H. Willgo Zainar : Kenaikan Harga BBM Menstimulus Kenaikan Harga Barang

H. Willgo Zainar, SE.,MBA., Anggota Fraksi Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya) DPR RI
Jakarta. Seputar Nusantara. Rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM (Bahan Bakar Minyak) akan menjadi yang pertama kali dalam sejarah Indonesia, di mana kenaikan harga BBM bersubsidi dilakukan di saat harga minyak dunia justru sedang terjun bebas.
Selama ini kenaikan harga BBM itu belum pernah dilakukan saat harga minyak dunia turun, jadi ini pertama kali dan aneh. Apa yang direncanakan oleh pemerintahan Jokowi tersebut di luar prediksi, pasalnya, selama ini pemerintah justru menurunkan harga BBM saat harga minyak dunia juga turun.
Menurut H. Willgo Zainar, SE., MBA., Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI, bahwa isu kenaikan BBM tersebut sudah menstimulus kenaikan harga- harga barang khususnya sembako (sembilan bahan pokok, red.) di beberapa tempat. Padahal barang- barang yang mengalami kenaikan harga tersebut merupakan komoditas dalam negeri, seperti sayur- mayur dan buah- buahan.
” Pertama, secara psikologis, kenaikan harga BBM ini akan mempengaruhi hajat hidup orang banyak secara keseluruhan. Artinya, ada sebagian yang berdampak secara langsung dan ada yang tidak langsung akibat dari kenaikan harga BBM ini. Nah, kedua, kondisi seperti ini tidak bisa kita biarkan, kalau memang mau naik berapa besarannya, kalau tidak naik ya tentu segera disampaikan ke masyarakat,” ungkap Willgo Zainar kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR- Senayan, pada Senin 17 November 2014.
Lebih jauh Willgo Zainar memaparkan, bahwa sikap Fraksi Partai Gerindra DPR RI adalah kita berharap agar pemerintah meninjau kembali keputusan atas rencana menaikkan harga BBM tersebut, karena pemerintahan Jokowi ini belum genap 1 bulan usianya. Mungkin ada pos- pos anggaran lain yang bisa diefisienkan, atau mungkin ada sumber- sumber pendapatan lain yang bisa dioptimalkan. Sehingga perlu waktu untuk mengkaji kembali rencana menaikkan harga BBM. Jangan serta merta menaikkan harga BBM, karena itu yang paling mudah untuk menutupi defisit anggaran belanja.
” Padahal harga minyak dunia sekarang ini sedang mengalami tren penurunan. Saya kira asumsi APBN pun masih diatas harga minyak dunia hari ini. Maka pemerintah harus transparan membuka data- data tersebut, bahwa berapa tingkat konsumsi BBM masyarakat secara umum dan berapa konsumsi untuk industri dan kapal- kapal. Konon kemarin saya merilis di berita, apa yang disampaikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan bahwa ada sekitar 6 ribu kapal itu fiktif, kapal fiktif itu konon yang mendapatkan subsidi BBM. Nah hal- hal seperti inilah yang harus dibuka bersama- sama, kalau memang itu fiktif, maka itu harus diatasi. Saya kira konsumsi masyarakat secara umum tidak sebesar itu,” tandas Politisi Partai Gerindra ini.
Selanjutnya Willgo Zainar menjelaskan bahwa alasan pemerintah subsidi BBM hanya membakar uang, itu alasan yang mengada- ada. Yang namanya BBM itu pasti dibakar, kalau tidak dibakar ya tidak mungkin. Oleh karena itu, kedepannya, lebih baik BBM tersebut dialihkan ke BBG (bahan bakar gas), karena BBG itu lebih ekonomis dan Indonesia punya cadangan gas yang sangat besar.
Mengenai pengalihan subsidi BBM ke KIS (Kartu Indonesia Sehat), KIP (Kartu Indonesia Pintar) dan KKS (Kartu Keluarga Sejahtera), menurut Willgo Zainar, adalah program pemerintah yang terburu- buru. Semestinya harus disiapkan sebaik- baiknya tentang data- datanya. Karena sasarannya adalah untuk keluarga miskin 28,8 juta penduduk miskin Indonesia. Katagori miskin itu harus dipertegas, apakah dari segi pendapatannya, atau fasilitas rumah tangganya, atau apa? Yang penting apapun itu, harus diperjelas dan dipertegas lagi parameter dan indikatornya.
” Kemudian, daerah- daerah sudah banyak yang memberikan program sekolah gratis dari SD sampai SMU, 12 tahun gratis wajib belajar. Mengapa pemerintah pusat tidak membangun saja infrastruktur sekolah di daerah- daerah, dan memperbanyak lagi Puskesmas, sehingga bisa bermanfaat langsung ke masyarakat, tanpa harus membuat kartu- kartu yang banyak dan mahal. Ditambah lagi dengan pola distribusi kartu- kartu tersebut yang amburadul, sehingga tidak tepat sasaran,” ucapnya.
” Kami kira, sangat bijaksana jika pemerintahan Jokowi- JK mengkaji lagi tentang rencana menaikkan harga BBM. Alasannya, harga BBM dunia sedang turun, kita juga punya sumber- sumber migas yang sangat luar biasa. Hanya saja lifting kita rendah, karena baru menggunakan 25 sumur minyak yang masih menggunakan teknologi rendah. Kita dalam mengelola minyak juga tidak efisien, karena cost recovery yang dilakukan oleh investor dari luar negeri, komposisinya tidak ideal. Mereka (investor asing 60), kita dapat 40. Jadi, sebaiknya pemerintah mengoptimalkan lagi kemampuan meningkatkan produksi minyak dalam negeri dan memperkuat struktur ekonomi di masyarakat. Jangan saat seperti sekarang ini menjelang Natal dan Tahun Baru, yang konsumsi BBM naik justru pemerintah menaikkan harga BBM. Jadi momentumnya yang tidak tepat untuk saat ini. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia
- Polemik di Masyarakat Purworejo yang Muncul Terkait Pemberitaan Mengenai Proses Tender Sebaiknya Tidak Diperpanjang Lagi, Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Turunkan Tensi