DR. Bahrum Daido: Sebaiknya Presiden Jokowi Turun Tangan Beri Masukan KIH

DR. Ir. H. Bahrum Daido, M. Si., Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI Periode 2014- 2019
Jakarta. Seputar Nusantara. Dualisme pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebagai catatan buruk politik sepanjang sejarah Indonesia. Kepemimpinan dualisme yang sedang melanda DPR tersebut tidak akan pernah menghasilkan produk kerja yang baik bagi DPR.
Setiap keputusan kurang mendapatkan legitimasi karena masing-masing (kubu) tidak akan mengakui keputusan pihak lain. Pada dasarnya kedua kubu yang bertikai memiliki kekurangan masing-masing. Koalisi Merah Putih (KMP) mengabaikan etika dasar bahwa pemenang pemilu selayaknya berhak memimpin DPR. Pasalnya saat ini pimpinan DPR dikuasai oleh KMP.
Namun, seharusnya Koalisi Indonesia Hebat (KIH) juga tidak perlu membentuk DPR tandingan. Karena secara hukum ketatanegaraanpun DPR ‘jadi-jadian’ tersebut tidak memiliki status yang sah. Kedua kubu tersebut hanya berpijak pada aturan formal. Kalau tak dilarang Undang- Undang (UU) mereka merasa bebas berbuat apapun. Masing- masing kubu seharusnya berlapang dada untuk mau mencoba saling bekerjasama.
Menurut DR. Ir. H. Bahrum Daido, M. Si., Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI Periode 2014- 2019, bahwa berdasarkan UU MD3, sesuai dengan prosedur dan aturan yang ada, pemilihan Pimpinan AKD (Alat Kelengkapan DPR) sudah dilalui semua. Dalam UU MD3 mengatur tentang Pimpinan DPR, Pimpinan AKD, dan itu sudah dijadikan dasar.
” Lantas KIH (Koalisi Indonesia Hebat) tidak mau seperti itu, artinya ini sudah melabrak UU. Sebenarnya dengan kondisi seperti sekarang ini sudah cukup bagus, KIH memegang kekuasaan penuh di pemerintahan (Eksekutif) dan KMP (Koalisi Merah Putih) memegang kekuasaan di Legislatif, itu sudah sangat bagus,” ungkap Bahrum Daido kepada seputarnusantar.com di Gedung Nusantara 1 DPR- Senayan, pada Selasa 4 November 2014.
Selanjutnya Bahrum Daido memaparkan, kelihatannya KIH menginginkan disamping menguasai eksekutif, juga diberikan kekuasaan di legislatif. Sementara itu KMP sudah legowo, dengan tidak menginginkan menjadi Menteri di Kabinet. Jadi, ada ketidak-seimbangan keinginan antara KIH dan KMP.
” Sikap tamak seperti ini memang dipunyai dan menjadi sifat dasar manusia. Tetapi perlu kita pahami bersama tentang sifat- sifat seperti ini. Seharusnya dengan kondisi sekarang ini, kita sebagai anggota DPR malu kepada masyarakat. Ternyata perebutan jabatan di AKD membuat DPR terbelah seperti sekarang ini,” ucap Politisi Partai Demokrat ini.
Bahrum Daido menjelaskan, Pimpinan DPR juga merasa malu bahwa kondisi yang buruk di DPR sekarang ini menjadi sorotan masyarakat. Ditambah lagi dengan posisi KIH sampai sekarang belum menyetorkan nama- nama anggota AKD ke Pimpinan DPR. KIH beralasan ada ketakutan akan “dikadalin” oleh KMP. KIH khawatir terjadi sistem paket dan voting sehingga kalah dan dikuasai oleh KMP.
” Pimpinan DPR sebenarnya menginginkan Pimpinan AKD juga diberikan ke KIH dengan porsi- porsi tertentu. Tetapi KIH menginginkan porsi yang terlalu besar. Kalau saya pribadi, setuju dengan permintaan KIH, supaya aman dan cepat selesai masalah ini. Pimpinan AKD itu kan hanya mengatur lalu- lintas sidang, tetapi pengambilan keputusan itu tetap secara kolektif dan kolegial,” tegasnya.
Namun, lanjutnya, kelihatannya KIH tidak mau diberi hanya 6 Pimpinan AKD. KIH tetap menginginkan 16 Pimpinan di AKD. Sementara, Pimpinan DPR sekarang melihat itu berlebihan. Ada kader- kader di KIH yang kecewa tidak mendapatkan tempat di Eksekutif, sehingga mereka menginginkan jabatan di Legislatif.
” Harapan saya, Presiden Jokowi segera turun tangan dan memberikan masukan kepada Pimpinan Fraksi KIH agar segera menyelesaikan permasalahan ini. Presiden Jokowi sebaiknya juga berkoordinasi dengan Ketua- Ketua Umum Partai KIH supaya cepat menyelesaikan masalah kisruh di DPR ini,” pungkas Bahrum Daido di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- SCALA by Metranet Milik PT. Telkom (Persero) Dukung Pemprov Bali Sebagai Pelopor Adopsi Infrastruktur Penyiaran Terintegrasi. Sinergi TelkomGroup dan Pemprov Bali Hadirkan Layanan Televisi Digital Yang Andal
- Anggota DPRD Kabupaten Purworejo Roni Sumhastomo : Jadikan Momentum Hari Jadi Kabupaten Purworejo Yang Ke- 195 Sebagai Karya Nyata Mewujudkan Kemajuan Pembangunan dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Purworejo
- Roni Sumhastomo Tegaskan Bahwa APBD Kabupaten Purworejo Tahun 2026 Mendukung Visi dan Misi Bupati serta Dalam Rangka Mensukseskan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) periode 2025 – 2029
- PT. Telkom (Persero) Menggandeng Tech Giants Untuk Memperkuat Daya Saing SMK Telkom. Kolaborasi Global Dorong Kesiapan Talenta Vokasi dalam Menghadapi Industri Digital
- Di WEF Davos 2026, PT. Telkom (Persero) Paparkan Strategi Digital Untuk Pembangunan Indonesia. TelkomGroup Perkuat Keandalan Infrastruktur dan Konektivitas Dalam Mendorong Transformasi Ekonomi Digital Indonesia
- Buah Transformasi, Telkomsigma Raih “Growth Partner of the Year 2025” dari Alibaba Cloud. Penghargaan ini Memperkuat Komitmen Telkomsigma Dalam Menghadirkan Solusi IT, Cloud, dan Digital Services Bagi Pelanggan B2B
- Dinas Perkimtan (Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Telah Menyiapkan Empat Program Prioritas Guna Mendukung Visi dan Misi Bupati Purworejo
- PT. Telkom Gandeng Mitra Global Untuk Akselerasi Transformasi Digital Bank Pembangunan Daerah. Kerjasama Strategis ini Hadirkan Solusi Digital Secara end-to-end Untuk Tingkatkan Kapabilitas BPD Anggota Asbanda
- Nuon Milik PT. Telkom (Persero) Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Program ‘Thrift & Give’. Rayakan HUT ke- 15, Nuon Libatkan Karyawan Untuk Mewujudkan Komitmen ESG
- Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo Laksanakan Berbagai Program Kegiatan Untuk Menunjang Pengamanan
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Cek Kesehatan Gratis dan Bakti Sosial bagi Keluarga WBP dan Masyarakat Sekitar
- Finnet Milik PT. Telkom Raih Predikat “Trusted Company” pada CGPI 2025. Perkuat Posisi Sebagai Perusahaan Berintegritas dan Terpercaya, Finnet Tegaskan Komitmen GCG sebagai Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan
- Dukung Transformasi Digital Pendidikan Nasional, PIJAR Milik PT. Telkom Sukses Kawal Lebih Dari 85 Ribu Ujian Digital di 31 Provinsi. Pelaksanaan Ujian Diikuti Lebih dari 466 Ribu Siswa dari 680 Sekolah Secara Nasional
- Capaian Kinerja Fisik Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo Mencapai 100 Persen, Sedangkan Realisasi Serapan Anggaran Mencapai Angka 94,53 Persen
- TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatera, Jaringan dan Layanan Digital Kembali Normal. Telkom group Lanjutkan Penguatan Konektivitas dan Layanan Serta Dukungan Berkelanjutan Bagi Masyarakat di Fase Normalisasi Pasca Bencana
- Kolaborasi PT. Telkom (Persero) dan Alibaba Cloud Perkuat Ekosistem Talenta AI Indonesia. AI Talent Development Roadshow Digelar di Lima Kota Untuk Mempercepat Kesiapan Talenta Digital Menghadapi Kebutuhan Industri
- PT. Telkom (Persero) Bergerak Salurkan Bantuan dan Kegiatan Bakti Sosial Untuk Pemulihan Sarana Umum di Aceh. Dukungan Menyeluruh Bagi Anak dan Masyarakat Melalui Bantuan Pendidikan, Logistik, Fasilitas Publik, dan Pendampingan Psikososial
- Stunting Action Hub Antarkan Telkom Meraih Penghargaan di ICCS Summit 2025. Inisiatif ini Telah Memberikan Manfaat Kepada 591 Anak dan Orang Tua, Mendukung 975 Pengukuran Antropometri, serta Menyalurkan 7.586 Paket Makanan Yang Bergizi
- Kepala DPPPAPMD Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Tegaskan Bahwa Aparatur Desa Harus Sesuai Regulasi Dalam Mengelola Koperasi Desa Merah Putih
- Nuon Milik Telkom Sabet Penghargaan Creative Community Event Heroes di Ajang Marketeers Digital Marketing Heroes 2025. Kategori Creative Community Event Heroes Diberikan Kepada Nuon Atas Keberhasilan Behind The Game Area di Soundsfest 2025