DR. Bahrum Daido : Evaluasi dan Investigasi Menyeluruh Jatuhnya AirAsia

DR. Ir. H. Bahrum Daido, M. Si., Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat
Jakarta. Seputar Nusantara. Flight Data Recorder (FDR) yang merupakan bagian dari kotak hitam pesawat AirAsia sudah berhasil ditemukan dan diangkat. Kotak hitam akan mengungkap misteri jatuhnya AirAsia QZ8501.
FDR ditemukan tim penyelam dari Kapal Negara (KN) Jadayat pada Minggu (11/1/2015) kemarin. Awalnya KN Jadayat menangkap sinyal ping dari objek diduga black box. Lalu tim penyelam memastikan keberadaan alat tersebut di dasar laut.
Setelah dicek penyelam, ternyata objek tersebut FDR yang terlempar di bawah serpihan sayap pesawat. Penyelam tak bisa mengangkat FDR hari itu juga dan hanya ditandai karena alasan kondisi arus. Akhirnya, alat berwarna oranye itu diangkat tim penyelam TNI AL Senin (12/1/2015) pukul 07.11 WIB pagi tadi. Basarnas telah menyerahkan FDR bernomor seri Pn-2100-4043-02 dn Sn-000556583 itu ke Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk kemudian dibaca.
FDR umumnya berukuran 49 x 12,5 cm persegi. Alat ini merekam data-data teknis pesawat seperti ketinggian, kecepatan, putaran mesin, radar, auto pilot dan lain-lain. Ada 5 sampai 300 parameter data penerbangan yang direkam dalam black box ini. Bagian black box yang lain, yaitu Cockpit Voice Recorder (CVR) juga berhasil ditemukan, namun memang belum diangkat dari dasar laut. Rencananya CVR akan segera diangkat dari dasar laut hari ini juga.
Menurut DR. Ir. H. Bahrum Daido, M. Si., Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, sebenarnya kita menyoroti masalah kecelakaan pesawat AirAsia ada beberapa hal yang perlu dicermati dan diinvestigasi lebih lanjut. Pertama, apakah itu kesalahan dari ATC (Air Traffict Control, red), karena kalau ATC memberikan informasi yang salah kepada Pilot, maka dampaknya fatal dan bisa terjadi kecelakaan.
” Kedua, apakah akses cuaca dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) itu diterima dengan baik oleh ATC dan kemudian diinformasikan ke Pilot atau tidak? Seharusnya akses cuaca diterima oleh ATC dan Pilot, dimana letak awan berbahaya dll..sehingga Pilot dapat mengambil keputusan saat terbang,” ungkap Bahrum Daido kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR RI- Senayan, pada Senin 12 Januari 2015.
Lebih lanjut Bahrum Daido akan mempertanyakan, bahwa di pesawat terbang seperti Airbus apakah tidak ada alat pendeteksi cuaca dan awan berbahaya, sehingga bisa menghindari dari hal tersebut? Seharusnya pada saat Pilot melihat awan berbahaya tersebut, segera menyampaikan ke ATC dan meminta untuk bergeser sekian derajat ajar selamat penerbangannya.
” Nah, apakah di pesawat AirAsia itu ada alat tersebut? Kalau ada berfungsi atau tidak, itu yang perlu di evaluasi. Kemudian berikutnya, saya akan tanyakan ke KNKT, apakah pesawat AirAsia jatuh karena humam error (kesalahan Pilot) yang tidak menjalankan instruksi dari ATC atau bagaimana?” tegasnya.
Selanjutnya, Bahrum Daido juga akan mempertanyakan saat Rapat Dengar Pendapat di Komisi V DPR, apakah jatuhnya AirAsia juga mungkin disebabkan oleh kerusakan dari pesawat atau bukan. Sebenarnya itu yang menjadi pokok- pokok pikiran yang akan kita pertanyakan saat Rapat Dengar Pendapat di Komisi V DPR (Selasa, 13 Januari 2015) dengan Basarnas, BMKG, KNKT dan AirAsia, sehingga dapat jawaban yang memuaskan.
” Kita juga akan mempertanyakan ke Kementerian Perhubungan, mengapa AirAsia saat itu mendapatkan izin terbang, padahal diluar jadwal yang sudah ditetapkan. Kemudian, siapa yang berwenang memberikan izin terbang AirAsia tersebut, sehingga bisa diinvestigasi lebih lanjut,” tegasnya.
” Sedangkan masalah izin terbang itu adalah masalah legalitas. Sedangkan kecelakaan AirAsia adalah masalah teknis yang perlu diinvestigasi secara mendalam. Kalau masalah legalitas itu lain lagi, tetapi itu tetap akan kita konfirmasi ke Kementerian Perhubungan dan otoritas bandara,” pungkas Bahrum Daido dipenghung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- SCALA by Metranet Milik PT. Telkom (Persero) Dukung Pemprov Bali Sebagai Pelopor Adopsi Infrastruktur Penyiaran Terintegrasi. Sinergi TelkomGroup dan Pemprov Bali Hadirkan Layanan Televisi Digital Yang Andal
- Anggota DPRD Kabupaten Purworejo Roni Sumhastomo : Jadikan Momentum Hari Jadi Kabupaten Purworejo Yang Ke- 195 Sebagai Karya Nyata Mewujudkan Kemajuan Pembangunan dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Purworejo
- Roni Sumhastomo Tegaskan Bahwa APBD Kabupaten Purworejo Tahun 2026 Mendukung Visi dan Misi Bupati serta Dalam Rangka Mensukseskan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) periode 2025 – 2029
- PT. Telkom (Persero) Menggandeng Tech Giants Untuk Memperkuat Daya Saing SMK Telkom. Kolaborasi Global Dorong Kesiapan Talenta Vokasi dalam Menghadapi Industri Digital
- Di WEF Davos 2026, PT. Telkom (Persero) Paparkan Strategi Digital Untuk Pembangunan Indonesia. TelkomGroup Perkuat Keandalan Infrastruktur dan Konektivitas Dalam Mendorong Transformasi Ekonomi Digital Indonesia
- Buah Transformasi, Telkomsigma Raih “Growth Partner of the Year 2025” dari Alibaba Cloud. Penghargaan ini Memperkuat Komitmen Telkomsigma Dalam Menghadirkan Solusi IT, Cloud, dan Digital Services Bagi Pelanggan B2B
- Dinas Perkimtan (Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Telah Menyiapkan Empat Program Prioritas Guna Mendukung Visi dan Misi Bupati Purworejo
- PT. Telkom Gandeng Mitra Global Untuk Akselerasi Transformasi Digital Bank Pembangunan Daerah. Kerjasama Strategis ini Hadirkan Solusi Digital Secara end-to-end Untuk Tingkatkan Kapabilitas BPD Anggota Asbanda
- Nuon Milik PT. Telkom (Persero) Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Program ‘Thrift & Give’. Rayakan HUT ke- 15, Nuon Libatkan Karyawan Untuk Mewujudkan Komitmen ESG
- Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo Laksanakan Berbagai Program Kegiatan Untuk Menunjang Pengamanan
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Cek Kesehatan Gratis dan Bakti Sosial bagi Keluarga WBP dan Masyarakat Sekitar
- Finnet Milik PT. Telkom Raih Predikat “Trusted Company” pada CGPI 2025. Perkuat Posisi Sebagai Perusahaan Berintegritas dan Terpercaya, Finnet Tegaskan Komitmen GCG sebagai Fondasi Pertumbuhan Berkelanjutan
- Dukung Transformasi Digital Pendidikan Nasional, PIJAR Milik PT. Telkom Sukses Kawal Lebih Dari 85 Ribu Ujian Digital di 31 Provinsi. Pelaksanaan Ujian Diikuti Lebih dari 466 Ribu Siswa dari 680 Sekolah Secara Nasional
- Capaian Kinerja Fisik Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo Mencapai 100 Persen, Sedangkan Realisasi Serapan Anggaran Mencapai Angka 94,53 Persen
- TelkomGroup Berhasil Rampungkan Infrastruktur di Sumatera, Jaringan dan Layanan Digital Kembali Normal. Telkom group Lanjutkan Penguatan Konektivitas dan Layanan Serta Dukungan Berkelanjutan Bagi Masyarakat di Fase Normalisasi Pasca Bencana
- Kolaborasi PT. Telkom (Persero) dan Alibaba Cloud Perkuat Ekosistem Talenta AI Indonesia. AI Talent Development Roadshow Digelar di Lima Kota Untuk Mempercepat Kesiapan Talenta Digital Menghadapi Kebutuhan Industri
- PT. Telkom (Persero) Bergerak Salurkan Bantuan dan Kegiatan Bakti Sosial Untuk Pemulihan Sarana Umum di Aceh. Dukungan Menyeluruh Bagi Anak dan Masyarakat Melalui Bantuan Pendidikan, Logistik, Fasilitas Publik, dan Pendampingan Psikososial
- Stunting Action Hub Antarkan Telkom Meraih Penghargaan di ICCS Summit 2025. Inisiatif ini Telah Memberikan Manfaat Kepada 591 Anak dan Orang Tua, Mendukung 975 Pengukuran Antropometri, serta Menyalurkan 7.586 Paket Makanan Yang Bergizi
- Kepala DPPPAPMD Kabupaten Purworejo- Jawa Tengah Tegaskan Bahwa Aparatur Desa Harus Sesuai Regulasi Dalam Mengelola Koperasi Desa Merah Putih
- Nuon Milik Telkom Sabet Penghargaan Creative Community Event Heroes di Ajang Marketeers Digital Marketing Heroes 2025. Kategori Creative Community Event Heroes Diberikan Kepada Nuon Atas Keberhasilan Behind The Game Area di Soundsfest 2025