logo seputarnusantara.com

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Anggota MPR RI Yanes Murib : Pancasila Sebagai Alat Pemersatu Bangsa

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Anggota MPR RI Yanes Murib : Pancasila Sebagai Alat Pemersatu Bangsa

Yanes Murib, MM., Anggota DPD/ MPR RI asal Papua foto bersama dengan masyarakat saat sosialisasi

29 - Sep - 2015 | 13:56 | kategori:Headline

Tolikara- Papua. Seputar Nusantara. Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang dilaksanakan oleh Anggota DPR/ MPR RI Daerah Pemilihan Provinsi Papua, Yanes Murib, MM., pada tanggal 2 September 2015 mengambil tema “Pancasila Sebagai Alat Pemersatu Bangsa”.

Pelaksanaan kegiatan ini bekerjasama dengan Ikatan Pelajar Mahasiswa Tolikara- Papua yang dihadiri oleh masyarakat dan mahasiswa.

Yanes Murib Anggota MPR RI menambahkan sebagai warga Negara Indonesia, masyarakat kita diharapkan memiliki wawasan kebangsaan yang benar, sehingga wawasan kebangsaan itu tercermin dalam kehidupan sehari-hari sebagai jati diri bermasyarakat dan berbangsa.

Karena itu dengan kegiatan sosialisasi ini dapat membangun dasar-dasar kesatuan dan persatuan untuk kerukunan hidup yang damai di masyarakat.

Marpen Tabuni yang merupakan Tokoh Intelektual dan Tokoh Pemuda menyampaikan bahwa “nilai-nilai adat dan budaya sebenarnya sudah lama terjalin di masyarakat dengan baik, namun tata krama dan norma-norma adat itu sekarang semakin tergeser oleh pengaruh globalisasi dan modernisasi, sehingga di masyarakat timbul perilaku yang tidak sesuai dengan norma adat, konflik sosial yang berujung bentrok antar kelompok dan suku.

Itu bukan budaya kita. Ini disebabkan karena dampak globalisasi membuat kehilangan jati diri masyarakat oleh perubahan zaman tersebut. Dalam hal ini Negara harus berperan dalam mengatasi dampak sosial tersebut. Karena itu sebaiknya diperlukan pendidikan dasar tentang wawasan nasional kebangsaan.

” Pendidikan kebangsaan itu harus dimulai dari masyarakat bawah. Sebab masyarakat awam belum paham soal Empat Pilar berbangsa dan bernegara. Jadi saya kira pemerintah mengabaikan aspek idoelogis kebangsaan ketimbang aspek pembangunan fisik semata,” tegas Yanes Murib.

Senator DPD RI asal Papua ini juga menambahkan bahwa masalah Otonomi Plus Papua merupakan aspirasi masyarakat yang didorong oleh pemerintah Papua, menjadi salah satu solusi dan tawaran politik untuk mengatasi problematika Papua. Oleh karena itu, pemerintah pusat jangan setengah hati tetapi dengan sepenuh hati mendukung Otsus Plus Papua menjadi salah satu agenda dalam prolegnas tahun 2015 s.d. 2019.

” Dan kami sebagai utusan daerah yang berada di pusat- pun tentu sama-sama dorong ke pemerintah dan DPR. Dan kita bersyukur karena usulan kita ini sudah masuk sebagai salah satu program legislasi nasional,” ungkap Yanes Murib.

Menurut Yanes Murib, MM., masyarakat Papua memang berlatar belakang dari beberapa suku dan bahasa, kalau tidak salah ada sekitar 250 suku dan bahasa yang ada di kota sampai di pedalaman Papua. Dalam keragaman budaya dan suku tersebut sulit untuk dipersatukan, belum lagi dengan etnis lain dari luar Papua atau yang disebut dengan pendatang.

Maka, menurutnya, solidaritas dalam keberagaman itu sangat penting. Disini harus ada peran dari masing- masing tokoh atau pemimpin dibutuhkan dalam membangun kesatuan dan persatuan di Papua. Untuk mengatasi sukuisme atau ego kedaerahan maka perlu memiliki wawasan yang benar, karena itu sosialisasi tentang Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Negara sangat penting bagi kedaulatan bangsa. Dengan demikian kita bisa bersatu dalam perbedaan. (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline