Talk Show DPD RI : ” Perang Antar- Jenderal Prabowo dan Jokowi.”

Jakarta. Seputar Nusantara. DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI pada Jumat, 20 Juni 2014 mengadakan kegiatan Talk Show Perspektif Indonesia dengan Tema : ” Perang Antar-Jenderal Prabowo dan Jokowi.” Talk Show berlangsung dari pukul 14.00- 15.00, bertempat di ruang Pressroom DPD RI.
Dalam acara Talk Show tersebut hadir sebagai nara sumber diantaranya ; Erma Suryani Ranik (Anggota DPD RI dari Provinsi Kalimantan Barat), Prof. DR. Indria Samego (Peneliti Pusat Penelitian Politik LIPI) dan Salim Said (Direktur Eksekutif Institut Peradaban). Sedangkan sebagai Moderator Talk Show adalah Agrani Sihombing (RRI Pro3 FM).
Menurut Erma Suryani Ranik, bahwa pada Pemilu Legislatif 2014 ini, TNI dan Polri bersikap netral dan tidak memihak ke parpol manapun. Ini membuktikan bahwa reformasi TNI dan Polri sudah mulai berhasil, karena tidak lagi terjun ke politik praktis.
” Bagi kami di daerah, yang penting diperjuangkan adalah mengenai isu perbatasan dan isu pertahanan di daerah- daerah perbatasan. Seperti di Kalimantan Barat, isu pertahanan sangat kental dibandingkan yang lainnya,” ungkap Erma Suryani, Senator asal Kalbar ini.
Menurut Erma Suryani, pada pesta demokrasi, kemungkinan birokrat bergerak ke salah satu parpol memang bisa terjadi. Tetapi dengan adanya aturan- aturan yang mengikat dan ketat di birokrasi, maka mereka bergerak dengan sembunyi- sembunyi alias tidak vulgar.
” Partai politik memang belum punya peranan yang kuat/masih lemah dalam meningkatkan kualitas kadernya di Parlemen. Maka sering terjadi, anggota parlemen yang tidak menguasai masalah dan hanya sekedar duduk dan diam saja di Parlemen,” tegas Erma Suryani Ranik.
Sedangkan menurut Prof. DR. Indria Samego, bahwa memang TNI lebih menonjol di perpolitikan nasional dibandingkan dengan Polri. Pengaruh individu menjadi pemicu mereka berpolitik, kalau masalah perpecahan di tubuh TNI ada, tetapi hanya sedikit sekali.
” Pada awal- awal reformasi, memang ada sedikit perpecahan di tubuh TNI. Tetapi untuk sekarang ini, perpecahan di tubuh TNI nyaris tidak ada. Yang ada hanyalah para purnawirawan TNI yang berpolitik, kemudian seolah- olah mereka membawa gerbong TNI. Padahal ketika TNI sudah purnawirawan, maka mereka menjadi warga sipil biasa,” terang Indria Samego.
Indria Samego memaparkan, bahwa demokrasi yang sedang berkembang dan mahal di Indonesia ini, seharusnya mampu memberikan manfaat yang besar kepada pemegang kedaulatan yaitu rakyat. Tetapi pada kenyataannya, demokrasi di Indonesia belum mampu memberikan kesejahteraan bagi rakyat.
” Sebenarnya politik itu tidak selalu bohong, tergantung pada pelaku politik tersebut, sistem yang dibangun dan ketaatan mematuhi peraturan- peraturan yang berlaku. Elit politik harus mampu menjadi suri tauladan bagi rakyat, jadilah seperti bapak kepada anaknya,” tegas Indria Samego.
” Dan dalam Pilpres yang akan berlangsung dalam waktu dekat ini, rakyat harus memilih sesuai dengan hati nuraninya, secara rasional dan objektif. Sehingga Presiden yang terpilih nantinya, akan betul- betul mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ucap Indria Samego.
Sementara itu Salim Said mengungkapkan bahwa, terkait polarisasi dua kubu mantan Jenderal TNI, Salim Said menegaskan bahwa para purnawirawan Jenderal tersebut merupakan warga negara biasa.
” Tidak ada Jenderal yang berkubu, yang ada Purnawirawan. Gak ada soal itu semua, tetapi yang sewot kita. Kita gak ngerti bahwa orang-orang itu warga negara biasa, gak usah terlalu dirisaukan,” ujar Salim Said.
Menurut Direktur Eksekutif Institut Peradaban ini, merebaknya isu terkait netralitas TNI karena ketidaktahuan publik terkait perbedaan Jenderal aktif dan purnawirawan.
” Yang bikin kacau kan kita. Kalau alumni universitas dukung- mendukung, persatuan mahasiswa juga dukung mendukung, kenapa mantan TNI nggak boleh? Yang bikin ribut itu kan kita,” paparnya.
Salim Said, yang merupakan mantan Duta Besar Indonesia untuk Republik Cekoslovakia ini juga menekankan bahwa, semua tentara di dunia tidak ada yang lepas dari politik, sekalipun itu tentara Amerika Serikat yang notabenenya merupakan negara demokrasi.
” Yang membedakan adalah seberapa jauh mereka terlibat dalam politik praktis,” ujar Salim Said, penulis buku Militer Indonesia dan Politik : Dulu, Kini, dan Kelak, ini. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional