Muhammad Najib : Intersepsi Pesawat Tempur TNI AU Sesuai Prosedur

Ir. H. Muhammad Najib, M. Sc.,Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional)
Jakarta. Seputar Nusantara. Telah terjadi insiden antara pemerintah RI dengan Papua Nugini (PNG) pada tanggal 29 November 2011 lalu. Insiden itu adalah 2 pesawat jet tempur Sukhoi milik TNI AU melakukan intersepsi terhadap pesawat jet Falcon yang ditumpangi Wakil Perdana Menteri PNG, Belden Namah. Saat itu jet Falcon berada di atas langit Indonesia setelah pulang dari kunjungannya di Malaysia.
Insiden tersebut membuat Belden Namah tersinggung, ia menyebut aksi militer Indonesia sebagai agresi militer dan intimidasi. Namah lalu mengancam akan mengusir Dubes Indonesia atas insiden itu dan memanggil pulang Dubes PNG dari Jakarta.
Menurut Ir. H. Muhammad Najib, M. Sc.,Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional), bahwa intersepsi 2 pesawat tempur Sukhoi milik TNI AU terhadap pesawat Jet Falcon milik Papua Nugini (PNG) sudah sesuai prosedur. Najib menyatakan masalah dengan PNG sudah selesai. Dia juga menjelaskan bahwa Dubes Papua Nugini telah diberi penjelasan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Marty Natalegawa. Ia sangat yakin persoalan ini sudah selesai.
” TNI AU sudah punya aturan dan protap bahwa pesawat yang tidak teridentifikasi harus diselidiki dan diintersepsi. Hanya saja, barangkali juga bisa dipahami, seorang Wakil PM diintersepsi pesawat tempur. Mungkin bagi TNI AU sudah terbiasa karena sering latihan tempur udara. Tapi bagi warga sipil bisa jadi kaget dan terkejut dengan intersepsi tersebut, sehingga melontarkan spontanitas ancaman seperti itu,” ungkap Muhammad Najib kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara I DPR RI- Jakarta, Rabu 11 Januari 2012.
Najib menegaskan bahwa intersepsi tersebut sudah sesuai prosedur dan ada aspek positifnya, bahwa TNI AU kita berfungsi dan bisa menjalankan tugasnya dengan baik. Disisi lain juga, kejadian ini yang di Blow Up di media massa mengingatkan kepada negara- negara lain agar jangan melakukan pelanggaran- pelanggaran serupa.
” Kita tidak perlu risau dengan kejadian tersebut dan jika kita pandai memainkan peranan terhadap hal- hal seperti itu, maka citra pertahanan kita di mata dunia internasional justru akan meningkat. Maka kejadian- kejadian seperti itu perlu diberitakan secara berulang- ulang, agar berdampak pada peningkatan citra pertahanan di mata internasional,” tegas Najib. ( Aziz )
Masalah Peredaran Senjata Api Illegal
Berbagai aksi kejahatan dengan menggunakan senjata api marak terjadi di Indonesia. Perampokan Bank, perampokan rumah, pembunuhan dan berbagai aksi kejahatan lain dengan menggunakan senjata api sering melanda negeri ini. Hal ini menunjukkan peredaran senjata api illegal di Indonesia berada pada taraf mencemaskan.
Menurut Ir. H. Muhammad Najib, M. Sc.,Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional), bahwa hal- hal yang harus diperhatikan adalah pertama, senjata api illegal di Indonesia harus segera secepatnya ditertibkan di kalangan sipil. Memang ada senjata- senjata yang seharusnya di tangan aparat tapi tiba- tiba ada di tangan sipil. Oleh karena itu, harus diawasi mengenai manajemennya baik penyimpanan maupun pergudangan senjata.
Kedua, jangan sampai ada oknum- oknum TNI maupun Polri yang melakukan jual beli senjata api secara illegal, apapun alasannya hal itu tidak bisa dibenarkan.
Ketiga, peredaran senjata api illegal di Indonesia bisa jadi merupakan senjata api selundupan dari luar negeri. Selundupan senjata api bisa jadi dilakukan oleh mafia perdagangan senjata.
” Bagi saya, kalau itu murni selundupan, kemudian dipakai untuk kejahatan, ini berbahaya dan patut diwaspadai. Namun yang lebih berbahaya adalah, ketika ada negara asing yang bermain melalui tangan- tangan intelijen dan agennya berusaha menyelundupkan senjata api. Apakah untuk tujuan mendukung gerakan separatisme maupun menimbulkan rasa tidak aman, sehingga Indonesia terjadi kekacauan di dalam negeri yang mengakibatkan kekacauan baik perekonomiannya maupun pariwisata,” ungkap Politisi dari Partai Amanat Nasional ini.
” Menurut saya, senjata api milik TNI dan Polri juga harus diaudit. Saya kira audit senjata api TNI dan Polri ini sangat penting, harus disesuaikan antara senjata api yang sudah didata dengan yang beredar. Karena bagaimanapun juga, TNI dan Polri juga harus dikontrol. Karena tidak boleh ada satu institusipun di negeri ini yang lepas dari kontrol,” pungkas Muhammad Najib di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi
- Gunakan Layanan DWDM, Kolaborasi InfraNexia Milik PT. Telkom dan Lintasarta Perkuat Konektivitas Medan- Batam- Padang. Kolaborasi Pada Dua Rute Lintas Provinsi Memperkuat Kapasitas Jaringan Untuk Mendukung Pertumbuhan Trafik Data dan Layanan Digital