RUU Pengajuan DPD RI, e- Katalog Seperti Membawa Pasar ke Dunia Maya

Jakarta. Seputar Nusantara. Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Usul Inisiatif Pengadaan Barang dan Jasa yang dibuat Komite II DPD RI dilatarbelakangi keprihatinan terhadap proses pengadaan barang dan jasa baik daerah maupun pusat.
Selain itu, faktor efisiensi, efektifitas, dan transparansi sehingga belum terciptanya persaingan sehat pada pengadaan barang jasa. Dengan maksud mendapatkan masukan mengenai RUU tersebut, Komite II DPD RI mengundang Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).
DPD RI berpendapat adanya penyimpangan dan kasus korupsi terkait pengadaan karena peraturan presiden belum memadai untuk mengatasi masalah yang terjadi sehingga membutuhkan payung hukum untuk pengadaan barang dan jasa di Indonesia. Demikian disampaikan H. Ahmad Nawardi, S.Ag. Wakil Komite II DPD RI dalam sambutannya pada rapat dengar pendapat di Ruang Rapat Gedung B DPD RI, Senayan-Jakarta, Kamis (28/05/2015).
Kepala LKPP, Ir. Agus Rahardjo, M.S.M menyambut baik adanya usul inisiatif DPD RI dan siap menjadi partner untuk memberikan masukan demi penyempurnaan RUU ini. Dia menyampaikan kenapa penyerapan anggaran sampai saat ini belum terserap dengan baik. Hal itu disebabkan perencanaan atas pengadaan tidak siap untuk dilakukan pengadaan.
“Saya sangat mengharapkan proses pengadaan dilakukan dari awal yaitu perencanaan detail dan timeprint (waktu pelaksanaan) pengadaan tidak terbatas dalam periode satu tahun. Dimaksudkan, Pelaksanaan pekerjaan tidak hanya pada periode satu tahun sehingga secara juklak otomatis tanggal 31 Desember, pekerjaan harus diselesaikan,” tandas Agus.
Hal itu sangat penting apabila perencanaan dilakukan setahun atau dua tahun sebelum adanya pelaksanaan pengadaan, sehingga menggerakkan potensi bangsa (industri dan pengusaha) agar mampu memenuhi kebutuhan bangsa yang begitu besar.
Agus mengapresiasi RUU yang diajukan DPD RI bahwa cakupan muatan materi sudah luas. Pengadaan barang dan jasa dimulai dari perencanaan sampai dengan akhir perjanjian kontrak. Selain itu, RUU juga memuat materi kepastian hukum. Kepastian hukum seharusnya dibedakan antara sanksi pidana dan sanksi administrasi.
LKPP sudah menyelenggarakan sistem pengadaan secara elektronik, E-purchasing/E-katalog. E-katalog seperti membawa pasar ke dunia maya. Pelakunya harus lebih dari satu dan mendorong katalog lokal masuk dalam E-katalog. “Mudah-mudahan persaingan terjadi di dunia maya,” harap Kepala LKPP.
Banyak masukan disampaikan LKPP, masukan tersebut akan menjadi bahan dalam penyusunan RUU Usul Inisiatif Pengadaan Barang dan Jasa. (dpd.go.id/Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan
- PT. Telkom (Persero) Menghadirkan EduMind Wellbeing dan AI Camp di Makassar, Diikuti oleh 350 Peserta. Program Edukasi Pemanfaatan AI Secara Bijak dan Inovasi Digital Untuk Penguatan Resiliensi Emosi Bagi Pelajar Indonesia