Muhammad Iqbal, SE.: Tekan Penyebaran Penyakit, BPOM Harus Diperkuat

Muhammad Iqbal, SE., M. Kom., Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PPP (Partai Persatuan Pembangunan)
Jakarta. Seputar Nusantara. Peredaran apel impor asal Amerika Serikat yang terkontaminasi bakteri berbahaya, seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat badan karantina. Sebab selama ini pemerintah dinilai terlalu fokus pada ketahanan dan kedaulatan pangan, sementara keamanannya dikesampingkan.
Menurut Muhammad Iqbal, SE.,M. Kom., Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PPP (Partai Persatuan Pembangunan), bahwa kasus apel asal Amerika yang berbahaya itu adalah warning bahwa masih banyak lagi produk impor yang harus diuji dan diawasi.
Muhammad Iqbal mengatakan, satu-satunya bumper pemerintah dalam melindungi masyarakat dari produk berbahaya adalah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Tapi faktanya, barang impor berbahaya bisa masuk akibat kekurangtelitian dan pemeriksaannya yang terkesan sangat longgar.
” Terbukti, setelah ada barang yang masuk dari luar negeri, kita baru sadar bahwa disitu ada bakteri. Itu pun informasinya dari luar. Makanya, BPOM-lah yang harus diperkuat agar Indonesia siap merespons barang-barang impor lainnya. Ketika BPOM kuat dan telah memiliki instrument pengujian yang cukup dan memadai serta SDM yang mumpuni, maka akan dapat melakukan penolakan atas impor yang masuk dengan alasan membahayakan kesehatan,” ungkap Muhammad Iqbal kepada seputarnusantara.com di gedung Nusantara 1 DPR- Senayan, pada Rabu 4 Februari 2015.
Menurut Politisi PPP ini, penguatan BPOM juga dinilai justru akan semakin melindungi masyarakat dari penyakit berbahaya, serta melindungi petani dari gempuran produk- produk impor yang sembarangan.
” Termasuk post market juga harus diawasi oleh BPOM, tetapi kalau barang tersebut sudah terlanjur masuk ke Indonesia, maka harus segera ditarik oleh BPOM. Supaya masyarakat terhindar dari penyakit. Kalau perlu BPOM juga harus gencar melakukan razia- razia terhadap produk berbahaya. Karena kalau tidak, maka saya khawatir akan diperjualbelikan ke masyarakat, dan berdampak pada penyebaran penyakit,” tegas Muhammad Iqbal.
Selanjutnya Muhammad Iqbal menjelaskan, bahwa pengawasan oleh BPOM sangatlah penting dilakukan. BPOM juga harus selalu berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pertanian untuk mengawasi peredaran produk- produk makanan di masyarakat.
” Kalau di super market sudah banyak beredar makanan yang mengandung zat berbahaya, maka BPOM harus rutin melakukan pengawasan. Karena kalau pengawasan tidak rutin dilakukan oleh BPOM, misal bulan ini ada pengawasan, tetapi bulan berikutnya lengah tidak melakukan pengawasan, maka produk berbahaya bisa masuk ke Indonesia. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi dan mengurangi peredaran produk berbahaya, pengawasan yang ketat dan rutin harus dilakukan,” pungkas Muhammad Iqbal di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia