Ir. Nurdin Tampubolon : Realisasikanlah Paket Kebijakan Presiden Jokowi

Ir. Nurdin Tampubolon, Ketua Fraksi Partai Hanura DPR RI/ Anggota Komisi XI DPR
Jakarta. Seputar Nusantara. Komisi XI DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia, Selasa 15 September 2015 di Gedung Komisi XI DPR- Senayan.
Menurut IR. Nurdin Tampubolon, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Hanura, bahwa rapat tersebut membahas asumsi Makro RAPBN 2016.
Jadi, menurutnya, asumsi Makro itu lebih bagus dibahas setelah tanggal 17 September 2015, menunggu Amerika Serikat jadi atau tidaknya menaikkan suku bunganya.
” Jadi sesuai dengan info yang kita dengar dari Media, bahwa Amerika Serikat akan menaikkan suku bunganya. Nah, kalau kita bahas secara detail asumsi Makronya sebelum tanggal 17 September, mungkin bisa berubah kalau Amerika Serikat jadi menaikkan suku bunganya. Jadi, saya sarankan kepada Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia, agar merealisasikan daripada Paket Kebijakan yang telah disampaikan oleh Presiden Jokowi,” ungkap Nurdin Tampubolon kepada seputarnusantara.com di Gedung Komisi XI DPR- Senayan, pada Selasa 15 September 2015.
Tiga paket kebijakan Presiden Jokowi tersebut, menurut Nurdin Tampubolon adalah pertama, mendorong daya saing industri nasional melalui deregulasi, debirokratisasi, penegakan hukum dan peningkatan kepastian usaha. Ada 79 aturan yang dirombak dari 154 yang masuk, sehingga itu bisa menghilangkan duplikasi dan memangkas aturan yang menghambat daya saing.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan sejumlah peraturan Presiden, Keputusan Menteri untuk mempercepat birokrasi. Penyederhanaan izin, penguatan sinergi dan peningkatan kualitas pelayanan masyarakat juga menjadi fokus dalam poin pertama paket kebijakan.
Poin kedua, lanjut Nurdin, dalam paket kebijakan Presiden Jokowi yaitu mempercepat implementasi proyek strategis nasional dengan menghilangkan hambatan yang ada, menyederhanakan izin, mempercepat pengadaan barang serta memperkuat peran Kepala Daerah untuk mendukung program strategis itu.
” Dan ketiga, pemerintah akan meningkatkan investasi di sektor properti. Pemerintah, akan mengeluarkan kebijakan untuk pembangunan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan membuka peluang investasi di sektor ini sebesar-besarnya. Presiden Jokowi menargetkan masalah regulasi sudah beres pada September dan Oktober 2015,” tegas Nurdin Tampubolon, Ketua Fraksi Partai Hanura DPR RI ini.
Kalau kita bicara mendorong daya saing industri nasional, lanjutnya, kita pertanyakan bagaimana daya saing industri nasional kita sekarang? Jelas- jelas industri nasional kita sangat lemah dan tidak mempunyai daya saing. Apa yang membuat tidak berdaya saing, itu yang harus segera diperbaiki oleh pemerintah. Misalnya masalah infrastruktur, kemudian masalah skill yang kurang profesional, suku bunga yang sangat tinggi yang tidak berdaya saing dengan negara lain, dan keempat adalah masalah kondisi birokrasi yang ada di Indonesia.
” Dengan kondisi birokrasi yang berbelit- belit di Indonesia, ditambah dengan premanisme, maka investasi menjadi lemah. Maka untuk mengatasi masalah tersebut, hukum harus ditegakkan, hukum harus menjadi Panglima. Saya sarankan kepada Menteri Keuangan dan Gubernur BI, untuk melaksanakan paket kebijakan Presiden Jokowi dulu, kemudian baru bisa menggerakkan asumsi makro yang akan dibuat dalam RAPBN 2016,” terang Nurdin.
” Gerakkan dulu sektor riil dan percepat sektor strategis, genjot infrastrutur, kedaulatan pangan dan energi dll…Kemudian proyek- proyek property harus digenjot, yang akan menarik investor menanamkan modalnya kedalam negeri,” pungkas Nurdin Tampubolon di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation
- PT. Telkom (Persero) Perkuat Kolaborasi Pentahelix, Persiapkan Kedaulatan Digital di Universitas. Hadir di BATIC 2026 Melalui ignitePRO, TelkomGroup Bersiap Menjadi Pemain Segmen B2B ICT Terdepan di Kawasan