H. Totok Daryanto : Kongres PAN Sebagai Ajang Rekonsiliasi dan Regenerasi

H. Totok Daryanto, SE., Anggota Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional) DPR RI Periode 2014- 2019
Jakarta. Seputar Nusantara. Ketua Majelis Pakar PAN (Partai Amanat Nasional) Prof. DR. H. Amien Rais, MA., meminta agar ada regenerasi kepemimpinan di tubuh PAN. Ketua Umum PAN menurut dia, hanya boleh menjabat untuk satu kali periode atau lima tahun.
Hatta Rajasa yang saat ini menjadi ketua umum incumbent disarankan tak mencalonkan diri lagi di Kongres PAN tahun ini. Amien pun mangajukan nama Zulkifli Hassan untuk memimpin partai berlambang matahari biru itu untuk periode 2015-2020.
Sedangkan menurut H. Totok Daryanto, SE., Anggota Fraksi PAN DPR RI periode 2014- 2019, bahwa kongres PAN 2015 ini merupakan ajang untuk melakukan rekonsiliasi dan regenerasi. Dan juga sebagai ajang perlunya dilakukan reorientasi terhadap program- program kerja PAN ke depannya.
” Rekonsiliasi dimaksudkan, karena sepanjang perjalanan PAN, dari masa reformasi hingga sekarang ini, banyak pendiri dan kade- kaderr PAN yang berada di luar PAN. Mereka berada di berbagai profesi dan pekerjaan. Ada sebagian dari mereka yang tidak lagi berkiprah di PAN dan bahkan sudah tidak berpolitik praktis lagi. Nah, kita berharap kepemimpinan baru nantinya, bisa merangkul kembali para pendiri dan kader- kader PAN lainnya,” ungkap Totok Daryanto kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR RI- Senayan, pada Selasa 13 januari 2015.
” Jadi, figur yang kita butuhkan sebagai pemimpin PAN pada periode mendatang 2015- 2020 adalah figur pemimpin yang mampu merajut rekonsiliasi. Dan juga ada trust/ kepercayaan dari kader- kader PAN kepada figur pemimpin tersebut, sehingga PAN akan semakin jaya. Kemudian, PAN juga harus melakukan regenerasi mulai dari pucuk pimpinan partai, dimana Ketua umum PAN itu sebaiknya tidak lebih dari satu periode, sehingga bisa memberikan kesempatan kepada kader- kader lainnya untuk menerima amanah tertinggi sebagai pimpinan PAN,” terang Totok Daryanto, Politisi PAN ini.
Lebih lanjut Totok Daryanto memaparkan bahwa, tokoh yang menjadi Ketua Umum PAN mendatang adalah seorang pribadi yang harus betul- betul menyadari tentang arti dan makna regenerasi itu. Dan nanti setelah menjabat selama 5 tahun, tidak ada lagi mempunyai keinginan untuk memimpin PAN berikutnya, jadi harus mempunyai komitmen seperti itu.
” Dan yang sangat penting juga adalah masalah reorientasi program- program kerja PAN. Partai Amanat Nasional dan juga partai- partai lainnya, sebenarnya sekarang ini belum secara riil melakukan kerja- kerja politik. Kebanyakan partai politik melakukan kerja- kerja politik tidak lebih dari 20% saja, sisanya lebih banyak melakukan kerja- kerja yang bersifat sosial dan lain- lain. Kita ingin mengubah PAN menjadi partai yang berciri khusus dan mengedepankan kerja- kerja poilitik,” tegas Totok Daryanto.
Selanjutnya, yang dimaksud kerja politik adalah partai- partai politik harus selalu ikut hadir dalam problem- problem yang dihadapi oleh masyarakat dan turut memberikan solusi, prinsipnya seperti itu. Jadi kalau sekarang ini petani tebu sedang bangkrut karena harga tebu sedang jatuh, maka partai politik seharusnya terjun turut membela petani tebu. Bisa dengan cara stop impor gula, supaya harga gula dalam negeri menjadi bagus. Atau bisa juga mendorong pemerintah agar memberikan semacam bantuan atau subsidi untuk mengatasi kerugian petani tebu tersebut.
” Kemudian contoh lain kerja politik, misalkan terjadi kerusakan lingkungan di suatu daerah, seharusnya partai politik ikut menyuarakan dan memberikan solusi atas hal tersebut. Sehingga lingkungan tidak menjadi rusak walaupun tetap ada penambangan, misalnya. Atau misal, jalur Pantura yang selalu mengalami gangguan dan tidak lancar arus transportasinya, seharusnya kader- kader partai politik atau anggota Legislatif dari daerah pemilihan sana, ikut memberikan solusi, itu yang dimaksud dengan kerja politik, yang selama ini memang sangat kurang,” terangnya.
Menurut Totok Daryanto, figur pemimpin PAN mendatang adalah figur yang juga harus mampu melakukan reorientasi program kerja PAN. Jadi harus mampu mengubah cara kerja partai dan budaya partai, itu dampaknya akan sangat luas, dari persoalan pengkaderan, tata hubungan antara pengurus pusat dan daerah, kemudian juga persoalan mengenai pembagian kewenangan antara pengurus pusat dengan daerah, itu semua dampak dari adanya reorientasi program kerja PAN.
” Oleh karena itulah, saya melihat bahwa figur Ketua MPR RI Zulkifli Hasan merupakan salah satu figur yang ideal untuk memimpin PAN kedepan dan akan mampu menghadapi 3 tantangan tersebut, yakni rekonsiliasi, regenerasi dan reorientasi program kerja PAN,” pungkas Totok Daryanto di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional