Ali Umri : Dukung Pemekaran Daerah Yang Berpotensi Punya PAD Tinggi

Ali Umri, Anggota Komisi II DPR RI
Jakarta. Seputar Nusantara. Rabu (02/09/15), perwakilan beberapa daerah di Indonesia bersambang ke komplek parlemen Senayan, guna menghadiri Rapat Audiensi dengan komisi II DPR RI.
Mereka datang dari Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Papua, Papua Barat, Riau dan Jawa Barat. Dalam audiensi itu, mereka meminta DPR menindaklanjuti keinginan pemerintah dan masyarakat setempat terkait rencana pemekaran daerah.
Rapat yang dimulai pukul 10.00 WIB itu dilakukan dalam dua sesi, mengelaborasi berbagai dinamika seputar aspirasi dan prospek pemekaran daerah. Hadir dalam audiensi itu, Ali Umri, Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi NasDem yang terpilih dari Dapil Sumatera Utara III. Mantan Walikota Binjai ini memaparkan bahwa secara prinsip dirinya sependapat dengan berbagai proyeksi pemekaran wilayah yang tengah berkembang.
Dalam hematnya, aspirasi pemekaran muncul akibat radar pembangunan kurang maksimal menjangkau daerah-daerah tertentu. Dalam kasus Papua misalnya, provinsi itu memiliki cakupan wilayah sangat luas, dengan jumlah kabupaten terhitung minim. Jangankan jarak antar kabupaten, jarak dari pinggiran ke pusat kabupaten pun sangat jauh.
“ Bahkan untuk sekadar pergi ke kantor kecamatan, warga Papua harus menempuh ratusan kilometer,” tutur Ali Umri.
Oleh karena itu, kasus seperti itu membuat wacana pemekaran menjadi cukup relevan. Dalam kacamata Ali Umri, salah satu faktor utama untuk mendukung tercapainya aspirasi pemekaran daerah adalah komitmen Gubernur dan Bupati setempat. Pasalnya, aspirasi pemekaran itu bersinggungan langsung dengan anggaran daerah setempat.
Jika pemekaran disetujui, para Gubernur dan Bupati induk harus menyisihkan separuh anggaran daerahnya untuk daerah persiapan pemekaran selama satu sampai tiga tahun. Dengan kata lain, proses awal pemekaran itu harus melibatkan pendanaan dari Provinsi atau Kabupaten induk.
Setelah dinyatakan menjadi daerah otonom, baru daerah-daerah pemekaran itu bisa mendapatkan Dana Alokasi Umum (DAU) sendiri. Berikutnya, daerah-daerah otonom baru hasil pemekaran ini bisa memiliki cetak biru tentang pembangunannya sendiri. Kewenangan itu memungkinkan untuk menggali potensi-potensi sumber daya yang sebelumnya kurang terkelola.
Lebih lanjut, Ali Umri menegaskan bahwa pada prinsipnya, pemekaran wilayah yang disetujui Komisi II DPR adalah daerah-daerah dengan potensi Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) besar.
“ Jangan daerah-daerah yang kecil tidak ada potensi dimekarkan juga,” paparnya.
Dia mencontohkan kasus Mandailing Natal di Sumatera Utara, yang dimekarkan dari Tapanuli Selatan. Sebelumnya tidak diketahui bahwa daerah itu mempunyai potensi emas, setelah dimekarkan baru potensi SDA itu diketahui. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional