logo seputarnusantara.com

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran

2 - Mar - 2026 | 16:00 | kategori:Headline

Keterangan foto : Slamet, S.IP.., Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Kantor Sat Pol PP dan Damkar (Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah (kanan), didampingi oleh Arief Widi H, Personil Lapangan pada Kantor Pemadam Kebakaran (kiri)

Purworejo. Seputar Nusantara. Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah telah melaksanakan berbagai program kegiatan mulai Januari hingga akhir Februari 2026. Program kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka melayani masyarakat Purworejo.

Hal tersebut disampaikan oleh Slamet, S. IP.., Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Kantor Sat Pol PP dan Damkar (Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah kepada Media Online seputarnusantara.com di kantornya, pada Rabu 31 Desember 2025.

” Kami sudah 2 kali menyelenggarakan kegiatan edukasi kepada masyarakat mengenai antisipasi dan penanganan kebakaran. Disamping itu, kami juga telah mengevakuasi tawon atau yang dikenal dengan OTT (Operasi Tangkap Tawon) dan juga operasi tangkap ular,” ungkap Slamet kepada Media Online seputarnusantara.com di kantornya, pada Senin 2 Maret 2026.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa untuk kegiatan peningkatan kapasitas personil akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M. Kegiatan peningkatan kapasitas personil ini, dalam rangka meningkatkan keahlian, ketrampilan dan performa personil Damkar dalam menghadapi kebakaran dan penyelamatan non- kebakaran.

” Kami mengingatkan kepada masyarakat, jangan sampai terlena atau teledor sehingga menyebabkan terjadinya kebakaran. Masyarakat harus lebih hati-hati dan waspada ketika memasak di dapur, jangan sampai kompor menyala tanpa ada pengawasan. Disamping itu, instalasi kelistrikan juga harus mendapatkan perhatian, jangan sampai terjadi korsleting listrik yang dapat mengakibatkan kebakaran,” ucapnya.

Saat ini bulan suci Ramadhan, lanjutnya, umat Islam banyak yang beribadah tarawih di Masjid atau Musholla. Ketika ditinggal ke Masjid atau Musholla, pastikan kompor sudah mati dan kelistrikan seperti stop kontak dalam kondisi aman. Selain itu, sebentar lagi umat Islam merayakan Hari Raya Idul Fitri, ketika akan mudik Lebaran, pastikan rumah yang ditinggalkan dalam keadaan aman, sehingga tidak berpotensi terjadinya kebakaran.

” Pada musim hujan sekarang ini, ada potensi ular masuk pemukiman penduduk, maka pastikan rumah dan lingkungan dalam kondisi bersih sehingga tidak menjadi sarang ular. Jika di sekitar rumah terdapat rerumputan atau tanaman yang rimbun, perlu diwaspadai menjadi sarang ular,” pesan Slamet.

Sedangkan untuk alokasi anggaran Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo pada tahun 2026 ini masih stabil seperti tahun sebelumnya. Sehingga Kantor Damkar tetap memprioritaskan kegiatan pelayanan kepada masyarakat. Walaupun dengan keterbatasan personil Damkar, namun pihaknya selalu berupaya melayani masyarakat dengan cepat, tepat, dan bermanfaat.

” Untuk tahun 2026 ini, kami masih berupaya melengkapi peralatan APD (Alat Pelindung Diri) untuk penanganan kebakaran dan penyelamatan non- kebakaran. Karena APD ini sangat penting dalam penanganan kebakaran dan penyelamatan non- kebakaran,” tegasnya.

Slamet berpesan kepada masyarakat agar, pertama, ketika ada mobil pemadam kebakaran lewat dengan bunyi sirine, artinya itu dalam kondisi darurat akan memadamkan kebakaran, maka dihimbau pengguna jalan untuk menepi dan memperlambat lajunya sehingga mobil pemadam kebakaran lebih cepat lajunya.

” Kemudian kedua, gapura yang ada di pemukiman masyarakat, sebaiknya memiliki tinggi minimal 3 meter dan lebar juga 3 meter, sehingga ketika terjadi kebakaran di pemukiman tersebut, mobil pemadam kebakaran leluasa masuk untuk memadamkan api. Hal ini sangat penting, karena kecepatan dan ketepatan dalam bertindak memadamkan api menjadi kunci keberhasilan pemadam kebakaran,” tandasnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Arief Widi H, Personil Lapangan Pemadam Kebakaran menambahkan, bagi para pemudik yang akan merayakan Lebaran di kampung halamannya dan meninggalkan rumah dalam kondisi kosong, sebaiknya memastikan keadaan rumah aman.

” Kalau rumah ditinggal mudik Lebaran, sebaiknya regulator gas dicopot sehingga lebih aman. Stop kontak yang tidak dipakai juga sebaiknya dilepas. Selain itu, pastikan kondisi kelistrikan aman dari korsleting. Rumah juga dalam kondisi terang di teras depan dan belakang. Masyarakat juga sebaiknya menyimpan nomor- nomor layanan darurat seperti nomor Pemadam Kebakaran, PMI, BPBD, dan Polisi,” pungkas Arief di penghujung wawancara dengan Media Online seputarnusantara.com (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | TRACKBACK |

Silakan Mengisi Komentar

You must be logged in to post a comment.

Tulisan dengan Kategori Headline