Hasrul Azwar : Tidak Mudah Membangun Kampung Haji Indonesia di Arab Saudi

Drs. H. Hasrul Azwar, Ketua Fraksi PPP DPR
Jakarta. Seputar Nusantara. Musim Haji sudah tiba. Pemerintah Indonesia menagih janji Pemerintah Arab Saudi untuk memperbaiki kualitas angkutan antarkota disana. Pemerintah Indonesia berharap tidak ada lagi kasus angkutan macet karena banyak armada bus yang mogok seperti tahun- tahun sebelumnya.
Kementerian Agama melalui Sekjen Kemenag Bahrul Hayat di Jakarta 7 Oktober 2012 menuturkan memang benar jika pemerintah Arab Saudi sudah menyatakan komitmennya untuk memperbaiki angkutan Haji. ” Sampai sekarang, masih ada sedikit gangguan dalam angkutan Haji antarkota,” kata Bahrul Hayat.
Gangguan angkutan Haji antarkota yang menghubungkan Madinah, Jeddah, Makkah, Arafah, dan Mina yang sudah muncul diantaranya adalah banyak barang jamaah yang tidak terangkut karena armada bus kecil. Karena masuk kategori darurat, panitia Haji Indonesia langsung mencarter bus tambahan khusus untuk mengangkut sekitar 400 koper jamaah.
Selain itu, kelemahan trasportasi darat berupa jadwal keberangkatan yang terlambat, Sampai antrean armada yang cukup lama. Semua kelemahan ini masih tidak terlalu mengganggu mobilitas jamaah, karena masih belum masuk puncak pelaksanaan ibadah Haji.
Menurut Drs. H. Hasrul Azwar, Ketua Fraksi PPP (Partai Persatuan Pembangunan) DPR RI, bahwa banyak faktor yang menyebabkan bus terlambat, pertama karena faktor kemacetan lalu lintas di Arab Saudi. Karena jutaan manusia dari berbagai penjuru dunia berkumpul di satu tempat saat ibadah Haji. Ditambah lagi dengan kepadatan lalu lintas, sehingga mengakibatkan bus sering terlambat.
” Itu faktor yang sangat dominan sehingga bus terlambat datang, ini bisa dimaklumi. Saya melihat tahun lalu, banyak jamaah Haji Indonesia yang menyewa angkot- angkot kecil sebagai sarana transportasi. Yang kedua, juga karena faktor keterbatasan jumlah alat transportasi dan ketiga, menumpuknya jamaah Haji disuatu tempat. Inilah faktor- faktor keterlambatan atau gangguan pada transportasi jamaah Haji,” terang Hasrul Azwar kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR RI- Senayan, Selasa 16 Oktober 2012.
Hasrul memaparkan bahwa pada hari menjelang H-7 Arafah, bus- bus dilarang mendekati Masjidil Haram. Ada area- area tertentu yang tidak boleh ditempati bus, ini menambah gangguan transportasi.
” Masalah lempar Jumrah, afdhalnya menurut salah satu riwayat, melempar Jumrah itu selepas Dhuhur, tapi ada Ulama yang membolehkan pagi, sore atau malam. Dari sisi syariah atau hukum, melempar jumrah itu wajib Haji bukan rukun Haji. Jadi saya menghimbau kepada para jamaah Haji Indonesia agar melakukan lempar jumrah jangan dipaksakan selepas Dhuhur. Jadi jangan sampai menumpuk selepas Dhuhur, ini bisa mengakibatkan musibah, ini berbahaya,” tegasnya.
Masalah wacana kampung Haji Indonesia, menurutnya, tidak semudah yang diinginkan. Karena faktor keterbatasan lahan, kontur tanah Makkah yang berbukit- bukit dan berbatu- batu sehingga sulit membangun pemukiman baru. Jadi tidak mudah membangun kampung Haji Indonesia di Makkah.
” Tidak mudah membangun kampung Haji Indonesia di Makkah, karena menyangkut kompetensi, wewenang, izin dan siapa yang akan membangun. Karena tidak mudah membangun pemukiman baru di Makkah, karena banyak persoalan,” tegas Politisi PPP ini.
Karena, menurutnya, jamaah Haji Indonesia dengan 211.000, kalau mau ditempatkan dikawasan tertentu, maka berapa tingkat yang diperlukan untuk menampung ratusan ribu jamaah Haji tersebut. Kemudian kalau bukan musim Haji, mau diapakan kamar- kamar di kampung Haji tersebut, apakah bermanfaat?
” Mungkin bisa jadi disewakan untuk orang- orang yang beribadah Umrah. Tetapi kemudian masalah faktor bisnis, kalau ada kampung Haji Indonesia di Makkah, maka hotel- hotel disana yang punya orang Arab tentu akan berkurang penghuninya. Tentu Raja Arab Saudi melindungi kepentingan bisnis warganya,” pungkas Hasrul Azwar dipenghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi
- Gunakan Layanan DWDM, Kolaborasi InfraNexia Milik PT. Telkom dan Lintasarta Perkuat Konektivitas Medan- Batam- Padang. Kolaborasi Pada Dua Rute Lintas Provinsi Memperkuat Kapasitas Jaringan Untuk Mendukung Pertumbuhan Trafik Data dan Layanan Digital