Sekjen DPR RI : Kita Harus Perkuat Ketahanan Nasional Dari Berbagai Aspek

DR. Winantuningtyastiti Swasanani, Sekretaris Jenderal DPR RI
Jakarta. Seputar Nusantara. Ketahanan Nasional adalah kondisi dinamika suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan, kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas, identitas, serta kelangsungan hidup bangsa dan negara.
Dalam perjuangan mencapai cita-cita/tujuan nasionalnya bangsa Indonesia tidak terhindar dari berbagai ancaman-ancaman yang kadang-kadang membahayakan keselamatannya. Cara agar dapat menghadapi ancaman-ancaman tersebut, bangsa Indonesia harus memiliki kemampuan, keuletan, dan daya tahan yang dinamakan ketahanan nasional. Kondisi atau situasi bangsa kita ini selalu berubah-ubah tidak statik.
Ancaman yang dihadapi juga tidak sama, baik jenisnya maupun besarnya. Karena itu ketahanan nasional harus selalu dibina dan ditingkatkan, sesuai dengan kondisi serta ancaman yang akan dihadapi. Dan inilah yang disebut dengan sifat dinamika pada ketahanan nasional.
Menurut DR. Winantuningtyastiti Swasanani, Sekretaris Jenderal DPR RI, bahwa Ketahanan Nasional bukan hanya ketahanan dibidang senjata atau fisik saja. Memang untuk menghadapi serangan militer dari asing, bangsa Indonesia harus memiliki ketahanan militer yang tangguh dan profesional. Ini sifatnya ketahanan nasional pada aspek fisik. Ketahanan nasional secara fisik atau senjata juga sangat penting untuk menghadapi invasi dari negara asing. Maka seluruh komponen bangsa Indonesia harus menyiapkan dirinya dalam rangka ketahanan nasional secara fisik.
” Namun yang tidak kalah pentingnya adalah ketahanan nasional pada aspek- aspek yang lain. Ketahanan nasional dari aspek ekonomi, pangan dan pendidikan juga sangat penting untuk menopang ketahanan nasional di bidang militer. Sebab aspek ekonomi, pangan dan pendidikan sangat berpengaruh besar terhadap keutuhan bangsa Indonesia,” ungkap Sekjen DPR kepada seputarnusantara.com di gedung Sekjen DPR- Senayan, pada Rabu, 26 Juni 2013.
Sekjen DPR memaparkan bahwa kondisi ekonomi dunia sangat berpengaruh pada perekonomian nasional. Oleh karena itu, perekonomian nasional harus diperkuat untuk menciptakan ketahanan nasional yang tangguh. Sebab jika perekonomian nasional sudah bagus, maka secara otomatis akan menciptakan ketahanan nasional. Rakyat akan mudah dalam bekerja, berpenghasilan yang cukup untuk kehidupan, sehingga kehidupan akan berjalan dengan kondusif, hal ini juga akan menciptakan ketahanan nasional.
” Dari aspek ekonomi juga sangat penting untuk menciptakan ketahanan nasional. Kalau rakyat sejahtera, mereka akan hidup tenang, tentram dan damai, sehingga ketahanan nasional akan terwujud. Kesejahteraan rakyat merupakan hal yang urgen dalam menciptakan ketahanan nasional,” jelas Sekjen DPR dengan tegas.
Sekjen DPR menjelaskan, bahwa ketahanan pangan juga sangat besar pengaruhnya terhadap ketahanan nasional. Bangsa Indonesia harus mampu mewujudkan ketahanan pangan nasional, sebab dengan ketahanan pangan, maka bangsa dan negara Indonesia akan mampu hidup mandiri dan tidak bergantung pada pangan dari negara- negara asing.
” Kita ini katanya negara yang gemah ripah loh jinawi, katanya tongkat kayu dan batu jadi tanaman. Tapi kenyataannya apa? Justru sebaliknya, pangan kita masih mengandalkan impor. Beras kita impor, kedelai kita impor, masih banyak jenis pangan yang kita impor. Padahal negara kita terkenal sangat subur dan makmur, bagaimana ini?” tanya Sekjen DPR.
Dia menambahkan bahwa, kalau pertahanan dibidang militer itu serangannya secara frontal, kelihatan dan masih ada rambu- rambu hukum internasional. Tapi serangan selain militer itu tidak kelihatan dan sangat membahayakan. Dia mencontohkan, serangan Narkoba dari negara asing sangat membahayakan generasi bangsa Indonesia. Serangan Narkoba ini juga sangat membahayakan bagi eksistensi ketahanan nasional. Generasi bangsa menjadi pecandu dan terlena dengan Narkoba, sehingga tidak bisa membangun bangsa karena serangan Narkoba.
” SDM (Sumber Daya Manusia) dilemahkan melalui Narkoba. Narkoba merusak generasi bangsa Indonesia. Narkoba ini merupakan serangan yang sangat dahsyat dan terkadang sulit dideteksi, ini sangat membahayakan bagi kemajuan bangsa Indonesia dan ketahanan nasional,” tegasnya.
Disamping aspek- aspek tersebut, Sekjen DPR juga menerangkan bahwa aspek pendidikan juga sangat berpengaruh terhadap ketahanan nasional. Pendidikan sangat urgen dalam mendukung ketahanan nasional. Sebab jika pendidikan bagus dan berkualitas, maka SDM bangsa Indonesia akan bagus, kemudian akan menciptakan kualitas manusia pembangunan yang tinggi. Sehingga pembangunan akan mewujudkan bangsa Indonesia yang maju, dan kemudian akan tercipta ketahanan nasional.
” Jadi menurut saya, aspek pendidikan yang bagus dan berkualitas ini sangat besar dalam mendukung ketahanan nasional. Seharusnya ada penghargaan dari pemerintah terhadap masyarakat kita yang terdidik. Bagi anak bangsa yang berprestasi seharusnya diberi penghargaan yang tinggi dari pemerintah, sehingga bisa menciptakan SDM yang bagus bagi rakyat Indonesia. Seharusnya bagi mereka yang terdidik, dijamin kehidupannya oleh pemerintah, sehingga mereka bisa mentransfer ilmunya kepada masyarakat luas. Intinya, kita harus perkuat ketahanan nasional dari berbagai aspek,” tegas Sekjen DPR RI. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional