Rully Chairul Azwar : Dengan 4 Pilar, Kita Harus Jadi Bangsa Yang Maju & Unggul

Ir. Rully Chairul Azwar, M.Si., Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI
Jakarta. Seputar Nusantara. Setelah adanya amanat UU (Undang-Undang) No. 27 tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD pasal 15 ayat 1 hurup e, yakni mengkoordinasikan anggota MPR untuk memasyarakatkan Undang-Undang Dasar, maka dengan serta merta berbagai wacana baik dari unsur pemerintahan maupun organisasi politik dan kemasyarakatan, mulai mengungkap bahwa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara terdapat kesepakatan yang disebut sebagai empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Empat pilar ini adalah Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Hal tersebut disampaikan oleh Ir. H. Rully Chairul Azwar, M. Si., Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara I DPR RI- Jakarta, pada hari Rabu 4 April 2012.
Menurutnya, pilar adalah tiang penyangga suatu bangunan agar bisa berdiri secara kokoh. Bila tiang ini rapuh maka bangunan akan mudah roboh. Empat tiang penyangga ditengah ini disebut soko guru yang kualitasnya terjamin, sehingga pilar ini akan memberikan rasa aman tenteram dan memberi kenikmatan.
Empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara itu pula, menurut Politisi Partai Golkar ini, yang menjamin terwujudnya kebersamaan dalam hidup dan kehidupan masyarakat di negara Republik Indonesia. Rakyat akan merasa aman terlindungi sehingga merasa tenteram dan bahagia.
Empat pilar tersebut juga menjadi fondasi/dasar dimana kita pahami bersama kokohnya suatu bangunan sangat bergantung dari fondasi yang melandasinya. Dasar atau fondasi bersifat tetap dan statis, sedangkan pilar bersifat dinamis.
” Saya pikir pembentukan karakter bangsa itu sangat mendesak, karena akhir- akhir ini ada gejala- gejala penurunan karakter bangsa. Adanya berbagai konflik horisontal, mental- mental yang korup, kemudian kita juga melihat proses hukum terhadap para politisi, pejabat, bahkan aparat penegak hukum, macetnya lalu lintas dan malas bekerja, ini sangat memprihatinkan sekali kita sebagai suatu bangsa,” ungkap Rully dengan tegas.
Sejak reformasi, lanjut Rully, dengan dihapusnya penataran P4 di pendidikan formal, maka kemudian terjadi penurunan kualitas karakter bangsa. Para pemimpin kita bergulat hanya dengan berpikir jangka pendek saja, berpikir pragmatis dan ini sangat berpengaruh terhadap kualitas bangsa Indonesia.
” Kita melihat bangsa- bangsa yang dulu dibawah Indonesia seperti Vietnam dan Malaysia, sekarang justru sudah diatas kita,” imbuh Rully yang juga merupakan anggota Komisi X DPR RI ini.
Lebih lanjut Rully memaparkan bahwa empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara merupakan hal yang ideal untuk mempersatukan bangsa Indonesia. Empat pilar juga sangat berperan untuk menyatukan masyarakat Indonesia yang terdiri dari berbagai kultur. Penyadaran ini bisa dilakukan dengan sosialisai 4 pilar.
” Lebih jauh lagi saya pikir, harus ada upaya- upaya untuk membentuk kelompok- kelompok masyarakat yang peduli dalam rangka mengembalikan moral dan karakter. Kita harus punya prinsip bahwa bangsa kita ini adalah bangsa yang besar dan unggul. Saya yakin, dengan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara, kita akan menjadi bangsa yang maju dan unggul,” tegas Rully.
Rully menegaskan bahwa kita harus berpikir dan bertindak agar bagaimana dengan melalui keberadaan MPR bersama masyarakat dalam rangka mengawal 4 pilar ini. Gunanya adalah, dengan adanya 4 pilar ini untuk mempersatukan bangsa Indonesia. Pentingnya Bhinneka Tunggal Ika itu adalah bahwa kita bangsa yang plural yang harus bersatu. Kita harus saling tolong- menolong dan melakukan gerakan penyadaran bangsa untuk membangun karakter masyarakat Indonesia.
” Pemikiran Pak Aburizal Bakrie bahwa bangsa Indonesia 100 tahun Kemerdekaan yakni pada tahun 2045 harus sudah menjadi bangsa yang maju dan unggul, bukan lagi sebagai bangsa yang masih berkembang,” ungkap Rully yang kembali menegaskan pemikiran sang Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie itu.
Lebih jauh Rully memaparkan bahwa kita harus membuat rumusan- rumusan praktis dan kita juga harus sosialisasikan 4 pilar tersebut melalui lembaga pendidikan formal, dari mulai PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) sampai Perguruan Tinggi, dalam rangka membangun karakter bangsa.
” Selain sosialisai 4 pilar melalui pendidikan formal, kita juga harus membuat gerakan- gerakan untuk menggerakkan masyarakat khususnya generasi muda, seperti KNPI dan Karang Taruna, dan kelompok- kelompok minat untuk mengembangkan ini. Sehingga 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara dapat membumi melalui pendidikan formal dan non-formal,” ucap Rully, yang merupakan pejabat teras di Partai Golkar ini.
” Kita sebagai bangsa yang besar, yang punya karakteristik dan ideologi, maka harus ada tuntunan, salah satunya adalah empat pilar tersebut. Secara moralitas, setelah pengendalian diri, maka harus dibentuk aktualisasi diri. Kita harus membentuk karakter bangsa yang kuat, unggul dan punya daya saing dengan bangsa- bangsa lain di dunia,” pungkas Rully Chairul Azwar dipenghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Laporan Keuangan PT. Telkom (Persero) Semester I 2026 : Akselerasi Transformasi TLKM 30 : Pendapatan, EBITDA, dan Laba Bersih Normalisasi Telkom Tumbuh Kuat di Paruh Pertama 2026. Pendapatan Konsolidasi Meningkat 3,9% YoY, EBITDA Naik 3,8% YoY, Sementara Laba Bersih Normalisasi Tumbuh 6,2% YoY
- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Gelar Forum Rencana Kerja Perubahan Tahun 2026 dan Forum Rencana Kerja Tahun 2027 Untuk Memperkuat Sinergi Perencanaan Pembangunan Pendidikan dan Kebudayaan
- Komitmen Membangun Talenta Berkelanjutan Antar Telkom Raih Lestari Award 2026. Program People Development Plan Telkom Membangun Ekosistem Pengembangan Talenta Untuk Melahirkan Future-Ready Digital Leaders
- PT. Telkom (Persero) Gelar Forum Kolaborasi Nasional Untuk Memperkuat Kesiapan Post-Quantum Cryptography. Dorong Implementasi PQC di Indonesia Melalui Sinergi Pemerintah, Industri, Akademisi, dan Lembaga Strategis
- Kejaksaan Negeri dan DPRD Kabupaten Purworejo Digeruduk Pendemo Tuntut Penuntasan Kasus Korupsi Mini Zoo Yang Rugikan Uang Negara Rp 6,5 Miliar
- Perkuat Peran Penggiat Budaya di Masa Transformasi, PT. Telkom (Persero) Kembali Gelar Culture Festival TelkomGroup 2026. Bangun Ketangguhan Organisasi Melalui Budaya Yang Adaptif dan Relevan di Tengah Perubahan
- TelkomGroup, Nongsa Digital Park, dan BW Digital Perkuat Gerbang Digital Indonesia Melalui Sistem Kabel Laut NCC. Kolaborasi Strategis Untuk Memperkuat Posisi Batam Sebagai Hub Digital Yang Menghubungkan Indonesia-Singapura ke Pasar Global
- Lomba Burung Berkicau di Purworejo yang Memperebutkan Bupati Cup Digelar Sangat Meriah, Peserta dari Berbagai Kabupaten turut Meriahkan Lomba Para Pecinta Burung tersebut
- Lewat AIcosystem, Telkom Perkuat Kolaborasi AI Nasional di InnoVibes 2026. Sinergi Lintas Sektor dan Inovasi Berkelanjutan Menjadi Fondasi Percepatan AI Sovereignty di Indonesia
- Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan oleh Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Harus Tepat Waktu, Tepat Mutu dan Tepat Manfaat
- Telkom CorpU Dorong Transformasi Talenta Melalui Forum CorpU Association Insight. Forum Kolaborasi Lintas Organisasi Untuk Memperkuat Ekosistem Pengembangan Talenta Melalui Pembelajaran Adaptif dan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI)
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2027 Sesuai Dengan Ketentuan Peraturan Pemerintah dan Akan Selesai Tepat Waktu
- Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Telah Selamatkan 29 Rumah dan Industri Yang Terbakar Selama 1 Semester Tahun 2026. Penyelamatan Non Kebakaran Juga Intensif Dilaksanakan Untuk Membantu Masyarakat Yang Membutuhkan
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Ekosistem Talenta Digital dan Inovasi Global Melalui Kolaborasi Telkom University–National University of Singapore. Langkah Strategis Dalam Membangun Pipeline Talenta Digital Berkelas Dunia Melalui Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Inovasi Lintas Negara
- 61 Tahun Telkom Indonesia, Gelorakan Semangat Transformasi Digital Nasional. Semarak Puncak Perayaan HUT Telkom, Hadirkan Gerakan Digital Bagi UMKM Hingga Kompetisi AI Untuk Kreator Lokal
- PT. Telkom (Persero) Tuntaskan Streamlining 10 Entitas, Percepat Transformasi Menuju Strategic Holding. Bagian dari Langkah Akselerasi Eksekusi Strategi TLKM 30 Untuk Membangun Struktur Organisasi yang Lebih Ramping, Efisien, dan Bernilai Tinggi
- Telkom Perkuat Transformasi Digital UMKM di Wilayah 3T Melalui Program Rural Youth AI Facilitator. Dengan Memberdayakan Talenta Muda Lokal, Program TJSL Telkom Mendorong Literasi Digital UMKM di Papua Barat Daya
- Telkom Akses Tingkatkan Kompetensi SDM Digital di Wilayah 3T Melalui Program CSR Fiber Academy. Perkuat Pendidikan Vokasi Melalui Fasilitas Laboratorium Fiber Optik dan Sertifikasi Kompetensi Bagi Guru SMK
- 6 Tahun Innovillage, Telkom Cetak Ribuan Inovator Muda dari 22 Provinsi. Lebih dari 10.664 Talenta Digital Muda Berpartisipasi Ciptakan Inovasi Sosial dan Teknologi Berkelanjutan
- Hadirkan Explorise Q2 2026, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Akselerasi Kolaborasi Startup dan Enterprise Untuk Ciptakan Sinergi Bisnis Lintas Sektor. Ajang Business Matchmaking Sebagai Upaya Perluas Akses Startup Terhadap Pelanggan, Mitra Strategis, dan Peluang Pertumbuhan Bisnis