Ir. Soepriyatno : Pembentukan BLU di Kementerian Keuangan Harus Transparan

Ir. H. Soepriyatno, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya)
Jakarta. Seputar Nusantara. Badan Layanan Umum (BLU) adalah instansi di lingkungan Pemerintah yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencari keuntungan. BLU dalam melakukan kegiatannya didasarkan pada prinsip efisiensi dan produktifitas. BLU terdapat di lingkungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. BLU di daerah disebut Badan Layanan Umum Daerah (disingkat BLUD), (Pasal 1 ayat 23 UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara).
Selanjutnya dalam pasal 68 ayat (1) menyatakan tujuan pembentukan BLU yaitu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan kata lain pemerintah ingin menjadikan BLU sebagai organisasi yang customer-oriented, not-for-profit oriented dan outcome-oriented. Customer oriented adalah suatu organisasi yang peka atas kebutuhan pelanggan sehingga produk dan atau jasa yang dijual selalu ditujukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan.
Organisasi not-for-profit-oriented yaitu organisasi yang dikelola bukan dalam rangka mencari laba, dimana pendapatan yang diperoleh semata-mata untuk peningkatan mutu pelayanan sehingga bermanfaat bagi pengguna akhir layanan. Sedangkan outcome-oritented adalah suatu pengelolaan organisasi yang dikelola yang lebih mengutamakan pencapaian hasil yang diharapkan. Secara konsep, pembentukan BLU telah dilandasi prinsip yang tepat untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Menurut Ir. H. Soepriyatno, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, bahwa pembentukan BLU di bawah Kementerian Keuangan RI merupakan sebuah terobosan yang bagus. BLU di bawah Kementerian Keuangan ini merupakan sebuah lembaga yang ideal. Namun, dirinya yakin, bahwa pada praktek di lapangan akan ada moral hazard (keadaan yang berkaitan dengan sifat, pembawaan dan karakter manusia yang dapat menambah besarnya kerugian dibanding dengan risiko rata-rata, red).
” Semua lembaga atau BLU yang didirikan oleh pemerintah itu pasti mempunyai tujuan yang baik. Tetapi dalam pelaksanaannya di lapangan sering terjadi penyimpangan- penyimpangan. Oleh karena itu saya tekankan, agar Menteri Keuangan dalam membentuk suatu Lembaga/ BLU harus benar- benar transparan dan akuntabel. Ini akan sangat berbahaya kalau tidak transparan dan akuntabel,” ungkap Soepriyatno saat Rapat Kerja dengan Menteri Keuangan RI di Komisi XI DPR RI- Senayan, pada Kamis 5 Februari 2015.
Lebih lanjut Soepriyatno memaparkan, bahwa keinginan Komisi XI DPR adalah setelah Badan tersebut terbentuk, walaupun sifatnya hanya BLU, dirinya menegaskan agar setiap tahun BLU Kementerian Keuangan tersebut memberikan laporannya kepada Komisi XI DPR. Karena Lembaga tersebut asetnya sangat besar, untuk itu Kementerian Keuangan harus memberikan laporan tahunan kepada DPR.
” Apa rencana kerja jangka pendek, menengah dan jangka panjang BLU tersebut. Karena ini pasti akan terjadi nantinya, moral hazard yang tinggi, pasti ada hengky- pengky, karena menyangkut jual- beli tanah, tidak mungkin tidak terjadi. Nanti juga akan banyak calo- calo tanah berkeliaran. Memang tujuannya baik, nawaitunya sangat luhur ini Ketua. Saya setuju pembentukan BLU tersebut, tetapi di lapangan pasti terjadi penyimpangan- penyimpangan,” tegas Politisi Partai Gerindra ini.
Soepriyatno menegaskan kembali bahwa pembentukan BLU tersebut harus akuntabel dan transparan. Untuk itu, pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan, harus memberikan laporan tahunan kepada DPR. Pada prinsipnya DPR setuju dengan pembentukan BLU tersebut, namun harus rutin memberikan laporan. Apa saja asetnya dan apa saja yang akan dibeli oleh BLU tersebut, karena ini menyangkut keuangan negara.
” Memang tujuannya sangat Luhur, tetapi seringkali terjadi di lapangan adanya penyimpangan- penyimpangan. Apalagi nanti salah dalam menempatkan orang- orang untuk mengurus BLU tersebut. Dan juga yang perlu diwaspadai adalah intervensi politik ke BLU tersebut. Kita semua tahu bahwa Presiden juga butuh uang banyak, nanti ada proyek ini proyek itu, ini menjadi tidak bagus. Karena yang kita takutkan adalah, seringkali ada intervensi politik di pemerintahan. Niatnya baik, tetapi menjelang Pemilu karena butuh dana besar menjadi kacau semuanya. Jangan sampai ganti Presiden dan ganti Menteri, mainsetnya sudah beda lagi, ini akan berbahaya!” pungkas Soepriyatno dengan lantang. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia