Ir. Soepriyatno : Partai Gerindra Dukung Pelestarian Budaya, Termasuk Trowulan

Ir. H. Soepriyatno, Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI Periode 2014- 2019
Jakarta. Seputar Nusantara. Situs Trowulan adalah kawasan kepurbakalaan dari periode klasik sejarah Indonesia yang berada di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto- Jawa Timur. Berbagai temuan-temuan yang diangkat di sini menunjukkan ciri-ciri pemukiman yang cukup maju. Berdasarkan kronik, prasasti, simbol, dan catatan yang ditemukan di sekitar kawasan tersebut, diduga kuat situs ini berhubungan dengan Kerajaan Majapahit.
Kawasan berdirinya struktur-struktur besar (candi, makam, dan kolam) mencakup wilayah sekitar 5 km × 5 km, dipotong oleh jalan negara yang menghubungkan kota Jombang dan Surabaya. Namun demikian, temuan-temuan yang terpendam diketahui berada di luar kawasan tersebut dan mencakup kawasan lebih luas lagi dengan ukuran 11 km × 9 km, sehingga mencakup pula wilayah timur Kabupaten Jombang. Situs Trowulan telah didaftarkan untuk menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 2009.
Nama “Trowulan” diambil dari nama kecamatan tempat ditemukannya mayoritas struktur besar yang ada. Ada dua pendapat mengenai asal nama ini. Pendapat yang pertama, diajukan oleh Henri Maclaine Pont, adalah dari asal “Setra Wulan”. Pendapat lain kedua, disebut dalam Serat Darmagandhul pupuh XX, ada tempat bernama “Sastrawulan”, tempat Brawijaya- Raja Majapahit, meminta sebagai lokasi makamnya.
Kitab perjalanan dari Tiongkok, Yingyai Shenglan, yang ditulis oleh anak buah Kapiten Cheng Ho, Ma Huan, menyebutkan bahwa Man-The-Po-i (Majapahit) merupakan kota yang sangat besar tempat Raja bermukim. Apakah yang dimaksud adalah pemukiman Trowulan? tidak ada yang menyebutkan, namun berbagai temuan memberikan dugaan kuat keterkaitan ini.
Menurut Ir. H. Soepriyatno, Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI Periode 2014- 2019, bahwa situs Trowulan ini merupakan peninggalan sejarah yang sangat besar di Indonesia. Situs Trowulan ini merupakan peninggalan Kerajaan Majapahit. Mestinya, harus ada kepedulian dari pemerintah untuk mengamankan aset budaya yang spektakuler tersebut.
” Situs Trowulan ini merupakan aset budaya bangsa Indonesia yang sangat spektakuler. Penemuan Candi di Trowulan seharusnya menjadi perhatian yang serius dari pemerintah. Selama ini banyak ditemukan peninggalan bersejarah berupa Candi, ini menunjukkan nenek moyang bangsa Indonesia mempunyai tingkat kebudayaan yang sangat tinggi,” ungkap Soepriyatno kepada seputarnusantara.com di Gedung Komisi XI DPR RI, pada Selasa 2 Desember 2014.
Soepriyatno memaparkan, bahwa budaya bangsa kita ini sangat besar, budaya bangsa kita “bukan ecek- ecek.” Seperti ditemukannya Candi di situs Trowulan, menunjukkan bahwa budaya bangsa Indonesia sangat besar. Contoh lainnya, dengan adanya Candi Borobudur, Candi Trowulan dan penemuan peninggalan situs Kerajaan Majapahit, menunjukkan bahwa luas wilayah kita yaitu Nusantara, sebenarnya lebih luas dari Indonesia yang sekarang ini.
” Pada waktu itu, Nusantara sebagai wilayah Kerajaan Majapahit sangat luas melebihi luasnya wilayah Indonesia sekarang. Ini menunjukkan budaya dan pengaruh Majapahit sangat besar. Oleh karena itu, baik pemerintah maupun Komisi X DPR, harus membahas dan mencari solusi agar situs Trowulan tetap bisa dilestarikan,” tegas Soepriyatno.
Lebih lanjut, Soepriyatno menjelaskan, sekarang ini kondisi Trowulan sangat memprihatinkan. Banyak penduduk yang menggali batu dan tanah di situs Trowulan demi kepentingan ekonomi. Karena disana, banyak penduduk yang membuat batu bata dari tanah liat yang diambil dari Trowulan. Padahal di situs Trowulan banyak ditemukan peninggalan Kerajaan Majapahit, namun justru dirusak oleh penduduk karena terdesak oleh kebutuhan ekonomi.
” Mereka menjual batu bata dari Trowulan seharga Rp 5.000,-/ biji, karena batu batanya lebih besar dari yang biasa. Ini harus segera ditertibkan, karena akan merusak situs bersejarah Trowulan. Kita khawatir akan terjadi pengrusakan terhadap situs budaya bangsa Indonesia yang berujung kepunahan situs budaya, maka ini harus segera diselamatkan,” ucap Politisi Partai Gerindra asal Jawa Timur ini.
Selanjutnya, Soepriyatno menuturkan, bahwa dirinya beberapa waktu yang lalu sekitar tanggal 20 November 2014 berkunjung ke situs Trowulan bersama Hasyim Djojohadikusumo. Kunjungan tersebut bersama pemerintah daerah setempat dan jajaran Partai Gerindra. Menurutnya, karena Partai Gerindra punya Manifesto, yang salah satunya adalah melestarikan budaya bangsa.
” Nah disitulah, maka kita berkunjung ke Trowulon sebagai implementasi dari Manifesto Partai Gerindra. Pak Hasyim Djojohadikusumo sangat giat dan perhatian terhadap pelestarian budaya bangsa Indonesia, karena itu merupakan peninggalan nenek moyang kita yang wajib dilestarikan. Pak Hasyim juga mendirikan sebuah Yayasan Pelestarian Budaya. Ini sangat penting, karena masih ada tokoh seperti Pak Hasyim yang cinta dan giat melestarikan budaya bangsa,” ungkap Soepriyatno dengan tegas.
Lebih jauh dirinya menegaskan, bahwa pemerintah harus segera bekerjasama dengan badan- badan dunia untuk melestarikan budaya Indonesia. Karena ini sangat luar biasa, ini menunjukkan peradaban budaya bangsa kita sangat tinggi. Kalau Trowulan direkonstruksi dan dipercantik, maka akan menjadi aset dan tujuan wisata nasional, yang akan banyak dikunjungi oleh turis baik dalam negeri maupun manca negara.
” Dulu kan pada zaman kerajaan ada tempat- tempat pertempuran dan tempat khusus bagi sang Raja. Maka Trowulan ini harus diteliti lebih jauh supaya masyarakat mengetahui sejarah yang sebenarnya. Di Trowulan juga ditemukan tulang tengkorak manusia yang usianya mencapai ribuan tahun yang lalu,” pungkas Soepriyatno di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- SCALA by Metranet Milik PT. Telkom (Persero) Dukung Pemprov Bali Sebagai Pelopor Adopsi Infrastruktur Penyiaran Terintegrasi. Sinergi TelkomGroup dan Pemprov Bali Hadirkan Layanan Televisi Digital Yang Andal
- Anggota DPRD Kabupaten Purworejo Roni Sumhastomo : Jadikan Momentum Hari Jadi Kabupaten Purworejo Yang Ke- 195 Sebagai Karya Nyata Mewujudkan Kemajuan Pembangunan dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Purworejo
- Roni Sumhastomo Tegaskan Bahwa APBD Kabupaten Purworejo Tahun 2026 Mendukung Visi dan Misi Bupati serta Dalam Rangka Mensukseskan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) periode 2025 – 2029
- PT. Telkom (Persero) Menggandeng Tech Giants Untuk Memperkuat Daya Saing SMK Telkom. Kolaborasi Global Dorong Kesiapan Talenta Vokasi dalam Menghadapi Industri Digital
- Di WEF Davos 2026, PT. Telkom (Persero) Paparkan Strategi Digital Untuk Pembangunan Indonesia. TelkomGroup Perkuat Keandalan Infrastruktur dan Konektivitas Dalam Mendorong Transformasi Ekonomi Digital Indonesia
- Buah Transformasi, Telkomsigma Raih “Growth Partner of the Year 2025” dari Alibaba Cloud. Penghargaan ini Memperkuat Komitmen Telkomsigma Dalam Menghadirkan Solusi IT, Cloud, dan Digital Services Bagi Pelanggan B2B
- Dinas Perkimtan (Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Telah Menyiapkan Empat Program Prioritas Guna Mendukung Visi dan Misi Bupati Purworejo
- PT. Telkom Gandeng Mitra Global Untuk Akselerasi Transformasi Digital Bank Pembangunan Daerah. Kerjasama Strategis ini Hadirkan Solusi Digital Secara end-to-end Untuk Tingkatkan Kapabilitas BPD Anggota Asbanda
- Nuon Milik PT. Telkom (Persero) Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Program ‘Thrift & Give’. Rayakan HUT ke- 15, Nuon Libatkan Karyawan Untuk Mewujudkan Komitmen ESG
- Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo Laksanakan Berbagai Program Kegiatan Untuk Menunjang Pengamanan
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Cek Kesehatan Gratis dan Bakti Sosial bagi Keluarga WBP dan Masyarakat Sekitar
- Finnet Milik PT. Telkom Raih Predikat “Trusted Company” pada CGPI 2025. Perkuat Posisi Sebagai Perusahaan Berintegritas dan Terpercaya, Finnet Tegaskan Komitmen GCG sebagai Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan
- Dukung Transformasi Digital Pendidikan Nasional, PIJAR Milik PT. Telkom Sukses Kawal Lebih Dari 85 Ribu Ujian Digital di 31 Provinsi. Pelaksanaan Ujian Diikuti Lebih dari 466 Ribu Siswa dari 680 Sekolah Secara Nasional
- Capaian Kinerja Fisik Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo Mencapai 100 Persen, Sedangkan Realisasi Serapan Anggaran Mencapai Angka 94,53 Persen
- TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatera, Jaringan dan Layanan Digital Kembali Normal. Telkom group Lanjutkan Penguatan Konektivitas dan Layanan Serta Dukungan Berkelanjutan Bagi Masyarakat di Fase Normalisasi Pasca Bencana
- Kolaborasi PT. Telkom (Persero) dan Alibaba Cloud Perkuat Ekosistem Talenta AI Indonesia. AI Talent Development Roadshow Digelar di Lima Kota Untuk Mempercepat Kesiapan Talenta Digital Menghadapi Kebutuhan Industri
- PT. Telkom (Persero) Bergerak Salurkan Bantuan dan Kegiatan Bakti Sosial Untuk Pemulihan Sarana Umum di Aceh. Dukungan Menyeluruh Bagi Anak dan Masyarakat Melalui Bantuan Pendidikan, Logistik, Fasilitas Publik, dan Pendampingan Psikososial
- Stunting Action Hub Antarkan Telkom Meraih Penghargaan di ICCS Summit 2025. Inisiatif ini Telah Memberikan Manfaat Kepada 591 Anak dan Orang Tua, Mendukung 975 Pengukuran Antropometri, serta Menyalurkan 7.586 Paket Makanan Yang Bergizi
- Kepala DPPPAPMD Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Tegaskan Bahwa Aparatur Desa Harus Sesuai Regulasi Dalam Mengelola Koperasi Desa Merah Putih
- Nuon Milik Telkom Sabet Penghargaan Creative Community Event Heroes di Ajang Marketeers Digital Marketing Heroes 2025. Kategori Creative Community Event Heroes Diberikan Kepada Nuon Atas Keberhasilan Behind The Game Area di Soundsfest 2025