APBD Kabupaten Purworejo Tahun 2026 Rp 2,5 Triliun Lebih Sudah Disahkan Dalam Perda Nomor 7 Tahun 2025 Demi Mendukung Visi Misi Pemerintah Daerah dan Suksesnya RPJMD 2025- 2029
2 - Jan - 2026 | 15:00 | kategori:Headline
Keterangan foto : Agus Ari Setiadi, S. Sos., Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
Purworejo. Seputar Nusantara. RAPBD (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kabupaten Purworejo Tahun 2026 sudah disahkan pada tanggal 31 Desember 2026. Pengesahan RAPBD menjadi APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) tersebut tertuang dalam dokumen Perda (Peraturan Daerah) Nomor 7 Tahun 2025 tentang APBD Kabupaten Purworejo Tahun 2026. Dan Peraturan Daerah ini berlaku sejak ditetapkan dan disahkan.
Hal tersebut disampaikan oleh Agus Ari Setiadi, S. Sos., Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah kepada Media Online seputarnusantara.com di ruang kerjanya, pada Jumat 2 Januari 2026.
” Jadi prosesnya adalah, pada tanggal 27 Desember 2025 Rapat Badan Anggaran DPRD Kabupaten Purworejo untuk mengevaluasi RAPBD Tahun 2026 yang sudah di serahkan ke Gubernur Jawa Tengah. Kemudian pada tanggal 30 Desember 2025 keluar Nomor Registrasi dari Gubernur Jawa Tengah dan selanjutnya pada tanggal 31 Desember 2025 RAPBD Kabupaten Purworejo Diundangkan menjadi APBD Kabupaten Purworejo Tahun 2026,” ungkap Agus Ari.
Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa pengesahan RAPBD menjadi APBD Kabupaten Purworejo Tahun 2026 tertuang dalam Perda Nomor 7 Tahun 2025 Tentang APBD Kabupaten Purworejo Tahun 2026. Tentunya Perda Nomor 7 Tahun 2025 ini menjadi pedoman dasar menjalankan program kerja Pemda (Pemerintah Daerah) Kabupaten Purworejo. Perda ini juga dasar dalam menjalankan program pembangunan di Kabupaten Purworejo.
” Apapun program dan kegiatan Pemda Kabupaten Purworejo harus mengacu dan berpedoman pada Perda Nomor 7 Tahun 2026 tersebut. Jadi tidak boleh keluar dari aturan yang tertuang dalam Perda ini, dan nantinya jika ada perubahan- perubahan dalam APBD tahun 2026 tetap harus berpedoman pada Perda ini. Perubahan- perubahan APBD tentunya harus menyesuaikan dengan situasi dan kondisi serta program prioritas di Pemda Kabupaten Purworejo,” terangnya.
Kebijakan Pemerintah Pusat, sambungnya, harus diikuti oleh seluruh Pemda di seluruh wilayah NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Oleh karena itu, Pemda Kabupaten Purworejo juga harus menyelaraskan program dan kegiatannya sesuai dengan kebijakan dari pemerintah pusat. Demikian juga program dan kegiatan yang bersifat delegasi dari Provinsi Jawa Tengah juga harus ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Purworejo.
” Tentunya APBD Kabupaten Purworejo Tahun 2026 mengacu kepada prioritas kerja daerah dan dalam rangka mendukung serta mensukseskan visi dan misi Purworejo 2025- 2029. Tentunya juga menjalankan dan mensukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, serta mensukseskan 35 program kegiatan delegasi dari Gubernur Jawa Tengah,” ucap Agus Ari dengan gamblang.
Harapannya, imbuh dia, ke depan kegiatan- kegiatan di Kabupaten Purworejo lebih lagi daripada tahun- tahun sebelumnya. Disamping itu, persoalan mengenai pendapatan, pembiayaan dan belanja harus dijalankan sebagaimana mestinya. Kita ketahui bersama bahwa dana transfer pusat ke daerah pada tahun 2026 ini mengalami penurunan, oleh karena itu harus ada penyesuaian- penyesuaian dalam menjalankan kegiatan.
” Mudah- mudahan apa yang menjadi program prioritas Pemda Kabupaten Purworejo tahun 2026 ini bisa diimplementasikan dan diselesaikan sesuai dengan target- target yang telah ditetapkan. Demikian juga program dan kebijakan pemerintah pusat bisa dijalankan dengan baik disini, serta program kegiatan delegasi dari Provinsi Jawa Tengah juga dapat dilaksanakan dengan sebaik- baiknya,” tandasnya.
Lebih jauh Agus Ari memaparkan bahwa tentunya semua itu perlu sinergitas yang sangat tinggi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, sehingga dapat secara bersama- sama mewujudkan program- program pembangunan di NKRI.
” Untuk APBD Kabupaten Purworejo tahun 2026 ini sebesar Rp 2,5 Triliun lebih dan jumlah ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Memang kalau kita mengacu kepada kebutuhan- kebutuhan yang ada, tentu belum mencukupi. Namun pemerintah daerah Kabupaten Purworejo menyusun skala prioritas yang perlu dijalankan, mana yang super prioritas, mana yang prioritas dan mana yang belum menjadi prioritas, ini tentunya menjadi pertimbangan dalam melaksanakan pembangunan di wilayah Kabupaten Purworejo,” terangnya dengan detail.
Maka, tambahnya, secara bertahap apa yang menjadi tujuan utama dari pemerintah Kabupaten Purworejo bisa dilaksanakan. Dari tahun ke tahun tentu program- program dan kegiatan dilaksanakan yang mana nantinya sesuai dengan RPJMD Kabupaten Purworejo tahun 2029 dapat terlaksana semuanya 100 persen. Yang jelas, pemerintah daerah Kabupaten Purworejo sangat patuh dengan regulasi yang ada.
” Namun tentunya, belanja- belanja yang bersifat Mandatory, kemudian belanja wajib dan yang bersifat mengikat harus dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sebab, belanja ini tidak bisa ditunda karena sangat urgent dan melayani kebutuhan dasar masyarakat Purworejo,” tegas Agus Ari Setiadi.
Selain itu, paparnya, terkait dengan agenda kerja DPRD Kabupaten Purworejo pada bulan Januari 2026 ini, tentu disesuaikan dengan kegiatan- kegiatan yang dilaksanakan OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Kebetulan pada bulan Januari 2026 ini ada agenda kegiatan yakni Musrenbang di tingkat Desa dan pada bulan Februari 2026 ada agenda kegiatan Musrenbang di tingkat Kecamatan.
” Namun pada prinsipnya agenda kegiatan DPRD Kabupaten Purworejo itu meliputi 3 fungsi utama yakni Fungsi Legislasi, kemudian Fungsi Penganggaran dan ada juga Fungsi Pengawasan, semua ini harus dilaksanakan oleh DPRD. Terkait dengan Fungsi Legislasi, karena ada agenda pembuatan Perda pada tahun 2026, DPRD Kabupaten Purworejo sudah merancang produk- produk hukum daerah yang akan dilaksanakan mulai awal tahun 2026 ini,” ucapnya dengan jelas.
Kemudian, sambungnya, terkait dengan Fungsi Pengawasan, mulai awal tahun 2026 ini DPRD Kabupaten Purworejo juga sudah mulai running menjalankan Fungsi Pengawasan terhadap Eksekutif. Jadi DPRD Kabupaten Purworejo melakukan Fungsi Pengawasan terhadap kinerja Eksekutif baik dari segi kualitas, kuantitas maupun penganggarannya.
” Selanjutnya terkait dengan Fungsi Penganggaran, DPRD Kabupaten Purworejo juga mulai awal tahun 2026 ini juga sudah merancang anggaran bersama dengan Eksekutif untuk mendukung program dan kegiatan selama setahun ini,” pungkas Agus Ari Setiadi di penghujung wawancara dengan Media Online seputarnusantara.com (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Raih “SOE In-House of The Year” di ALB IndonesiaLaw Awards 2026. Pengakuan ini Mencerminkan Peran Strategis Tim Legal dalam Mengawal Transformasi Bisnis, Memperkuat Kepatuhan, dan Mendorong Inovasi Layanan Hukum Berbasis Digital
- Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet Milik PT. Telkom dan Jayantara Jalin Kerjasama Strategis. Sinergi Portofolio Solusi Digital untuk Mendukung Transformasi Pendidikan Terintegrasi, Mulai dari Pengelolaan Operasional hingga Proses Pembelajaran
- TelkomGroup Dorong Kolaborasi AI Data Center untuk Perkuat Infrastruktur Digital AI-Ready Indonesia. Kolaborasi Telkom, NeutraDC, PLN, dan Pengelola Kawasan Industri Menyelaraskan Kebutuhan Energi, Kesiapan Kawasan dan Utilitas, serta Pengembangan Infrastruktur Digital AI-ready yang Scalable
- Direktur Utama PT. Telkom di DTIIF 2026 : Infrastruktur dan Keamanan Digital Jadi Fondasi Industri AI Masa Depan. Penguatan Konektivitas, Komputasi, dan Ekosistem AI Menjadi Kunci Menangkap Peluang Industri Global Melalui Pengembangan Sovereign Digital Technology TelkomGroup
- Telin Milik PT. Telkom Perluas Kolaborasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia. Melalui Dua Sesi Diskusi, Telin Berbagi Perspektif Mengenai Kedaulatan Teknologi Indonesia serta Pengembangan Ekosistem Digital di Skala Global
- DTIIF 2026 : PT. Telkom bersama Danantara Indonesia, BSSN, dan Peruri Siapkan Ekosistem Digital Indonesia Hadapi Era Post-Quantum Cryptography. Dua MoU Strategis Menjadi Landasan Penjajakan Pengembangan Kapabilitas Kriptografi, Asesmen Kesiapan, dan Integrasi Solusi Keamanan Digital
- InfraNexia Milik PT. Telkom (Persero) Memperkuat Kesiapan Infrastruktur untuk Dukung Pertumbuhan AI di Indonesia. Hubungkan HDC Cikarang dan Batam Melalui Konektivitas Andal Berlatensi Dibawah 2 Milidetik
- Dukung LKPP, Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Melalui SPSE V5. Pembaruan Sistem Pengadaan Pemerintah Dorong Tata Kelola yang Lebih Akuntabel Sekaligus Memperluas Peluang Pelaku Usaha dalam Negeri
- TelkomGroup Luncurkan Pengembangan Sovereign Digital Technology di DTIIF 2026. Empat Kapabilitas Strategis TelkomGroup Dorong Penguasaan Teknologi Secara Mandiri dan Perluasan Manfaat Ekonomi Digital di Indonesia
- Sovereign Tech Summit 2026 : NeutraDC Milik PT. Telkom (Persero) Ungkap Strategi Hadapi Lonjakan Kebutuhan AI. Ekspansi Kapasitas dan Integrasi Layanan Data Center, Komputasi, serta Konektivitas Dukung Pertumbuhan Kebutuhan AI Nasional
- PT. Telkom (Persero) Meraih SDG Pioneer Award di Reuters Events Global Sustainability Awards 2026. Penghargaan Internasional ini Mengapresiasi Inisiatif Telkom Dalam Mendukung Target Net Zero Emission Melalui Aksi Green Cxarbon dan Blue Carbon
- Connect.in-Spirasi Telkom Buka Cakrawala Digital Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo. Kolaborasi Telkom dan Kemensos RI, Libatkan 59 Guru dan 537 Siswa Dalam Rangkaian Pelatihan Digital Interaktif di Yogyakarta
- Telkom Akses Dukung Penataan Infrastruktur Telekomunikasi di Berbagai Kota di seluruh Indonesia. Melalui Dukungan terhadap Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT), Telkom Akses Memperkuat Penataan Jaringan Telekomunikasi dengan Tetap Menjaga Kontinuitas Layanan Pelanggan
- Direktur Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Tegaskan bahwa Ekspansi Jaringan Air Minum Sukses ke Wilayah Selatan Barat Purworejo Demi Kepentingan Masyarakat akan Air Bersih
- Mitratel Milik PT. Telkom (Persero) Memperluas Inklusi Digital Nasional melalui Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026. Sebagai Next-Generation Tower Company, Mitratel Dukung Penguatan Pilar Sovereign Digital Infrastructure TelkomGroup
- PT. Telkom Perkuat ESG Lewat Keanggotaan UN Global Compact dan Program Zero Waste to Landfill. Keanggotaan UNGC Dorong Penyelarasan Strategi dan Praktik Bisnis TelkomGroup dengan Prinsip Keberlanjutan Global
- Kunjungi Booth TelkomGroup di BTW 2026, Menteri Komdigi Tinjau Peran NeutraDC bagi Kedaulatan Ekosistem AI Data Center. TelkomGroup Mendorong Penguatan Kapasitas Komputasi dan Konektivitas Andal untuk Mendukung Perkembangan AI di Indonesia
- Masih Banyak PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) yang ada di OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Belum Mempunyai Sertifikat PBJ (Pengadaan Barang/ Jasa) Pemerintah
- Sudah 65 Kejadian Kebakaran Lahan di Kabupaten Purworejo Sepanjang Tahun 2026 ini, Masyarakat Dihimbau Lebih Hati- hati dan Waspada di Saat Musim Kemarau Panjang dan El Nino
- PT. Telkom (Persero) Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T. Melalui Program BISA PandAI Numerasi, TelkomGroup Memperkuat Kapasitas Guru dan Mendorong Pembelajaran Interaktif di Kabupaten Lebak, Kabupaten Lombok Utara, dan Kota Tual