Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Bekerja Sesuai Dengan Aturan Supaya Kualitas Pekerjaan Maksimal
15 - Agu - 2023 | 17:00 | kategori:Headline
Purworejo. Seputar Nusantara. Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Kabupaten Purworejo yang berada di Komplek Sekretariat Daerah bekerja sesuai dengan aturan yang berlaku. Peraturan tertinggi terkait Pengadaan Barang dan Jasa adalah Perpres (Peraturan Presiden) Nomor : 16 Tahun 2018.
Hal tersebut disampaikan oleh Muchamad Mustofa, Anggota Tim Pokja (Kelompok Kerja) Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah kepada Media Online seputarnusantara.com di ruang kerjanya, pada Selasa 15 Agustus 2023.
Lebih lanjut Mustofa menjelaskan bahwa aturan turunannya adalah, apabila suatu pekerjaan/ proyek melalui Barjas (Pengadaan Barang dan Jasa) maka menggunakan Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2021.
” Untuk setiap paket pekerjaan nantinya yang menugaskan adalah Kabag (Kepala Bagian) Barjas. Jadi tim di Barjas akan ditugaskan oleh Kabag Barjas untuk masing- masing paket proyek/ pekerjaan,” ungkap Mustofa.
Menurutnya, yang telah dilakukan oleh Bagian Barjas sudah sesuai dengan peraturan yang ada. Karena yang dilakukan oleh Bagian Barjas sesuai peraturan yang berlaku dan tidak mungkin akan berani melanggarnya.
” Kita ikuti aturan dan petunjuk yang ada dalam Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa. Memang sudah ada beberapa perubahan terkait Perpres tersebut yaitu Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2021,” ucap Mustofa dengan gamblang.

Kalau mengenai kategori pekerjaan yang berkaitan dengan nominal proyek, paparnya, pertama, ada pekerjaan yang nilainya dibawah Rp 200 Juta, ini masuk kategori Pengadaan Langsung (PL), hal ini jelas tertuang dalam Perpres Nomor 16 Tahun 2018.
” Kemudian kedua, pekerjaan yang nilainya diatas Rp 200 Juta. Nah ini terbagi menjadi 3 yaitu : kualifikasi kecil, kualifikasi menengah dan kualifikasi besar. Kualifikasi kecil itu mulai dari nilai proyek Rp 200 Juta hingga Rp 15 Miliar. Kalau nilai pekerjaan Rp 15 Miliar hingga Rp 50 Miliar termasuk kualifikasi menengah. Dan pekerjaan yang nilainya Rp 50 Miliar keatas masuk kategori kualifikasi besar,” terang Mustofa dengan sangat rinci.
Sedangkan terkait dengan persyaratan administrasi dan kualifikasi Badan Usaha/ Perusahaan, lanjutnya, memang ada dan menjadi kewenangan Tim Pokja Pengadaan Barang dan Jasa. Namun untuk persyaratan teknis, itu ada di PPKom (Pejabat Pembuat Komitmen) yang ada di masing- masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah).
” Untuk proyek- proyek di Kabupaten Purworejo rata- rata masuk kategori kualifikasi kecil yaitu nilainya antara Rp 200 Juta hingga Rp 15 Miliar. Kalau tidak salah, untuk tahun 2023 ini, pekerjaan yang paling banyak itu ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Karena ada Mandatory Spending atau petunjuk dari Pusat bahwa untuk Pendidikan itu harus diprioritaskan,” tegas Mustofa.
Untuk proyek di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan adalah Revitalisasi SD (Sekolah Dasar) dan SMP (Sekolah Menengah Pertama). Untuk proyek di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo kurang lebih ada sekitar 100 paket pekerjaan. Masing- masing paket bernilai antara Rp 200 Juta sampai Rp 3,5 Miliar. Namun yang terbanyak nilai proyeknya di kisaran angka Rp 300 Juta hingga Rp 800 Juta.
” Kalau proses tender itu memang ada di kami. Namun untuk teknis pelaksanaan pekerjaan itu ada di PPKom (Pejabat Pembuat Komitmen) yang ada di masing- masing Dinas. Artinya, kalau pengendalian kontrak itu ada di Dinas, namun untuk masalah kualitas pekerjaan ya kita saling sinergi,” tegasnya.
” Memang untuk pemilihan dan penentuan Penyedia Jasa yang menang tender, itu berada dan menjadi kewenangan Barjas. Kami sarankan kepada para Penyedia Jasa untuk update informasi. Karena berkaitan dengan Pengadaan Barang dan Jasa memang dinamis,” pungkas Mustofa di penghujung Wawancara dengan Media Online seputarnusantara.com (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Hampir Seratus Kejadian Kebakaran di Kabupaten Purworejo Berhasil Dijinakkan oleh Pasukan Damkar. Sekarang Musim Panas Ekstrem, Masyarakat Dihimbau Hati- hati Terhadap Bahaya Kebakaran
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi