Fadholi : Panja Pencemaran Laut Komisi IV DPR RI Harus Kerja Secara Ekstra

Fadholi, Anggota Komisi IV Fraksi NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Pencemaran laut sudah menimbulkan dampak besar terhadap ekosistem serta biota laut yang ada di dalamnya.
Walaupun saat ini Indonesia sudah punya regulasi terkait perlindungan terhadap pencemaran yaitu PP Nomor 19 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Laut dan UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Kelautan, namun regulasi ini belum bisa mengurangi aksi pencemaran laut.
Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Fadholi menyebutkan bahwa kebutuhan akan kehadiran Panitia Kerja (Panja) Komisi IV DPR tentang pencemaran laut sangat diperlukan. Setidaknya untuk mengawasi aplikasi dari peraturan yang telah ada.
“ Dengan tingkat pencemaran sudah sangat memprihatinkan, maka panja pencemaran laut Ini sangat penting sekali kehadirannya. Oleh karenanya, Fraksi NasDem sangat mendukung terbentuknya Panja tersebut,” ujar politisi NasDem ini saat diwawancara di komplek Parlemen, Senin (31/8).
Panja itu, terang dia, akan bekerja untuk mencari fakta dan data ke sejumlah daerah yang diduga kuat telah terjadi aksi penyalahgunaan di wilayah laut Indonesia.
Dia berharap dengan adanya pembentukan Panja tersebut bisa memberikan solusi untuk menyelesaikan persoalan wilayah pantai dan laut yang terancam kelestariannya. Sehingga kondisi laut dan pantai Indonesia bisa terjaga.
“ Banyak laporan serta aduan dari masyarakat terkait pencemaran terhadap laut yang belum banyak tersentuh dan dijerat secara hukum. Maka kedepannya Panja tersebut dapat memberikan masukan serta solusi bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam menjaga pesisir pantai serta lautnya dari pihak-pihak tertentu yang melanggar serta menyalahgunakan wilayah tersebut,” tambahnya.
Lebih jauh Fadholi menyebutkan, sejauh ini pencemaran laut disebabkan dari limbah aktivitas perusahaan tertentu. Hal ini tentu merugikan para nelayan, terutama nelayan budidaya.
“ Perlu ada tindakan tegas bagi perusahaan-perusahaan yang selama ini melakukan kegiatan di dataran (dekat) laut. Sedangkan dalam operasinya diduga sudah melakukan pelanggaran serta mencemarkan air laut. Maka jika ditemukan buktinya, sudah saatnya perusahaan tersebut ditindak secara hukum oleh aparat penegak hukum,” ungkap legislator asal Jawa Tengah ini.
Dia menegaskan bahwa Panja tidak hanya melihat kerusakan laut atau pantai pada pencemaran yang disebabkan tercampurnya zat berbahaya saja. Berbagai potensi perusakan ekosistem laut seperti reklamasi, penggunaan alat tangkap ikan yang tidak wajar dan sejenisnya juga menjadi perhatian Panja.
“ Tentunya juga kita akan melihat kerusakan pantai atau laut yang disebabkan oleh perizinan reklamasi yang tidak tepat bisa menimbulkan erosi (abrasi) serta penggunaan alat tangkap yang tidak dibenarkan seperti bom ikan dan pukat harimau yang dapat merusakan terumbu karang kita,” tambahnya.
Fadholi meyakini perlu kerjasama antara jajaran pemerintah baik pusat maupun daerah dan masyarakat untuk mewujudkan lingkungan laut yang lestari.
“ Dengan adanya kerjasama antara Kementerian terutama Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup menjadi satu bagian, dan keterlibatan pemeritah daerah serta peran serta masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih di laut atau pinggir laut dari segala pencemaran dan pengerusakan,” tuturnya mengakhiri.
Sebagai informasi, pembentukan Panitia Kerja (Panja) Pencemaran Laut tersebut telah disepakati saat Rapat Kerja komisi IV dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada 16 Juni 2015 yang lalu. Namun demikian kerja Panja Pencemaran Laut ini belum kunjung maksimal. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional