Tamanuri, MM. : Jelang Pilkada Serentak, Dana Talangan Pusat Diperlukan

Drs. H. Tamanuri, MM., Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi II DPR, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyampaikan ada sembilan dari 269 kabupaten/kota dan provinsi yang belum menyelesaikan kesepakatan pelimpahan dana penyelenggaraan Pemilu. Angka tersebut memang dinilai sangat kecil dibanding daerah yang sudah siap dalam pendanaan, namun tetap harus menjadi perhatian.
Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi NasDem Drs. H. Tamanuri, MM., menilai bahwa pemerintah perlu memantau kesiapan daerah demi suksesnya penyelenggaraan Pilkada serentak. Hal ini karena pesta demokrasi tingkat daerah ini baru pertama kali digelar secara serentak di lebih dua ratus wilayah tingkat II.
Legislator dari Fraksi NasDem ini mengingatkan penyelenggara pemilu agar bisa memimalisir kendala, terlebih soal pendanaan untuk KPUD dan Bawaslu. Pemantauan ini penting, mengingat skema pembiayaannya berbeda dengan Pemilu 2014 silam. Pilkada serentak mensyaratkan pembiayaan pemilu dari APBD daerah terkait.
“ Kita harus mengawal pilkada serentak ini. Pemilu lalu ‘kan didanai dari APBN, sedangkan Pilkada serentak ini dananya dari masing-masing daerah,” paparnya ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (23/06).
Tamanuri menyebutkan keharusan adanya skenario lain jika hal terburuk terjadi, mengingat sembilan daerah belum mengalokasikan dana pilkada di APBD-nya. Ia mendorong agar Kemendagri mengambil peran secara maksimal dengan melakukan skema pinjaman dana, menalangi seluruh operasional Pilkada dengan skema pengembalian dana yang terstruktur.
“ Oleh karena itu, kita fokus saja. Mampu gak daerah ini? Bagi sembilan daerah yang terlambat tersebut harus sama-sama, apakah masih bisa dicari jalan keluarnya atau tidak? Kalau enggak, kita harus handle. Andaikata pun sampai saatnya nanti ada yang belum juga, itu harus kita handle. Kita harus mengambil kebijakan, pusat meminjamkan dana dan kemudian dana (tersebut) akan dikembalikan,” tegas Tamanuri.
Anggota DPR dari Lampung ini menilai bahwa langkah tersebut demi kelancaran Pilakada serentak yang akan digelar pada 9 Desember 2015 nanti. Wacana penundaan yang disebabkan oleh masalah teknis seperti pendanaan harus dihilangkan. Hal ini mengingat Pilkada serentak sudah diatur dalam undang-undang yang tidak bisa ditawar lagi.
“ Namanya ini sudah perintah dari undang-undang yang dijabarkan dalam PKPU, agar Pilkada serentak dilaksanakan. Jika ada yang tak berjalan bersama, bukan pilkada serentak namanya. Ini akan memunculkan sebuah kesan bahwa itu bisa ditawar-tawar,” tegasnya.
Di dalam UU No. 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, Pasal 3, disebutkan bahwa pemilihan dilaksanakan setiap 5 tahun sekali secara serentak di seluruh wilayah Negara kesatuan Republik Indonesia.
Sementara itu, payung hukum penyelenggaraan Pilkada serentak tahap pertama di tahun 2015 ini, ada di Pasal 201 UU No. 8 Tahun 2015 yang menyebutkan, pemungutan suara serentak dalam pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota yang masa jabatannya berakhir pada tahun 2015 dan bulan Januari sampai dengan bulan Juni tahun 2016, dilaksanakan pada tanggal dan bulan yang sama pada bulan Desember tahun 2015. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional