu ada di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) teknis yang menanganinya, seperti Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan, Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga, dan Dinas Ketahanan Pangan & Pertanian. Itu merupakan leading sector mereka untuk membina masyarakat yang memanfaatkan tanah milik negara yang ada di Purworejo ini,” pungkas Wiyoto Harjono di penghujung Wawancara dengan seputarnusantara.com (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional