Ir. Nurdin Tampubolon : Pembayaran Pajak Optimal, Penerimaan Sesuai Target
Ir. Nurdin Tampubolon, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Hanura (Hati Nurani Rakyat)
Jakarta. Seputar Nusantara. Dewasa ini kita seringkali mendengar adanya informasi bahwa negara kita memiliki fiscal space yang terbatas. Kondisi yang demikian mengakibatkan pemerintah tidak memiliki keleluasaan gerak dalam merencanakan dan mendorong pembangunan di Indonesia. Banyak pihak berpendapat bahwa salah satu sebab terbatasnya fiscal space tersebut adalah karena realisasi penerimaan negara yang yang masih belum sebanding dengan potensi penerimaan yang seharusnya diterima.
Pada tahun 2012, rasio pajak nasional terhadap PDB hanya sekitar 12,3%, atau menjadi 13,3% jika ditambah dengan pajak daerah. Hal tersebut merupakan pencapaian yang kurang menggembirakan bila dibandingkan dengan rasio pajak rata-rata negara berkembang lainnya yang berkisar antara 19- 26 persen. Bahkan, apabila dilihat dalam internal pengelolaan APBN saja, performa penerimaan pajak juga bisa dibilang kurang menggembirakan. Hal tersebut bisa dilihat dari tren realisasi pajak selama 10 tahun terakhir yang tidak pernah mencapai target yang ditetapkan dalam APBN.
Dalam 10 tahun terakhir, realisasi penerimaan perpajakan yang bisa mencapai target yang ditetapkan hanya pada tahun 2008. Sedangkan pada tahun-tahun lainnya, realisasi penerimaan perpajakan tidak pernah mencapai target yang ditetapkan dalam APBN/ APBN Perubahan. Kondisi yang demikian memicu perdebatan opini yang cukup hangat di tingkat nasional, terutama terkait dengan apa dan bagaimana solusi untuk meningkatkan penerimaan perpajakan di Indonesia. Mulai dari pembentukan Badan Penerimaan Negara sampai dengan pemberian akses data perbankan kepada para fiscus.
Menurut Ir. Nurdin Tampubolon, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Hanura, bahwa agar penerimaan negara bisa mencapai target sesuai yang ditetapkan, yang perlu dilakukan oleh pemerintah adalah salah satunya dengan mengoptimalkan pembayaran pajak. Penerimaan negara itu ada tiga jenis, yaitu dari pajak dan cukai, ini yang paling besar sekitar 70- 75%. Kemudian penerimaan negara dari PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) dan kemudian ada penerimaan negara dari deviden (pembagian keuntungan dari BUMN).
” Kalau pemerintah mau meningkatkan penerimaan negara dari sektor pajak, tentu Pemerintah harus menggeliatkan sektor riil, pajak perorangan, pajak perusahaan dan sebagainya. Jadi, pemerintah harus menggeliatkan sektor riil, sehingga akan ada peningkatan produksi barang dan jasa, yang berdaya saing didalam negeri maupun manca negara. Sehingga sektor riil akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi,” ungkap Nurdin Tampubolon kepada seputarnusantara.com di Gedung Komisi XI DPR- Senayan, pada Rabu 5 Februari 2015.
Lebih lanjut Nurdin Tampubolon memaparkan, kalau sektor riil memperoleh keuntungan yang lebih besar, sudah barang tentu akan membayar pajak lebih besar. Kalau kita lihat kesana, maka pemerintah harus memberikan perhatian serius kepada sektor riil agar bisa meningkatkan produksinya. Sektor riil tentu membutuhkan dana untuk operasionalnya, maka sektor riil akan dapat dana dari produksinya dan dana dari Perbankan. Kalau sektor riil sudah mampu berdaya saing dan meningkatkan produksinya, tentu mereka akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
” Dana pinjaman dari Perbankan dengan bunga yang ringan, tentu akan memudahkan sektor riil dalam membiayai operasional produksinya. Kalau bunga Bank lebih rendah dari negara- negara sekitar, maka produksi dalam negeri akan lebih tinggi dan meningkat. Ini akan mendukung daya saing produksi dalam negeri,” terang Nurdin Tampubolon, Politisi Partai Hanura ini.
Yang tidak kalah pentingnya, lanjut Nurdin Tampubolon, pemerintah harus selalu melakukan pengawasan terhadap pembayaran pajak tersebut. Pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal pajak harus selalu mendata para wajib pajak agar mentaati pembayaran pajak kepada negara. Pemerintah juga harus memperluas jaringan para petugas pajak, sehingga dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia.
” Pendataan dan kontrol terhadap para wajib pajak ini sangat penting, agar penerimaan negara dari sektor pajak dapat optimal. Pemerintah juga harus serius mengurus BUMN- BUMN agar tetap sehat dan tidak ada korupsi di BUMN. Kalau BUMN sehat dan tidak ada korupsi, maka deviden BUMN akan lebih besar, sehingga pemerintah juga akan mendapatkan dana yang lebih besar dari BUMN- BUMN tersebut,” pungkas Nurdin Tampubolon di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dilanjutkan Verifikasi Usulan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) di Wilayah Kabupaten Purworejo
- Sustainability Report 2025 : TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. Implementasi 3 Pilar ESG : Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business Jadi Bagian Integral dari Agenda Transformasi TelkomGroup Dalam Memperkuat Daya Saing, Menciptakan Nilai Jangka Panjang, serta Hadirkan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Bisnis
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas LHP Kabupaten Purworejo Selenggarakan Berbagai Kegiatan Untuk Perbaiki Iklim dan Wujudkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI
- Gelar RUPST Tahun Buku 2025, PT. Telkom (Persero) Bagikan Dividen Rp 21,9 Triliun. Restui Program Buyback, Rencana Strategis, dan Penyegaran Pengurus Perseroan, Sebagai Bukti Akselerasi Transformasi Digital dan Perluasan Kontribusi Bagi Bangsa
- Proses Tender Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Berada di Pengadaan Barang dan Jasa, Akhir Juni 2026 Diharapkan Sudah Ada Pemenang Tender dan Segera Bisa Dimulai Pembangunannya
- Telkom Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik Melalui Edukasi Bersama Komisi Informasi Pusat di SMK Telkom Purwokerto. Melalui Edukasi di SMK Telkom Purwokerto, Telkom Mendukung Penguatan Literasi Informasi dan Literasi Digital Untuk Membangun Generasi Muda Yang Inklusif dan Berdaya Saing
- Telkom Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital. Regulator, BUMN Strategis, Pelanggan Enterprise, dan Global Technology Partners Berkolaborasi Merumuskan Blueprint Cloud, AI, dan Keamanan Siber Sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
- Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, PT. Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam. NeutraDC Nxera Batam Siapkan Pengembangan Gedung Kedua (BTM-2) Untuk Menjawab Permintaan Kawasan SIJORI
- Luncurkan AIcosystem, PT. Telkom (Persero) Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri. Menyatukan Kapabilitas AI TelkomGroup Dalam Ekosistem Terintegrasi Untuk Menghadirkan Solusi AI Yang Berdaulat, Berdampak, dan Berkelanjutan
- Polres Purworejo- Jawa Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Untuk Tegakkan Disiplin Dalam Berlalu Lintas dan Keselamatan Pengendara
- TelkomMetra Mantapkan Langkah Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Ekspansi Dibawah Fullerton Health. Inisiatif Strategis ini Sejalan dengan Arahan Streamlining Danantara Indonesia kepada TelkomGroup Untuk Memperkuat Struktur dan Mempertajam Fokus Bisnis
- Laporan Keuangan Telkom Kuartal I 2026 : Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi
- Rayakan Idul Adha, Rutan Kelas IIB Purworejo- Jawa Tengah Selenggarakan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Untuk Tanamkan Nilai- Nilai Spiritual dan Sosial
- Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi. Penguatan Budaya Kerja dan Sistem Tata Kelola Yang Terintegrasi Menjadi Fondasi Operasional Adaptif dan Berkelanjutan
- Didukung Danantara, PaDi UMKM Milik Telkom Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM. Melalui PaDi Business Forum & Showcase 2026, PaDi UMKM Menghadirkan Transformasi Pengadaan Berbasis Digital Untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Nasional Yang Inklusif dan Berkelanjutan
- Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat. Sinergi TelkomGroup Hadirkan Kebahagiaan Idula Adha Bagi Lebih dari 60 Ribu Masyarakat di Berbagai Daerah Indonesia
- PT. Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026. Kolaborasi Nasional Melalui Pembentukan AdyaCakra Dorong Penguatan Sovereign Cloud, AI, dan Cybersecurity Indonesia
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026
- TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025. TelkomGroup Kembali Mencatatkan Prestasi Melalui Penghargaan Best Employer Brand Yang Diraih Telkom Untuk Kedua Kalinya Secara Berturut-turut serta Penghargaan Learning Champion yang Diraih Telkomsel