logo seputarnusantara.com

Sosok Wanita Berdedikasi Di Bidang Kesehatan Raih Penghargaan Anugerah Prestasi Insani

Sosok Wanita Berdedikasi Di Bidang Kesehatan Raih Penghargaan Anugerah Prestasi Insani

Hj, Evi Susanti, S.ST, M.Biomed

21 - Nov - 2011 | 01:26 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. Cukup teruji perjuangan wanita Minang asli yang satu ini. Walau terlahir dari keluarga biasa-biasa saja, namun setelah lulus dari SMA, tahun 1992, langsung sekolah perawat di UNPAD (Universitas Pajajaran-Bandung), dan tahun 1995, bekerja sebagai guru di lingkungan Sekolah Perawat, di Pemda Padang Pariaman, Sumatera Barat, dengan gelar D-3.

Tak lama kemudian, Evi dikirim oleh Pemda, untuk  kuliah lagi D IV (Diploma IV) di Universitas Sumatera Utara (USU), dan lulus tahun 2000. Kiprahnya berlanjut menjadi dosen pada salah satu perguruan tinggi kesehatan  di Akademi Perawat di Propinsi Sumatera Barat, yang dalam perjalanannya, sekaligus menyelesaikan pendidikannya S-2 (Strata-2) pada Program Studi Biomedik, Program Pascasarjana Fakultas Kedokteran, di Universitas Andalas, Padang, Sumatera Barat.

Bahkan saat dirinya mulai masuk dalam jajaran pimpinan Akademi Kebidanan (Akbid) Prima Nusantara, di Bukittinggi, tahun 2002, yang kemudian meningkatkan statusnya menjadi STIKes (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan) Prima Nusantara ini (berdasarkan SK Dirjen Dikti Nomor 146/D/O/2009), gerakan-gerakan perubahan tampak jelas mewarnai institusi yang sedang berkembang ini.

Hj. Evi Susanti, S.ST, M.Biomed, yang sejak peralihan, langsung mengemban tugas dan tanggungjawab sebagai Ketua STIKes (Sekolah Tinggi Ilmu Kesesehatan) Prima Nusantara ini, adalah sosok wanita tak kenal lelah, yang tampak tulus dan sungguh-sungguh dalam bekerja.

Berbagai penataan dan perubahan dilakukan, dalam memperkuat ‘positioning’ institusi bidang kesehatan ini, untuk menjalankan 4 program studi yaitu Program Studi S-1 Keperawatan, Program Studi S-1 Kesehatan Masyarakat, Program Studi D-IV Bidang Pendidik dan Program Studi DIII Kebidanan, termasuk dalam membenahi fasilitas yang memang membutuhkan banyak biaya.

Tak salah, jika kini, STIKes Prima Nusantara, menjadi salah satu perguruan tinggi favorit di Sumatera Barat, utamanya bagi lulusan SMA/ SMK. Hal inipun terbukti dari lompatan jumlah mahasiswa yang sangat signifikan, dari tahun akademik 2008/2009 yang masih 350 orang mahasiswa, namun pada tahun 2011/2012 menjadi 752 orang.

Dibawah kendalinya pula, institusi ini memperoleh dana hibah untuk pengembangan pendidikan, untuk tahun 2010 sebesar Rp 300 juta dan pada tahun 2011, memperoleh Rp 400 juta. Sebagaimana diketahui, institusi ini merupakan satu-satunya perguruan tinggi kesehatan di Bukitinggi yang dua kali memperoleh dana hibah secara beruntun.

Dan pada tahun yang sama, kembali juga mendapatkan dana kewirausahaan dari Kopertis Wilayah X, senilai Rp 120 juta (dengan Unit Usaha Laudry dan Toko Obat). Tak hanya itu, saat ini, putri ke-3 dari 5 bersaudara, anak dari Zulkifli Dain (Ayah-almarhum) dan Hj. Rosmawati (Ibu) ini, sedang menjalani studi S3  (Strata-3) atau lazim disebut kandidat Doktor (Doctor Candt), di Universitas Andalas, Sumatera Barat, dengan beasiswa dari Dirjen Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia.

Tak tertutup kemungkinan, perjuangan wanita karir ini, bisa jadi terpilih oleh masyarakat untuk duduk di Parlemen Senayan Jakarta, atau mungkin saja menjadi salah satu unsur Kepala Daerah kelak.

Terima Penghargaan
Berdasarkan dedikasinya, ibu dari 2 anak (Evri Pratama Zoni dan Salasabilla Pratami Zoni) dan bersuamikan seorang pengacara, H. Hendri Zoni. SH, MH ini, akhirnya terpilih menjadi salah satu tokoh yag berhak menerima “Anugerah Utama Wanita Indonesia 2011”, di bidang pengembangan SDM Kesehatan, dari Lembaga Anugerah Prestasi Insani, Jakarta.

Hj. Evi Susanti, satu diantara 16 penerima penghargaan, dari sebelumnya 67 tokoh yang terjaring dari berbagai daerah di Nusantara, dan kemudian terseleksi menjadi 31 orang tahap kedua, dan akhirnya terpilih 16 tokoh yang layak dan berhak menerima award, periode November 2011.

Lembaga Apresiai Prestasi Insani dibawah naungan Yayasan Apresiasi Prestasi Insani (YAPI), adalah lembaga independen yang non- politik dan non- profit oriented, kendati menentukan sikap sebagai mitra Pemerintah, dalam pengamatan sekaligus pemberi apresiasi terhadap anak bangsa yang memiliki pengabdian, dedikasi dan karya terhadap masyarakat banyak, baik mereka dari kalangan birokrasi maupun swasta.

Dalam pidato Chairman Lembaga Apresiasi Prestasi Insani, Danny Pantas HS, SE, MBA, MM, mengatakan, bahwa sebenarnya, masih banyak SDM berkualitas di berbagai daerah, yang tetap setia dengan pengabdian, dedikasi dan karya bagi kepentingan masyarakat banyak, baik dari kalangan birokrat maupun swasta, yang belum atau tidak terperhatikan. Sebab itu, Lembaga Apresiasi Prestasi Insani, secara tulus mengamati, menilai sekaligus memberikan penghargaan bagi mereka yang terpilih.

Sementara itu, penyerahan Award berupa piala, diserahkan oleh Wakil Ketua Dewan Pembina, Brigjen TNI (Purn) Prof. Dr. Djumarno, MA (mewakili Ketua Dewan Pembina-Mayjen TNI (Purn) ATS Siagian, SE), dan pigura sertifikat bertinta emas diserahkan oleh Ketua Dewan Penasehat, Prof. DR. H.B Katili, MM, serta penyematan lencana oleh Chairman, Danny Pantas HS, SE, MBA, MM, yang didampingi Ketua Pelaksana, Moody J. Prang.

Acara yang digelar di Kirana Ballroom, Kartika Chandra Hotel, Jakarta, Jum’at, 04 Nopember 2011 itu juga mengumpulkan dana untuk membantu pendidikan bagi anak-anak Sekolah Dasar, yang akan disalurkan khususnya bagi mereka dari kalangan tidak mampu.

Sedangkan acara ramah tamah dihibur oleh penyanyi lawas, Endang S Taurina dan artis ibukota, yang mengajak para penerima penghargaan bernyanyi, termasuk Bupati Padang Pariaman (Sumbar), Drs. H. Ali Mukhni yang didampingi isteri. (Aziz/ Dans)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline