Ingrid Kansil : Pelaku Pemerkosaan dan Pelecehan Seksual Harus Dihukum Berat

Hj. Ingrid Maria Palupi Kansil, S. Sos., Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat
Jakarta. Seputar Nusantara. Kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual semakin marak terjadi. Kasus ini lebih banyak menimpa kaum perempuan Indonesia. Pemerkosaan dan pelecehan seksual yang sangat dilarang agama dan hukum di Indonesia, tetap saja terjadi, walaupun pemerintah sudah berupaya untuk menekannya.
Menurut Hj. Ingrid Maria Palupi Kansil, S. Sos., Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, dengan maraknya kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual tersebut membuatnya sangat prihatin. Ingrid Kansil yang konsen di Komisi VIII DPR, sudah sering melakukan rapat membahas masalah tersebut, baik dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan maupun KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia).
” Banyak sekali masukan- masukan dari Komisi VIII DPR dan tindakan konkrit apa yang harus dilakukan oleh dua Lembaga tersebut. Seharusnya masalah tersebut menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat Indonesia, tidak hanya pemerintah saja, kemudian aparat penegak hukum juga harus menindak tegas pelakunya. Dan yang paling penting adalah di wilayah domestik yakni keluarga harus mampu melindungi perempuan dari korban pemerkosaan dan pelecehan seksual,” ungkap Ingrid Kansil kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR- Senayan, pada Kamis 14 februari 2013.
Ingrid Kansil memaparkan bahwa, dari sisi perhatian orang tua khususnya kaum ibu yang notabene sering dirumah, bisa menyampaikan dan mensosialisasikan kepada keluarga agar perempuan dan anak- anak mampu melindungi diri dari tindak pemerkosaan dan pelecehan seksual. Jadi perlu disosialisasikan bahwa anak- anak khususnya perempuan jangan mudah percaya sama orang lain dan jangan mudah disentuh oleh orang lain.
” Jadi keluarga harus mampu mensosialisasikan kepada anggota keluarganya khususnya perempuan, bagaimana mem- proteksi dirinya sedini mungkin agar terhindar dari pemerkosaan dan pelecehan seksual. Dan tentunya, dari sisi hukum, saya mengharapkan agar para pelaku pemerkosaan dan pelecehan seksual diberikan hukuman yang maksimal dan seberat- beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas istri Menteri Koperasi dan UKM ini.
Ingrid Kansil memaparkan bahwa, memang ada masukan dari KPAI kepada Komisi VIII DPR RI terkait dengan Revisi UU Perlindungan Anak, jadi ini yang juga sedang dicermati oleh Komisi VIII DPR. Supaya Revisi UU Perlindungan Anak tersebut bisa berpihak terhadap para korban pemerkosaan dan pelecehan seksual. Sehingga pentingnya memberikan hukuman yang berat bagi para pelaku, agar menimbulkan efek jera.
” Untuk Kementerian Kesehatan, kami mendorong agar Kemenkes bisa kerjasaama dengan KPAI, bagaimana agar ada pemeriksaan kesehatan secara periodik terhadap fungsi alat vital bagi anak- anak yang seringkali menjadi korban pemerkosaan dan pelecehan seksual. Kita sering mendapatkan informasi bahwa si anak ini tidak mau bercerita karena takut dan diancam. Dengan pemeriksaan secara periodik tersebut, akan bisa terdeteksi dini jika terjadi pelecehan seksual,” tegas Politisi Partai Demokrat ini.
Lebih lanjut Ingrid Kansil menjelaskan, dengan pemeriksaan secara periodik tersebut, akan bisa meminimalisir dan mengantisipasi pelecehan tersebut. Kemenkes dan KPAI, serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan harus sinergi untuk mengantisipasi pelecehan seksual. Lembaga- lembaga tersebut harus melakukan pengawasan yang ketat dan kontinyu, agar pelecehan seksual bisa dihilangkan.
” Saya juga mengharapkan agar Kejaksaan, Kepolisian dan Hakim bisa memberikan hukuman yang berat kepada pelaku pemerkosaan dan pelecehan seksual. Saya juga mendengar akan dibentuk Satuan Tugas Untuk Mengantisipasi Pelecehan Seksual, saya menyambut baik dan ikut mendorong terbentuknya Satgas tersebut. Sebaiknya Polisi disebar keseluruh wilayah untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi perempuan. Daerah- daerah yang rawan pelecehan seksual juga harus dijaga oleh Kepolisian, seperti di kereta api, angkutan umum, taksi, jembatan penyeberangan dll… Saya rasa dengan adanya Satgas khusus dari Kepolisian, saya pikir akan lebih optimal,” imbuh Ingrid Kansil.
Ingrid Kansil menegaskan, bagi kaum perempuan dimanapun berada, agar tetap selalu waspada dan dengan kondisi apapun harus jeli melihat waktu yang tepat dalam melakukan kegiatan dan harus jeli memilih alat transportasi yang jelas, seperti dalam memilih taksi harus yang jelas dengan nomor telpon yang mudah dihubungi, jangan memilih alat transportasi secara asal- asalan, karena bisa mengakibatkan terjadinya pelecehan seksual. Bagi kaum wanita jangan terlalu malam dalam melakukan kegiatan diluar, kalaupun memang harus bekerja pada malam hari, sebaiknya didampingi oleh suami atau saudara laki- lakinya.
” Penting juga bagi kaum perempuan dibekali ilmu Beladiri, disamping terlatih secara fisik untuk melakukan perlawanan ketika ada yang jahat, juga untuk menyiapkan mental berani. Pelatihan Beladiri bagi perempuan sangat penting seperti Karate, Tae Kwon Do atau Pencak Silat, ini merupakan bagian dari antisipasi,” tegasnya.
” Bagi para pelaku pemerkosaan dan pelecehan seksual, harus segera bertaubat dan tidak mengulangi lagi perbuatannya. Dan bagi orang yang berniat melakukan pelecehan seksual, janganlah niat tersebut dilakukan, sebab kita semua dilahirkan dari seorang perempuan yang seharusnya kita hormati. Para pelaku tentunya juga mempunyai saudara perempuan, seharusnya mereka ber-empati kepada kaum perempuan. Bagi para Ulama, dalam melakukan Syiar Dakwahnya juga harus menekankan bahwa pemerkosaan dan pelecehan seksual merupakan tindakan yang sangat biadab. Dan penting juga ditekankan, bahwa menghormati kaum perempuan merupakan ajaran Agama yang sangat mendasar,” pungkas Ingrid Kansil di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional