Ferrari Roemawi : Harga Elpiji Tidak Jadi Naik, Jangan Sampai Terjadi Kelangkaan

Ferrari Roemawi, M. BA., Anggota Komisi VI DPR RI
Jakarta. Seputar Nusantara. Harga elpiji 12 kilogram tidak jadi dinaikkan Pertamina Maret ini. Pertamina masih mengkaji ulang waktu yang tepat untuk menaikkan elpiji 12 kilogram itu. Vice Presiden Corporate Communications Pertamina Ali Mundakir mengatakan pihaknya menghargai perhatian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat saat ini. Meski demikian, Ali tetap berharap harga gas elpiji 12 kilogram dapat dinaikkan setidaknya tahun ini. Karena, untuk subsidi elpiji saat ini saja Pertamina sudah mengeluarkan biaya sebesar Rp 3.000,- per- kg.
Selain itu, Ali juga mengatakan bila elpiji 12 kg naik, maka besaran kenaikannya Rp 25.400,- per- tabung. Dengan demikian harga per- tabung akan menjadi Rp 95.600,- dari harga semula Rp70.200,- Sebelumnya, Pertamina mengaku rugi dalam mendistribusikan elpiji 12 kilogram hingga US$ 470 juta atau sekitar Rp 4,46 triliun (kurs Rp 9.500). Pertamina berniat untuk menaikkan harga elpiji Rp 1.500 per- kilogram untuk ukuran 12 kg.
Ia mengungkapkan pemerintah hanya mensubsidi elpiji 3 kilogram, sedangkan Pertamina harus menanggung sendiri subsidi elpiji 12 kilogram. Saat ini harga jual elpiji 12 kilogram sebesar Rp 5.850 per- kilogram, sedangkan harga keekonomian elpiji Rp 12.500 per- kilogram. Untuk itu, Pertamina berniat untuk menaikkan harga elpiji 12 kilogram sebesar Rp 1.500 per kilogram untuk mengurangi kerugian Pertamina. Ia menjelaskan kerugian Pertamina dapat dialihkan untuk investasi di hulu dan membangun sarana dan prasarana infrastruktur energi.
Kendati PT Pertamina (Persero) belum mengumumkan secara resmi kenaikan harga jual gas elpiji tabung ukuran 12 kilogram (kg), namun harga jual elpiji 12 kg ini sudah mengalami kenaikan di tingkat pengecer. Saat ini harga elpiji 12 kg dari Pertamina Rp 70.200 per- tabung. Tapi, harga di tingkat konsumen dari pengecer sudah mencapai Rp 98 ribu per- tabung di Jabotabek. Bahkan di Papua, harga telah menyentuh angka Rp 170 ribu per- tabung, dari sebelumnya Rp 140 ribu per- tabung. Bahkan di Bangka harga gas elpiji ukuran 12 kg dibanderol antara Rp 180 ribu hingga Rp 200 ribu per- tabung sejak awal Februari.
Menurut Ferrari Roemawi, M. BA., Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, bahwa terjadinya kenaikan harga elpiji tabung 12 kg, dikarenakan terjadi kelangkaan ketersediaan elpiji di beberapa daerah. Jadi, kenaikan harga elpiji tabung 12 kg tersebut bukan karena kebijakan pemerintah, namun disebabkan oleh faktor kelangkaan elpiji.
” Oleh karena itu, sangat penting peningkatan pengawasan dari SKK Migas. Dan PT. Pertamina juga perlu menindaklanjuti mengapa terjadi kelangkaan. Itu bukan karena harga elpiji 12 kg naik, tetapi karena terjadi kelangkaan maka harganya menjadi mahal atau naik,” ungkap Ferrari Roemawi, Anggota Komisi VI DPR RI ini kepada seputarnusantara.com di lobby Nusantara 1 DPR RI- Senayan, pada Jumat 8 Februari 2013, sesaat menjelang naik mobil.
Ferrari Roemawi memaparkan bahwa, seharusnya SKK Migas dan Pertamina mengawasi distribusi elpiji tersebut hingga ke daerah- daerah, sehingga tidak terjadi lagi kelangkaan elpiji di beberapa wilayah Indonesia. Pertamina harus meningkatkan dari segi pengawasan, agar distribusi elpiji merata dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, baik yang ada di perkotaan maupun di pedesaan.
” Saya pikir, walaupun harga elpiji tidak jadi naik, namun jangan sampai terjadi kelangkaan. Oleh karena itu, Pertamina harus lebih gencar lagi melakukan pengawasan. Pengawasan dari Pertamina, akan menjadikan distribusi elpiji merata dan akan menghindari penumpukan di suatu wilayah, namun pada sisi lain ada wilayah yang langka elpiji,” pungkas Ferrari Roemawi di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi
- Gunakan Layanan DWDM, Kolaborasi InfraNexia Milik PT. Telkom dan Lintasarta Perkuat Konektivitas Medan- Batam- Padang. Kolaborasi Pada Dua Rute Lintas Provinsi Memperkuat Kapasitas Jaringan Untuk Mendukung Pertumbuhan Trafik Data dan Layanan Digital