Bidang Perizinan dan Pengelolaan Pendidikan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo Sukses Melaksanakan Berbagai Program dan Kegiatan Tahun Pada Tahun 2025 Demi Tingkatkan Kualitas Pendidikan. Kinerja Fisik dan Serapan Anggaran Mencapai Angka Maksimal 100 Persen
31 - Des - 2025 | 18:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : Sigit Supriyanto, SE., MM., Kepala Bidang Perizinan dan Pengelolaan Pendidikan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
Purworejo. Seputar Nusantara. Bidang Perizinan dan Pengelolaan Pendidikan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo telah sukses melaksanakan berbagai program dan kegiatan selama kurun waktu setahun pada tahun anggaran 2025 ini.
Menurut Sigit Supriyanto, SE., MM., Kepala Bidang Perizinan dan Pengelolaan Pendidikan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah bahwa seluruh kegiatan di Bidangnya telah terealisasi semua 100 persen. Hal ini dikarenakan solidnya seluruh jajaran di Bidang Perizinan dan Pengelolaan Pendidikan.
” Alhamdulillah pada tahun 2025 ini, seluruh program dan kegiatan di Bidang kami terealisasi 100 persen. Artinya, kinerja fisik di Bidang kami seluruhnya dapat tercapai secara maksimal. Ini semua karena jajaran kami solid dalam melaksanakan tugas- tugas yang menjadi tanggungjawabnya,” ungkap Sigit Supriyanto kepada Media Online seputarnusantara.com di ruang kerjanya, pada Rabu 31 Desember 2025.
Lebih lanjut Sigit menjelaskan bahwa program dan kegiatan yang sudah terealisasi pada tahun 2025 ini antara lain : yang pertama adalah Rehab sekolah untuk PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), SD (Sekolah Dasar) dan SMP (Sekolah Menengah Pertama), ini semua sudah terlaksana dengan baik dan tuntas semuanya tanpa adanya kendala yang cukup berarti.
” Alhamdulillah dan mudah- mudahan dengan telah selesainya Rehab Sekolah PAUD, SD dan SMP ini, maka pelayanan untuk peningkatan pendidikan di Kabupaten Purworejo akan semakin baik. Paling tidak proses belajar mengajar untuk anak didik kita semakin baik. Sehingga fasilitas- fasilitas di ruang kelas semakin memadai dan tentunya nyaman digunakan untuk proses belajar mengajar,” terangnya.
Kemudian kedua, lanjutnya, terkait bantuan dari Kementerian Pendidikan Pusat yakni IFP (Interactive Flat Panel beserta kelengkapannya, program ini untuk Percepatan Digitalisasi Pembelajaran, juga sudah terealisasi bagi PAUD, SD Negeri dan Swasta serta SMP Negeri dan Swasta.
” Selanjutnya ketiga adalah program Revitalisasi dan Digitalisasi Satuan Pendidikan sesuai dengan Inpres Nomor 7 Tahun 2025 yang sudah dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, juga sudah terealisasi dengan baik. Hal ini merupakan program yang sangat penting bagi dunia pendidikan di Kabupaten Purworejo sehingga nantinya dalam melayani masyarakat dalam dunia pendidikan semakin baik dan meningkat,” ucapnya.
Pada musim penghujan sekarang ini, imbuhnya, karena intensitas hujan semakin tinggi dan sebagian wilayah di Purworejo terkena musibah longsor dan banjir, maka dihimbau agar satuan pendidikan lebih waspada dan dapat mengantisipasinya sehingga gedung sekolah dan fasilitasnya aman dari longsor dan banjir. Wilayah yang rawan kejadian longsor seperti di wilayah Kecamatan Kaligesing, Bener, Bruno, Pituruh, dan Kemiri harus lebih waspada sehingga bisa mengantisipasi dan mencegah dini terhadap kerusakan sekolah dan fasilitasnya.
” Sedangkan wilayah yang rawan banjir seperti di wilayah Kecamatan Butuh, Purwodadi, Ngombol, dan Bagelen, juga patut waspada dan dapat mengantisipasi secara dini supaya sekolah tidak terdampak kerusakan akibat banjir. Karena pada tanggal 5 Januari 2026 sudah mulai masuk sekolah, maka diharapkan pihak sekolah sudah mempersiapkan sarana dan prasarana untuk mendukung proses belajar mengajar mulai tanggal 2 dan 3 Januari 2026,” tegas Sigit dengan detail.
Lebih jauh Sigit memaparkan bahwa untuk serapan keuangan juga sudah terealisasi 100 persen. Jadi sudah sinkron antara kinerja fisik terealisasi 100 persen, serapan anggaran juga sama 100 persen. Kemudian terkait adanya Inpres Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran, karena dunia pendidikan termasuk mandatory dari pusat, maka tidak ada pengurangan anggaran di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo.
” Mandatory anggaran dunia pendidikan itu batas minimalnya 20 %, namun di Kabupaten Purworejo alhamdulilah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mendapatkan lebih dari 20 % anggarannya, bahkan kami mendapatkan anggaran sebesar 28 persen lebih. Artinya Mandatory Anggaran Pendidikan dengan batas minimal 20 persen, benar- benar diimplementasikan di Kabupaten Purworejo,” ungkapnya.
Untuk tahun 2026 yang akan datang, tegasnya, diharapkan ada peningkatan- peningkatan di dunia pendidikan Purworejo baik itu dari sisi kinerja, motivasi kerja maupun budaya kerja. Di Bidang Perizinan dan Pengelolaan Pendidikan sudah dicanangkan percepatan- percepatan dalam menyelesaikan tugas dan tanggungjawabnya masing- masing.
” Evaluasi kami, memang di tahun 2025 pekerjaan- pekerjaan dilaksanakan pada pertengahan dan akhir tahun, sehingga kurang cepat. Maka pada tahun 2026 mendatang, kami akan mulai start pekerjaan- pekerjaan di awal tahun sehingga lebih banyak waktu untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Diharapkan sebelum Desember 2026 semua pekerjaan di kami sudah selesai semua, sehingga pekerjaan dapat selesai lebih cepat,” pungkas Sigit Supriyanto di penghujung wawancara dengan Media Online seputarnusantara.com (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB IndonesiaLaw Awards 2026. Pengakuan ini Mencerminkan Peran Strategis Tim Legal dalam Mengawal Transformasi Bisnis, Memperkuat Kepatuhan, dan Mendorong Inovasi Layanan Hukum Berbasis Digital
- Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet Milik PT. Telkom dan Jayantara Jalin Kerjasama Strategis. Sinergi Portofolio Solusi Digital untuk Mendukung Transformasi Pendidikan Terintegrasi, Mulai dari Pengelolaan Operasional hingga Proses Pembelajaran
- TelkomGroup Dorong Kolaborasi AI Data Center untuk Perkuat Infrastruktur Digital AI-Ready Indonesia. Kolaborasi Telkom, NeutraDC, PLN, dan Pengelola Kawasan Industri Menyelaraskan Kebutuhan Energi, Kesiapan Kawasan dan Utilitas, serta Pengembangan Infrastruktur Digital AI-ready yang Scalable
- Direktur Utama PT. Telkom di DTIIF 2026 : Infrastruktur dan Keamanan Digital Jadi Fondasi Industri AI Masa Depan. Penguatan Konektivitas, Komputasi, dan Ekosistem AI Menjadi Kunci Menangkap Peluang Industri Global Melalui Pengembangan Sovereign Digital Technology TelkomGroup
- Telin Milik PT. Telkom Perluas Kolaborasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia. Melalui Dua Sesi Diskusi, Telin Berbagi Perspektif Mengenai Kedaulatan Teknologi Indonesia serta Pengembangan Ekosistem Digital di Skala Global
- DTIIF 2026 : PT. Telkom bersama Danantara Indonesia, BSSN, dan Peruri Siapkan Ekosistem Digital Indonesia Hadapi Era Post-Quantum Cryptography. Dua MoU Strategis Menjadi Landasan Penjajakan Pengembangan Kapabilitas Kriptografi, Asesmen Kesiapan, dan Integrasi Solusi Keamanan Digital
- InfraNexia Milik PT. Telkom (Persero) Memperkuat Kesiapan Infrastruktur untuk Dukung Pertumbuhan AI di Indonesia. Hubungkan HDC Cikarang dan Batam Melalui Konektivitas Andal Berlatensi Dibawah 2 Milidetik
- Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5. Pembaruan Sistem Pengadaan Pemerintah Dorong Tata Kelola yang Lebih Akuntabel Sekaligus Memperluas Peluang Pelaku Usaha dalam Negeri
- TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026. Empat Kapabilitas Strategis TelkomGroup Dorong Penguasaan Teknologi Secara Mandiri dan Perluasan Manfaat Ekonomi Digital di Indonesia
- Sovereign Tech Summit 2026 : NeutraDC Milik PT. Telkom (Persero) Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI. Ekspansi Kapasitas dan Integrasi Layanan Data Center, Komputasi, serta Konektivitas Dukung Pertumbuhan Kebutuhan AI Nasional
- PT. Telkom (Persero) Meraih SDG Pioneer Award di Reuters Events Global Sustainability Awards 2026. Penghargaan Internasional ini Mengapresiasi Inisiatif Telkom Dalam Mendukung Target Net Zero Emission Melalui Aksi Green Cxarbon dan Blue Carbon
- Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo. Kolaborasi Telkom dan Kemensos RI, Libatkan 59 Guru dan 537 Siswa Dalam Rangkaian Pelatihan Digital Interaktif di Yogyakarta
- Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di seluruh Indonesia. Melalui Dukungan terhadap Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT), Telkom Akses Memperkuat Penataan Jaringan Telekomunikasi dengan Tetap Menjaga Kontinuitas Layanan Pelanggan
- Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Tegaskan bahwa Ekspansi Jaringan Air Minum Sukses ke Wilayah Selatan Barat Purworejo Demi Kepentingan Masyarakat akan Air Bersih
- Mitratel Milik PT. Telkom (Persero) Memperluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026. Sebagai Next-Generation Tower Company, Mitratel Dukung Penguatan Pilar Sovereign Digital Infrastructure TelkomGroup
- PT. Telkom Perkuat ESG Lewat Keanggotaan UN Global Compact dan Program Zero Waste to Landfill. Keanggotaan UNGC Dorong Penyelarasan Strategi dan Praktik Bisnis TelkomGroup dengan Prinsip Keberlanjutan Global
- Kunjungi Booth TelkomGroup di BTW 2026, Menteri Komdigi Tinjau Peran NeutraDC bagi Kedaulatan Ekosistem AI Data Center. TelkomGroup Mendorong Penguatan Kapasitas Komputasi dan Konektivitas Andal untuk Mendukung Perkembangan AI di Indonesia
- Masih Banyak PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) yang ada di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Belum Mempunyai Sertifikat PBJ (Pengadaan Barang/ Jasa) Pemerintah
- Sudah 65 Kejadian Kebakaran Lahan di Kabupaten Purworejo Sepanjang Tahun 2026 ini, Masyarakat Dihimbau Lebih Hati- hati dan Waspada di Saat Musim Kemarau Panjang dan El Nino
- PT. Telkom (Persero) Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T. Melalui Program BISA PandAI Numerasi, TelkomGroup Memperkuat Kapasitas Guru dan Mendorong Pembelajaran Interaktif di Kabupaten Lebak, Kabupaten Lombok Utara, dan Kota Tual