Achmad Syafii Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur & Ekonomi

Drs. H. Achmad Syafii, M. Si., Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat
Jakarta. Seputar Nusantara. Hasil hitungan manual perolehan suara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan- Madura, memenangkan pasangan Achmad Syafii- Kholil Asyari (ASRI) dengan memperoleh suara 250.336 atau 54,05 persen.
Sedangkan dua pasangan pesaing “Asri”, yakni pasangan Al Anwari- Kholil (Aho) meraih suara 6.905 atau 1,49 persen dan Kholilurrahman-Masduki (Kompak) meraih suara sebanyak 205.902 atau 44,46 persen. Pilkada Pamekasan- Madura digelar pada tanggal 9 Januari 2013.
Menurut Pemenang Pilkada Pamekasan- Madura, Drs. H. Achmad Syafii, M. Si., yang juga Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, bahwa sesuai dengan program yang telah dituangkan dalam visi dan misi pasangan ASRI, program prioritas pertama adalah Pendidikan, kemudian kedua Pelayanan Kesehatan, ketiga Pembangunan Infrastruktur dan yang keempat adalah Ekonomi Kerakyatan.
” Jadi, pendidikan kita prioritaskan karena, kita sadar bahwa kualitas masyarakat di daerah akan ditentukan dengan pendidikan yang baik. Tidak mungkin suatu masyarakat dan bangsa akan maju kalau kualitas pendidikannya tidak baik. Kedua, Pelayanan Kesehatan, karena semua orang pasti butuh pelayanan dan pemerataan kesehatan. Selama ini ada kesenjangan pelayanan kesehatan antara yang kaya dan miskin, maka pemerintah mempunyai kewajiban untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik kepada masayrakat terutama yang miskin,” ungkap Syafii kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR- Senayan, pada Rabu 13 Februari 2013.
Ketiga, lanjut Syafii, Pembangunan Infrastruktur, terutama jalan. Mengapa kita tempatkan infrastruktur menjadi yang penting, karena berangkat dari aspirasi rakyat. Dulu Syafii pernah menjadi anggota DPRD, Ketua DPRD, Bupati dan Anggota DPR RI, setiap ketemu masyarakat pasti yang pertama ditanyakan dan diminta oleh masyarakat adalah jalan/ infrastruktur. Ini bisa dimaknai, bahwa masyarakat bisa mandiri, dengan berbagai kegiatan kecuali infrastrukur yang perlu didanai oleh pemerintah.
” Kita menangkapnya dari situ, maka kita prioritaskan juga masalah infrastruktur. Dan yang ketiga adalah Ekonomi Kerakyatan, terutama petani. Karena masyarakat Pamekasan 68% adalah petani. Maka pertanian menjadi hal yang prioritas untuk dikembangkan,” tegas Syafii.
Syafii menjelaskan untuk membangun Pamekasan, sumber pendapatan daerah itu tidak hanya PAD (Pendapatan Asli Daerah), bahkan PAD di Pamekasan kecil, tetapi APBD Pamekasan cukup dengan Rp 1 Triliun/ tahun untuk membangun Pamekasan, baik itu dana dari DAU, DAK, dan sumber dana yang lain.
” Saya selalu tekankan bahwa PAD ini bukan segala- galanya, bahkan Pemda selalu menekankan agar PAD- nya besar. Padahal justru akan membebani dan memberatkan rakyat, misal retribusi dan pajak ditinggikan, itu akan memberatkan rakyat. Saya selalu tekankan, jangan bebani rakyat untuk menggenjot peningkatan PAD, dan jangan sampai PAD- nya besar tetapi rakyatnya justru sengsara, karena terbebani dengan retribusi dan pajak yang tinggi,” tegas Syafii dengan mantap.
Kemudian, lanjut Syafii, bahwa tujuan PAD itu kembali kepada rakyat, itu prinsip yang harus selalu dipegang. Artinya, boleh meningkatkan PAD tetapi dengan syarat rakyat tidak terbebani dan menjadi sengsara.
” Menyangkut masalah konflik sosial yang sering terjadi di daerah, maka agar tidak terjadi lagi, masyarakat kita harus pintar. Bicara soal konflik sosial yang sering terjadi di Indonesia, atau di Madura, atau di daerah lainnya, itu selalu terjadi di daerah- daerah terbelakang, yaitu di daerah yang rakyatnya tidak terdidik dengan baik. Jadi program jangka panjangnya adalah, peningkatan kualitas pendidikan. Tetapi program jangka pendeknya adalah meningkatkan silaturrahmi dan koordinasi dengan pejabat- pejabat daerah, tokoh masyarakat dan tokoh adat,” imbuh Politisi Partai Demokrat ini.
Menurutnya, ada satu hal yang harus diperhatikan serius, yakni masalah intensitas politik yang menimbulkan konflik sosial setelah Orde Baru, itu harus ditangani dengan baik. Dampak dari kegiatan politik ini sangat besar. Ini merupakan pembelajaran bagi masyarakat dan politisi, bahwa marilah kita semua mulai berpolitik yang baik dan santun.
” Politik itu sebenarnya untuk perjuangan, jangan sampai merusak tatanan yang telah kita bangun bersama, baik itu tatanan sosial, tatanan masyarakat dan tatanan berbangsa dan bernegara. Kita berpolitik harus dengan dasar- dasar yang baik,” ungkapnya.
” Saya tidak pernah khawatir terhadap masyarakat kita untuk berpartisipasi dalam pembangunan, tetapi saya justru khawatir kalau pejabatnya tidak menginginkan masyarakat terlibat dalam pembangunan. Selama ini khususnya zaman Orde Baru, pembangunan selalu tertutup, hal ini akan menimbulkan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Pembangunan yang tertutup akan menimbulkan kecurigaan masyarakat dan terbuka besar peluang terjadinya penyelewengan- penyelewengan,” pungkas Achmad Syafii di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi
- Gunakan Layanan DWDM, Kolaborasi InfraNexia Milik PT. Telkom dan Lintasarta Perkuat Konektivitas Medan- Batam- Padang. Kolaborasi Pada Dua Rute Lintas Provinsi Memperkuat Kapasitas Jaringan Untuk Mendukung Pertumbuhan Trafik Data dan Layanan Digital