Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo Lakukan Vaksin Rabies Demi Kesehatan, Keamanan, dan Keselamatan. Sebagai Aksi Nyata Memperingati Hari Rabies Sedunia
2 - Okt - 2024 | 16:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : Ir. Siti Lestari, MM., Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
Purworejo. Seputar Nusantara. Setiap tanggal 28 September, dunia selalu memperingati Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day). Peringatan ini sekaligus memberi makna sebagai sarana kampanye untuk mewujudkan cita- cita bersama dunia bebas dari Rabies pada tahun 2030.
Dalam rangka memperingati Hari Rabies Sedunia, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Vaksinasi Rabies. Kegiatan ini berlangsung pada hari Sabtu, 28 September 2024 di Poskeswan (Pos Kesehatan Hewan) Desa Sumberejo- Kecamatan Purworejo- Kabupaten Purworejo dari pagi hingga siang hari.
Menurut Ir. Siti Lestari, MM., Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah, bahwa DKPP bekerjasama dengan PDHI (Persatuan Dokter Hewan Indonesia) Wilayah Kabupaten Purworejo melakukan aksi nyata dengan memberikan vaksin rabies secara gratis kepada hewan anjing dan kucing.
” Mengapa kita melakukan gerakan vaksin rabies ? Karena rabies tergolong dalam penyakit Zoonosis atau penyakit zoonotik. Penyakit zoonosis adalah penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia ataupun sebaliknya dari manusia ke hewan. Zoonosis disebabkan oleh mikroorganisme parasit yang dapat berupa bakteri, virus, jamur, serta parasit seperti protozoa dan cacing. Penularan penyakit ini dapat melalui 3 cara yaitu langsung, tidak langsung dan konsumsi,” ungkap Siti Lestari kepada Media Online seputarnusantara.com di kantor DKPP, pada Rabu 2 Oktober 2024.
Lebih lanjut dia menjelaskan, rabies juga dikenal dengan penyakit anjing gila. Penyakit anjing gila kalau sudah menular atau menyerang manusia, pengobatannya tidak bisa berjalan efektif. Jadi, lebih baik kita melakukan pencegahan, dengan cara pemberian vaksin rabies secara berkala kepada hewan anjing, kucing dan kera.
” Karena 98% penyakit rabies ditularkan oleh anjing, dan sisanya 2% ditularkan melalui kucing dan kera. Kuota vaksin rabies yang diberikan, jika tidak habis akan dilanjutkan bersamaan dengan kegiatan Rumah Pangan Kita di hari Jumat. Dan penyakit rabies ini masa inkubasinya cukup panjang, antara 2- 8 minggu,” jelasnya.
Penyakit rabies ini, sambungnya, bisa ditularkan melalui gigitan dan cakaran hewan. Jika hewan yang terkena rabies menular ke manusia, maka yang diserang adalah pusat susunan saraf di otak manusia tersebut. Dampak dari rabies, bisa menimbulkan kejang- kejang dan halusinasi. Jadi penyakit rabies sangat berbahaya bagi manusia.
” Oleh karena itu, kita selalu sosialisasikan dan melakukan gerakan aksi vaksin rabies setiap tahunnya. Walaupun kita belum mendapatkan alokasi APBD Kabupaten Purworejo, untuk vaksin rabies ini, namun kita sudah mendapatkan anggaran dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan juga anggaran dari PDHI Wilayah Kabupaten Purworejo,” terangnya.
DKPP bersama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Purworejo sudah melakukan sosialisasi agar masyarakat jangan mengkonsumsi daging anjing. Jadi haram untuk memperjual- belikan daging anjing untuk dikonsumsi oleh manusia. Kalau ada yang menganggap bahwa daging anjing bisa dijadikan sebagai jamu, itu adalah mitos belaka.
” Dan ternyata mengkonsumsi daging anjing itu tidak ada manfaatnya, bahkan banyak mudharatnya. Dalam membunuh anjing juga terkadang tidak disembelih seperti layaknya hewan lain, sehingga darahnya cepat membeku dan dapat membahayakan kesehatan bagi manusia yang mengkonsumsinya,” tegasnya.
Untuk larangan mengkonsumsi daging anjing, paparnya, DKPP bersama dengan Dinas Kesehatan sudah membuat SE (Surat Edaran) kepada para Camat se- Kabupaten Purworejo untuk diteruskan dan disosialisasikan ke Desa/ Keluharan. Jadi intinya, mengkonsumsi daging anjing itu tidak ada manfaatnya, bahkan dapat menimbulkan kerugian.
” Saya berpesan kepada para pecinta anjing dan kucing agar merawat binatang peliharaannya dengan baik. Jadi harus dirawat, dikasih makan, dan secara periodik di cek kesehatannya. Sehingga hewan peliharaannya terjaga dengan baik dan tidak membahayakan manusia,” tegas Siti Lestari dengan gamblang.
” Karena tingkat ekpektasi masyarakat cukup tinggi terhadap pelayanan hewan kesayangan seperti anjing dan kucing, maka kalau perlu di Purworejo dibentuk BLUD (Badan Layanan Usaha Daerah). Dalam memberikan pelayanan perawatan hewan di BLUD tersebut, ditentukan tarifnya sehingga menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah). Sehingga ketika masyarakat pecinta hewan tersebut hendak pergi liburan atau ke luar kota, maka bisa dititipkan ke BLUD tersebut,” pungkas Siti Lestari di penghujung Wawancara dengan Media Online seputarnusantara.com (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation