Inovasi Perubahan SMPN 14 Palu, Kepsek Hj. Ramlah M. Siri Terima Penghargaan

Hj. Ramlah M. Siri, SPd, M.Si (kanan), saat terima penghargaan di Hotel Lumire, Jakarta
Jakarta. Seputar Nusantara. Tak bisa dipungkiri, jika sebuah sekolah yang kurang terkenal, padahal sudah lama ada dan dijantung kota pula, butuh gebrakan perubahan. Demikian juga Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 14 Palu, Sulawesi Tengah, yang tadinya kurang dilirik, belakangan menjadi sekolah favorit. Wah, bagaimana caranya?
Hj. Ramlah M. Siri, SPd., M.Si., sang Kepala Sekolah yang belum 3 tahun memimpin SMPN 14 Palu, pertama sempat galau, ketika kepemimpinan diserahkan dipundaknya. Menurutnya, banyak temannya yang masih menanyakan dimana sekolah tersebut.
“ Waktu teman-teman saya mengucapkan selamat saat saya diangkat jadi Kepala Sekolah, masih banyak yang bertanya, dimana SMP N 14 itu. Padahal, letaknya di jalan besar dan lalu-lintas ramai di tengah kota,” kata Hj. Ramlah mengisahkan awal kepemimpinannya.
Sebab itu, iapun mulai berpikir keras, bagaimana memulainya, dan darimana awalnya. Berhari-hari ia pandangi sekeliling sekolah, hingga ia punya kesimpulan konsep inovasi perubahannya.
“ Saya sempat berhari-hari merenung sambil kerja, bagaimana saya mau memulainya, dan darimana awalnya saya akan lakukan perubahan. Saya pandangi dari depan sekolah, apa yang membuat sekolah ini tidak dikenal, padahal sudah lama berdiri. Akhirnya, saya lakukan analisis berbagai faktor, dan saya simpulkan untuk melakukan gebrakan,” kata mantan Wakil Kepala Sekolah di SMP lainnya ini.
Langkah pertama yang dilakukan, dengan mengganti papan nama, karena sebelumnya ukurannya kecil dan tidak tampak menyolok dari jalan raya.
“ Yang pertama saya rubah adalah papan nama sekolah. Karena sebelumnya tidak menyolok dari jalan. Saya buat ukuran lebih besar, dan tulisannya juga lebih besar. Ranting-ranting pohon yang menghalangi posisi plang nama juga saya suruh pangkas,” ucapnya dengan semangat.
Setelah itu, iapun minta dibuatkan taman dekat papan nama, supaya lebih menarik dan lebih asri. Perubahan lainnya mulai dijamah, dengan memperluas ruang 4 Wakil Kepala Sekolah, karena sebelumnya terlalu sempit. Padahal, dengan mengambil sedikit ruang kelas yang besar dan berdampingan dengan ruang guru, masih memungkinkan. Tentu, hal ini dilakukan agar para Wakil Kepsek bisa berpikir dan berkreasi lebih baik.
Selanjutnya, tampilan bangunan sekolahpun dirubah catnya menjadi hijau. Untuk menciptakan nuansa penghijauan dan kesegaran. Program penghijauan dan berwawasan lingkunganpun mulai disosialisasikan. Jadilah para guru dan siswa membuat taman-taman kecil di ruang kelas masing-masing, sesuai proporsi ruangan yang memungkinkan. Dan tentu setiap hari mereka bergiliran mengurusnya.
Seiring waktu, prestasi anak-anak didik makin didorong, baik untuk kegiatan intra maupun ekstra kurikuler. Ada yang tampil dan juara dalam lomba pidato, lomba bahasa Mandarin, lomba matematika antar SMP, dan lain-lain.
Inovasi yang paling cemerlang, dengan membuat program ‘Bank Sampah.’ Program ini menerapkan setiap kelas harus punya bak sampah penampung limbah plastik maupun kertas, yang harus terisi setiap 2 mingguan. Sampah kemudian dijual ke pengepul sampah langganan, dan uangnya dikumpulkan kembali per tiap kelas.
“ Ya, otomatis, para siswa berlomba mengumpulkan sampah. Bahkan kadang ada yang bawa sampah dari rumahnya, untuk mengisi bak sampah di sekolah,” ungkap bu guru ini sambil tertawa.
Selain itu, limbah juga digunakan untuk membuat kreativitas seni kerajinan tangan. Maka tak aneh, jika banyak hiasan-hiasan itu terpajang di berbagai ruang kelas maupun ruang guru.
“Anak-anak juga didorong untuk membuat kreativitas seni dari limbah sampah. Baik limbah plastik maupun kertas. Jadi ruangan siswa dan guru, banyak hiasan kerajinan tangan dari limbah sampah,” imbuhnya.
Tak hanya itu. Ketika ada lomba antar Kepsek SMP tingkat Provinsi, Ibu 3 anak inipun meraih juara 1 Kepala Sekolah SMP Terbaik tingkat Sulawesi Tengah. Tentu, ini menambah catatan prestasi dan popularitas. Memang terbukti, 2 tahun belakangan, siswa yang daftarpun harus disaring, untuk menyesuaikan daya tampung 30 kelas. Padahal tadinya, pendaftar hanya mau masuk, jika gagal dari SMP favorit lainnya.
Maka tak berlebihan pula, jika Lembaga Anugerah Prestasi Insani (API), Jakarta memberikan penghargaan ‘Indonesian Awards Of Education 2015’ kepada isteri Kadis Dikbud Sulawesi Tengah ini, 28 Maret 2015 lalu, di Hotel Lumire, Jakarta Pusat.
Penghargaan yang diberikan berupa Piala, Lencana dan Sertifikat Pigura bertinta emas. Dianugerahkan oleh Ketua Dewan Pembina lembaga, Prof. DR. H.B Katili, MM, dan Chairman, Danny PH Siagian, SE, MBA, MM, didampingi Ketua Pelaksana, Moody J. Prang, SE. Bersama Hj. Ramlah, ada 20 tokoh yang terpilih dari 42 orang yang terjaring sebelumnya.
Menjawab pertanyaan wartawan, pimpinan sekolah menuju Standar Sekolah Nasional (SSN) ini mengatakan, tak menduga sebelumnya akan menerima penghargaan.
“ Saya tak menduga sebelumnya, ada lembaga independen dari ibukota Negara yang memperhatikan kinerja kita di daerah. Tapi, ini tentu bukan karena hasil kerja saya sendiri. Karena seluruh guru dan siswa di SMPN 14 Palu, ikut berkontribusi terhadap apa yang kami wujudkan,” pungkas aktivis organisasi wanita ini, usai menerima penghargaan. (Aziz/ Dans)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional