Nuki Sutarno : Pelanggaran Pemilu 2014 Sistemik, Lebih Parah Dari Pemilu 2009
Ir. H. Nuki Sutarno, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat
Jakarta. Seputar Nusantara. DPR sudah memberikan wewenang dan kepercayaan kepada Lembaga Independen, yaitu KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan sudah ada Lembaga Pengawas Pemilu yaitu Bawaslu. Mungkin kalau yang di pusat tidak melihat dan tidak memprediksi apa yang terjadi pada tingkat PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan).
Hal tersebut disampaikan oleh Ir. H. Nuki Sutarno, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR RI- Senayan, pada Selasa 13 Mei 2014.
” Tapi, selaku Anggota DPR RI, apalagi selaku Komisi II yang membawahi masalah Pemilu ini dan juga bermitra kerja dengan KPU dan Bawaslu, bahwa memang ada sesuatu yang sangat signifikan yang tidak dilakukan oleh KPU. Terutama pada waktu RDP (rapat dengar pendapat, red.) terakhir dengan KPU, itu kita sepakati bahwa KPU akan mengirimkan formulir C1 maksimum 3-4 hari sudah sampai ke Pusat dan ditayangkan di website kpu.go.id, artinya kalau ini dijalankan secara profesional, maka orang tidak akan sempat mengganti formulir C1 tersebut,” ungkap Nuki Sutarno.
Nuki Sutarno memaparkan, dengan maksimum 3-4 hari sudah sampai ke pusat, maka hasil Pemilu di masing- masing TPS (tempat pemungutan suara, red.) sudah dapat diketahui oleh KPU dan diumumkan secara resmi melalui website kpu.go.id sehingga tidak akan terjadi kecurangan seperti sekarang ini. Artinya, semua Caleg bisa melihat hasil dan perolehan suara di TPS, PPS maupun PPK. Baru Pemilu bisa dikatakan Pemilu transparan dan profesional.
” Saya sudah katakan ke KPUD Jawa Timur, berikanlah kesempatan kepada para Caleg untuk ikut merekapitulasi dan memonitor hasil perolehan suara. Kalau para Caleg tidak diberikan kesempatan, maka yang terjadi ya seperti sekarang ini. Bahkan secara resmi saya sudah membuat surat dan bukti- bukti kecurangan Pemilu kepada Ketua Bawaslu dengan tembusan : Ketua KPU dan para Komisioner, tetapi sampai sekarang tidak ada respon sama sekali,” tegas Nuki Sutarno.
Menurutnya, pelanggaran Pemilu 2014 ini sudah sistemik, ada satu pola- pola tertentu, bahkan panitia Pemilu sudah dagangan kepada para Caleg. Itu sudah sangat jelas, semua orang bisa melihat pelanggaran Pemilu 2014. Pelanggaran ini terjadi di hampir semua Dapil dan Provinsi di seluruh Indonesia. Harusnya Bawaslu dan KPU merespon surat komplain baik dari Caleg maupun parpol.
” Penilaian secara umum tentang pelaksanaan Pemilu 2014, bahwa Pemilu 2014 lebih parah dari Pemilu 2009. Dari mulai tertukarnya surat suara, sehingga diadakan Pemilu ulang di berbagai daerah. Jadi menurut saya, penyelenggara Pemilu 2014 ini tidak profesional. Tapi memang tidak bisa disalahkan ketika penempatan anggota KPUD hanya beberapa bulan menjelang Pemilu, sehingga kesiapan mereka dan SDM nya sangat kurang,” terang Politisi Partai Demokrat ini.
Nuki Sutarno berharap agar Pemilu Presiden 9 Juli 2014 lebih baik dari pelaksanaan Pemilu Legislatif 9 April kemarin. Harus ada perbaikan- perbaikan dan pembenahan sistem di KPU. Kalau sistemnya seperti Pemilu Legislatif kemarin, maka kemungkinan Pemilu Presiden tidak akan lebih baik. Pelaksana Pemilu harus independen dan profesional. Jangan sampai ada lagi penggelembungan suara, tertukarnya surat suara dll.
” Kalau kita bicara Pemilu Legislatif bisa pertarungan internal partai. Tapi kalau bicara Pilpres pasti eksternal partai. Kalau apa yang kita tengarai bahwa yang duitnya banyak itu yang menang, maka Pilpres bisa chaos. Kita akan minta ada SE ( surat edaran), bahwa C1 maksimum 3-4 hari sudah sampai ke pusat. Jangan sampai ada kesempatan kecurangan Pilpres,” pungkas Nuki Sutarno di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional