Hamdani : Kalau Semua Patuh, Ini Akan Menjadi Kebakaran Hutan Terakhir

Hamdani, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Dalam lima tahun terakhir, tercatat 66 kabupaten di 5 provinsi yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah menjadi pelanggan asap kebakaran hutan.
Pada 2011, terdapat 18.789 titik api, yang jumlahnya meningkat menjadi 20.253 titik api pada 2014.
Gulungan asap itu bahkan menyebar hingga Malaysia dan Singapura, hingga memicu pernyataan-pernyataan negatif dari negara tetangga tersebut.
Dalam kerangka itu, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Hamdani menegaskan, bahwa kebakaran hutan bukan semata-mata musibah, tapi juga terkait dengan tata kelola kawasan hutan dan perkebunan.
Dia menyebut bahwa kasus kebakaran hutan di Kalimantan terjadi seiring meningkatnya intensitas pembukaan lahan untuk perkebunan. Hal itu terlihat dari pola titik api di Kalimantan yang mengalami persebaran. “Ini patut kita sesalkan,” ungkap Hamdani.
Lebih lanjut, anggota DPR asal Kalimantan Tengah ini menyebut adanya pihak-pihak yang berpikiran sempit yang membakar hutan untuk menekan biaya pembukaan lahan. Akibat sikap picik dan serakah itu, ribuan orang menderita gangguan kesehatan, proses pendidikan terhenti, sarana transportasi publik mandeg dan pemerintah pun harus mengeluarkan anggaran ekstra untuk mengatasinya.
Oleh karena itu, pemerintah harus berani mengambil sikap tegas terhadap siapapun yang bertanggung jawab terhadap pembakaran hutan. Menurut legislator Partai NasDem ini, kebakaran hutan terus terjadi karena selama ini para pelaku tidak mendapat hukuman setimpal.
Apalagi, sekarang ini ditemukan banyak alih fungsi lahan perkebunan yang cenderung menyimpang dari ketentuan. Lebih buruk lagi, ditemukan lahan-lahan sawit beroperasi di atas hutan produksi.
“ Saya tidak akan segan-segan meminta langsung kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk memberi sanksi dan mencabut izin operasional mereka (perusahaan pelanggar, red.),” tutur Hamdani.
Sikap tegas terhadap semua pihak yang berkontribusi terhadap kebakaran hutan itu, menurut Hamdani akan menjadi awal titik tolak bagi upaya pencegahan kebakaran hutan berikutnya. Jika para pelaku bisa diusut dan ditindak tegas dengan hukuman setimpal, maka orang akan berpikir ulang untuk melakukan tindakan serupa. Selain itu, sikap tegas tersebut juga selaras dengan upaya penegakan supremasi hukum di negara kita.
“ Orang terpaksa ambil kayu di hutan sekedar menyalakan dapur ditangkap dengan tuduhan mencuri. Perusahaan yang jelas-jelas melanggar malah dilindungi,” cetusnya.
Meski pun begitu, Hamdani optimistis kali ini penanganan terhadap kebakaran hutan akan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Dalam hematnya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan saat ini akan bisa mengambil langkah terbaik untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Berikutnya, akan disusun langkah-lagkah komprehensif dan strategis untuk mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan pada waktu-waktu yang akan datang.
“ Kalau semua patuh, saya yakin ini menjadi musibah asap dan kebakaran hutan terakhir yang kita alami,” pungkasnya. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan