logo seputarnusantara.com

Dinas Lingkungan Hidup Purworejo Bersih- Bersih Kawasan dan Bagikan 30 Tong Sampah Untuk Pedagang

21 - Feb - 2022 | 19:00 | kategori:Headline

Keterangan foto : Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Purworejo, AL Bambang Setiawan, S.Sos., M.Si. (kedua dari kanan), didampingi oleh Slamet, S.IP., Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Keanekaragaman Hayati (PPKH) Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo (paling kanan), saat menyerahkan secara simbolis bantuan tong sampah kepada para pedagang dan UMKM, Jumat (18/2).

Purworejo. Seputar Nusantara. Dalam rangka memperingari Hari Jadi Purworejo ke-191 tahun 2022 ini, berbagai rangkaian kegiatan diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo dan juga oleh OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

Salah satu OPD yang menyelenggarakan kegiatan dalam rangka memperingari Hari Jadi Purworejo ke-191 adalah Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan. Dinas ini mengadakan kegiatan yang sangat positif dan bermanfaat langsung bagi masyarakat umum.

Keterangan foto : Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Purworejo mengadakan kegiatan bersih- bersih lingkungan di Kutoarjo. Kawasan yang dibersihkan adalah di Jalan MT. Haryono dan Jalan Tanjung Anom- Kutoarjo

Menurut Slamet, S. IP., Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan dan Keanekaragaman Hayati (PPKH) Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah, kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi Purworejo ke-191 dilaksanakan pada hari Jumat, 18 Februari 2022 mulai pukul 07.00- 09.00 WIB.

” Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan mengadakan kegiatan bersih- bersih lingkungan di Kutoarjo. Kawasan yang dibersihkan adalah di Jalan MT. Haryono dan Jalan Tanjung Anom- Kutoarjo,” ungkap Slamet kepada seputarnusantara.com diruang kerjanya, pada Senin 21 Februari 2022.

Lebih lanjut Slamet menjelaskan, kegiatan bersih- bersih lingkungan di Kutoarjo tersebut diikuti oleh seluruh pejabat Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan, mulai dari Kepala Dinas hingga para pegawainya dan para pelaku UMKM.

” Setelah acara bersih- bersih lingkungan, kita timbang sampahnya ternyata cukup banyak. Hal ini menandakan masih banyak sampah yang berserakan dan tidak dibuang pada tempatnya,” papar Slamet.

Selain itu, tambahnya, ada kegiatan penyerahan secara simbolis tong sampah dari dana CSR (Corporate Social Responsibility) Apotik Daerah Purworejo. Tong- tong sampah tersebut diberikan kepada para pedagang pasar dan pedagang di Jalan Durian (belakang kantor Dinas Wakil Bupati Purworejo).

” Sedangkan jumlah tong sampah yang kita berikan sebanyak 30 buah. 30 tong sampah tersebut kita berikan kepada para pedagang dan pelaku UMKM. Alhamdulillah kegiatan Jumat bersih- bersih kemarin berjalan dengan lancar,” ucapnya.

Menurut Slamet, hal yang utama dan penting adalah memberikan edukasi kepada masyarakat umum, jadi bukan hanya sekedar bersih- bersih saja, namun edukasi kepada masyarakat itu yang terpenting. Edukasinya adalah bahwa kebersihan itu harus mendapatkan perhatian yang lebih besar oleh masyarakat.

” Disamping itu, kebersihan adalah kunci kesehatan, hidup lebih nyaman, asri, dan tentunya dengan kebersihan akan terhindar dari hal- hal buruk lainnya seperti penyakit,” terang Slamet.

Sebelum kegiatan bersih- bersih lingkungan, imbuhnya, Dinasnya melakukan kegiatan woro- woro melalui mobil pengeras suara untuk memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana memilah sampah dari sumbernya. Jadi, tidak hanya membuang sampah pada tempatnya, tetapi memilah sampah dari sumbernya.

” Jadi para penghasil sampah, langsung memilah sampah mereka. Mana sampah organik, an-organik, mana sampah yang tidak berguna, dan mana sampah yang dapat bermanfaat dan bernilai ekonomis, sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” terang Slamet.

Dengan memilah sampah, sambungnya, maka tidak akan ada penumpukan sampah sampai menggunung. Dan dengan memilah sampah, dapat bernilai ekonomis yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

” Harapan kami, masyarakat dapat lebih berperan aktif dalam pengelolaan sampah di Purworejo. Karena salah satu indikator Penghargaan ADIPURA adalah tentang kebersihan, bagaimana kita bisa menangani dan mengelola sampah dengan baik. Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam pengelolaan sampah. Ada slogan di Kebersihan yaitu Cegah, Pilah, dan Olah,” tuturnya.

” Terkait Hari Jadi Purworejo ke-191, kita harus mau dan mampu meningkatkan diri dalam berperan di masyarakat, baik di lingkup keluarga, lingkungan, maupun Purworejo tercinta ini. Momentum Hari Jadi Purworejo merupakan momentum penyemangat dalam berkiprah yang tidak hanya dilakukan saat ini saja, namun harus berkesinambungan,” pungkas Slamet di penghujung Wawancara dengan seputarnusantara.com (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline