Paulus Y. Sumino : Ciri Demokrasi Adalah Menghasilkan Pemimpin Berkualitas

Drs. Paulus Yohanes Sumino, MM., Anggota DPD RI dari Provinsi Papua
Jakarta. Seputar Nusantara. Sedikitnya ada tiga dampak besar pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) secara langsung yang membuat banyak pihak prihatin. Ketiganya adalah, pertama, penggunaan uang yang semakin marak dari waktu ke waktu untuk membeli suara konstituen, kedua, tidak adanya jaminan pasangan calon terbaik akan menang dan ketiga, akibat biaya kampanye yang besar, maka hasil Pilkada sulit dipisahkan dari perilaku koruptif Kepala Daerah terpilih.
Tiga dampak besar Pilkada langsung tersebut, secara kumulatif akan secara otomatis mematikan ekspektasi publik akan hadirnya pemerintahan yang baik di Indonesia. Harapan untuk percepatan kesejahteraan rakyat telah didistorsi oleh sistem Pilkada langsung.
Contohnya, dampak dari besarnya biaya kampanye yang kemudian mengakibatkan Kepala Daerah sulit lepas dari perilaku koruptif tergambar jelas dalam data terakhir yang dilansir Kementerian Dalam Negeri, bahwa ada lebih dari 160 Kepala Daerah yang telah dan akan dibawa ke Pengadilan. Kesemuanya itu terkait dengan korupsi APBD. Perlu dicatat bahwa semua Kepala Daerah yang bermasalah tersebut adalah hasil dari Pilkada langsung.
Menurut Drs. Paulus Yohanes Sumino, MM., Anggota DPD RI dari Provinsi Papua, bahwa sepanjang Pilkada langsung yang menimbulkan kekerasan, itu tanda bahwa demokrasi yang tidak dewasa. Mengapa tidak dewasa? karena kurangnya pendidikan dan status ekonomi yang lemah. Ketika ekonomi lemah, maka akan dengan sangat mudah terbawa pada money politics, jadi pilihannya bukan kepada pemimpin yang baik dan punya program yang bagus, namun karena adanya politik uang.
” Hal tersebutlah yang merusak demokrasi, itu yang akan menimbulkan emosi dan kekerasan. Demikian juga kurangnya pendidikan akan menyebabkan kurangnya pengertian akan demokrasi, kurangnya pengertian akan program, dan kualitas SDM pemimpin yang dipilihnya akan rendah. Mereka akan terjebak pada ikatan primordialisme, sukuisme dan keluargaisme, sehingga calon pemimpin tidak siap kalah. Maka akan timbul emosi yang berakibat pada kerusuhan dan kekerasan,” ungkap Paulus Sumino kepada seputarnusantara.com di Gedung DPD RI- Senayan, Rabu 12 Juni 2013.
Paulus Sumino memaparkan, sebenarnya ciri dari demokrasi itu adalah akan menghasilkan para pemimpin yang berkualitas dan mereka siap menang dan siap kalah. Paulus Sumino mencontohkan bahwa tingkat partisipasi rakyat terhadap Pemilu di Los Angeles, AS, itu hanya 20% dari total jumlah pemilih, itu sangat rendah sekali. Tetapi orang Amerika sana bilang, siapapun menjadi pemimpin di Amerika Serikat itu akan jalan, bahkan orang bodohpun akan jalan pimpin Amerika, karena sistemnya sudah berjalan.
” Jadi orang bodohpun bisa memimpin Amerika Serikat, karena sistem sudah jalan, ekonomi sudah bagus, penegakan hukum sudah berjalan pada relnya, semua sistem sudah jalan. Karena itu rakyat menyatakan bahwa siapapun menjadi pemimpin Amerika akan jalan pemerintahan,” tegas Paulus Sumino.
Lebih lanjut Paulus Sumino menjelaskan bahwa, fakta menunjukkan bahwa banyak para calon pemimpin di Indonesia yang mendapatkan suntikan dana dari para investor politik. Para investor politik tersebut berani menyokong calon pemimpin, dengan harapan akan kembali lebih banyak lagi ketika si calon terpilih menjadi pemimpin.
” Ketika seseorang diburu dengan hutang politik, maka dia akan menghalalkan segala cara untuk mencari uang membayar hutang politiknya. Menurut saya dimana saja di seluruh Indonesia terjadi seperti itu. Sehingga seringkali setelah menjadi pemimpin akan melakukan tindakan- tindakan yang koruptif,” pungkas Paulus Yohanes Sumino dipenghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi
- Gunakan Layanan DWDM, Kolaborasi InfraNexia Milik PT. Telkom dan Lintasarta Perkuat Konektivitas Medan- Batam- Padang. Kolaborasi Pada Dua Rute Lintas Provinsi Memperkuat Kapasitas Jaringan Untuk Mendukung Pertumbuhan Trafik Data dan Layanan Digital