logo seputarnusantara.com

Totok Daryanto, SE.: Baleg DPR Targetkan 150 UU Terbentuk Periode Ini

Totok Daryanto, SE.: Baleg DPR Targetkan 150 UU Terbentuk Periode Ini

H. Totok Daryanto, SE., Wakil Ketua Baleg DPR RI dari Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional)

5 - Feb - 2015 | 14:14 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. Badan Legislasi (Baleg) DPR RI segera menetapkan Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2015 paling lambat sebelum masa persidangan kedua berakhir pada 18 Februari 2015 mendatang. Prolegnas tahun 2015 harus sudah selesai sebelum masa persidangan kedua berakhir.

Menurut H. Totok Daryanto, SE., Wakil Ketua Baleg DPR RI dari Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional), bahwa Baleg DPR RI bertekad dalam lima tahun ini akan mendorong lahirnya UU yang urgen bagi kepentingan masyarakat. Dan akan mengurangi usulan RUU baik itu dari pemerintah, DPD maupun Alat Kelengkapan DPR yang tumpang tindih dan yang dianggap relevansinya kurang kuat.

” Dengan demikian, kita hanya akan menyusun sekitar 150 RUU saja dalam lima tahun yang akan datang. Target kita, akan terpenuhi semua 150 RUU tersebut menjadi UU. Sekarang juga sedang disusun RUU prioritas tahun 2015 sejumlah 50 RUU, kemudian 2016 40 RUU, tahun 2017 sekitar 20 RUU, dan sisanya untuk tahun 2018 serta 2019. Kita buat manajemen dalam pembahasan RUU ini, dengan pembagian seperti itu. Karena berdasarkan pengalaman yang lalu, banyak RUU yang menumpuk di akhir periode disebabkan anggota Dewan sudah sibuk menghadapi Pemilu,” ungkap Totok Daryanto kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR RI- Senayan, pada Rabu 4 Februari 2015.

Lebih lanjut Totok Daryanto menjelaskan, dari 150 RUU tersebut, pembagiannya adalah pada awal periode lebih banyak, kemudian tahun- tahun berikutnya semakin sedikit. Itu merupakan manajemen Baleg dalam pembentukan RUU menjadi UU agar dapat tercapai targetnya. Hal ini berbeda dengan periode- periode sebelumnya, karena tidak ada perencanaan dan manajemen yang bagus, sehingga DPR dianggap gagal dalam menyelesaikan sejumlah UU, karena target sangat besar tetapi pencapaiannya kecil.

” Saya optimis target 150 RUU akan selesai dalam periode ini, karena sudah diseleksi sedemikian rupa dan menggunakan manajemen yang bagus. Itulah pentingnya menerapkan suatu manajemen yang bagus agar target pencapaian dan penyelesaian RUU bisa tercapai,” terang Politisi PAN ini.

Totok Daryanto memaparkan bahwa yang dimaksud dengan RUU prioritas adalah RUU yang sangat mendesak diperlukan oleh masyarakat. Misalnya kalau di Komisi VII yang terkait dengan UU Migas, karena UU Migas ini penting bagi kepentingan rakyat. Dalam UU Migas ada yang namanya SKK Migas tetapi sudah dibubarkan oleh Mahkamah Konstitusi. Padahal UU Migas masih berlaku, itu yang perlu segera direvisi UU- nya, ini masuk dalam prioritas 2015.

” Juga UU Minerba (Mineral dan Batubara). Dalam UU Minerba ada wacana bahwa seharusnya batubara dipisahkan dalam rumpun mineral. Batubara sebaiknya dimasukkan dalam rumpun energi, dengan demikian membutuhkan perubahan- perubahan aturan di dalamnya. Demikian juga di Komisi XI yang terkait dengan Keuangan dan Perbankan, dan lain- lain itu perlu direvisi demi kepentingan rakyat,” tegas Totok Daryanto.

Sebagai Wakil Ketua Baleg DPR RI, Totok Daryanto menegaskan kepada seluruh anggota Baleg DPR RI bahwa karena penyusunan RUU di Baleg sudah manageble dan sudah dibuat sedemikian rupa sesuai dengan dinamika anggota DPR yang sering rapat ganda, yang penting adalah komitmen dari seluruh anggota Baleg untuk menyelesaikan tugas ini, karena ini merupakan kepentingan kita bersama.

” Saya menegaskan kembali bahwa tugas dan fungsi DPR kan hanya 3 saja, Legislasi, Anggaran dan Pengawasan. Dan tugas pokok anggota DPR RI adalah bidang Legislasi. Oleh karena itu, tugas pokok Dewan dalam hal Legislasi, bisa diselesaikan dengan baik. Dan untuk menjaga citra DPR, tidak lain adalah dengan cara membuat UU yang bagus dan bisa diselesaikan sesuai dengan target. Komitmen itulah yang harus dilaksanakan oleh anggota Dewan. Saya melihat semangat serta suasana seluruh anggota Baleg sama, yaitu untuk mendahulukan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara,” pungkas Totok Daryanto di penghujung wawancara. (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline