Sahat Silaban : Efek Jera, Hukuman Kejahatan Narkoba Perlu Diperberat
Sahat Silaban, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. BNN dan KPK rapat bersama Komisi III DPR untuk membahas rencana anggaran 2016. Dalam rapat, terungkap nilai anggaran yang diajukan BNN dan KPK di 2016.
Pagu anggaran BNN tahun 2016 adalah Rp 1.416.122.988.000. Menurut Komjen Budi Waseso, anggaran itu sebanyak 61,03% untuk pencegahan, pemberantasan, dan penyalahgunaan peredaran narkoba. Sisanya adalah untuk program dukungan manajemen.
Namun, anggaran itu ternyata menurun dari tahun 2015. Oleh sebab itu, Komjen Buwas nantinya akan mengajukan dispensasi. Bila dibandingkan dengan pagu sebelumnya, maka anggaran BNN mengalami penurunan sebesar Rp 170.212.593.000.
Sementara itu, Plt Pimpinan KPK Johan Budi, SP., menyampaikan anggaran KPK di tahun 2016 yaitu sebesar sekitar Rp 1,1 triliun. Anggaran itu kemudian dirinci per- deputi. Pagu anggaran KPK tahun 2016 sebesar Rp 1.101.130.000.
Menurut Sahat Silaban, Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, bahwa pagu anggaran untuk BNN dan KPK sudah ideal dan rasional. Sebab, sekarang ini Indonesia sedang gencar memberantas Narkoba dan Korupsi.
” Saya setuju dengan anggaran BNN dan KPK tersebut. Yang penting bagaimana dapat mengelola anggaran yang ada secara maksimal, sehingga bisa menghasilkan output yang optimal,” ungkap Sahat Silaban kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara II DPR- Senayan, pada Selasa 15 September 2015.
Sahat menyoroti masalah hukuman bagi pengguna, pengedar dan bandar Narkoba. Dirinya lebih setuju jika hukuman kejahatan Narkoba diperberat.
” Saya lebih setuju hukuman bagi kejahatan Narkoba diperberat daripada hukuman mati. Kalau hukuman mati, terus terang saya tidak setuju. Sebab, yang berhak mencabut nyawa manusia itu hanya Tuhan. Kalau ada hukuman mati, berarti manusia sudah mengambil hak Tuhan untuk mencabut nyawa manusia,” terang Sahat, Anggota Komisi III DPR RI ini.
Lebih lanjut Sahat memaparkan bahwa, tanpa dihukum matipun, mereka (para pecandu Narkoba, red.) juga akan mati. Namun, kalau mereka tidak dihukum mati, masih ada waktu untuk melakukan perbaikan.
” Jangan dihukum matilah, beri waktu mereka untuk melakukan pertaubatan. Kalau mereka dihukum mati, maka sudah tidak ada waktu lagi untuk bertaubat. Padahal, mereka juga punya hak untuk memberikan pencerahan kepada keluarganya. Berilah hukuman berat, sehingga ada efek jera dan masih ada kesempatan untuk memperbaiki diri dan memberikan pencerahan,” tegas Sahat, Politisi Partai NasDem ini.
Kalau tidak dihukum mati, lanjutnya, mereka masih ada kesempatan untuk berpesan kepada keluarganya bahwa Narkoba sangat merugikan dan tidak ada manfaatnya.
” Saya juga setuju mengenai rehabilitasi bagi pengguna Narkoba, mereka tetap dihukum penjara, namun dipisahkan dengan Napi lain selama dalam masa rehabilitasi. Nah, didalam penjara, berilah kesempatan kepada mereka untuk melakukan pertaubatan,” tegasnya.
” Mengenai masalah anggaran BNN, Kepala BNN menginginkan adanya penambahan anggaran di 2016. Menurut saya, itu wajar saja, karena saat ini Indonesia sudah darurat Narkoba. Saya kira Komjen Budi Waseso sosoknya sangat tegas, itu bisa melanjutkan Komjen Anang Iskandar dalam memberantas Narkoba,” pungkas Sahat Silaban di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan