Fadholi : Asuransi Pertanian 150 Miliar Hanya Cukup Untuk 25 Ribu Hektar

Fadholi, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem (Nasional Demokrat)
Jakarta. Seputar Nusantara. Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Fadholi menyatakan bahwa besaran angka yang digelontorkan oleh pemerintah sebesar Rp 150 Miliar untuk asuransi pertanian di Indonesia di tahun 2015 tidaklah akan cukup.
Dalam hitungannya untuk menanggung beban kerugian dari gagalnya panen petani di daerah pertanian di Indonesia jumlahnya triliunan rupiah. Hal ini yang menurutnya tidak sepadan dengan realita yang ada.
“ Angka tersebut jauh dari hitung-hitungan fakta di lapangan. Kalau saja 150 Miliar ini dibagi 6 juta (asumsi ongkos produksi-red) per hektar untuk gagal panen, maka hanya 25.000 hektar saja yang tertanggung,” tuturnya saat ditemui di Gedung Nusantara I Senin (12/10).
Namun demikian, Fadholi tetap mengapresiasi langkah pemerintah untuk merealisasikan asuransi pertanian sesuai amanah UU No. 19 tahun 2013 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Dia percaya bahwa dengan dukungan APBN yang memadai dan manajemen pengelolaan yang mumpuni asuransi pertanian dapat menopang petani dalam situasi yang menyulitkan.
Dikabarkan bahwa pemerintah telah menunjuk PT. Jasindo sebagai penyedia jasa pelaksana asuransi pertanian. Fadholi mengatakan walau sudah ditunjuk pemerintah ada banyak hal yang harus dibenahi dari hulu hingga hilir terhadap perusahaan asuransi plat merah ini. Dia mengambil contoh misalnya soal pemahaman petani terhadap sistem asuransi pertanian dimaksud. Belum lagi soal perwakilan-perwakilan perusahaan yang dapat memudahkan petani mengajukan klaim.
“ Memang saya sangat senang akhirnya asuransi pertanian terealisasi meski penyelenggara asuransi akan tergopoh-gopoh di awal ini. maklum ya kebijakan baru” imbuhnya.
Dengan dukungan premi senilai Rp 144 Ribu rupiah dari pemerintah, petani hanya dibebani Rp 36 Ribu rupiah per hektar. Nilai ini jika dihitung hanya Rp 1200 rupiah per hari. Hal ini dinilai oleh Fadholi sebagai hal yang sangat positif dan cukup meringankan petani.
Informasi yang berkembang, untuk memaksimalkan anggaran yang digelontorkan pemerintah sebesar Rp 150 Miliar kepada Jasindo, pemerintah menguji coba kebijakan asuransi pertanian ini di tiga wilayah yakni Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera Selatan. Masing-masing wilayah tersebut mendapatkan jatah 1.000 hektar area pertanian yang dimasukan asuransi pertanian.
Pembatasan area percobaan yang demikian ternyata justru menimbulkan pro kontra ditingkat petani di berbagai daerah. Politisi dari dapil Jateng I ini pun telah menghimpun banyaknya pengaduan dari masyarakat yang tidak terwadahi karena skema asuransi yang belum mengakomodasi seluruh petani
“ Banyak juga yang protes ke saya karena Jasindo sendiri gak bisa mewadahi para petani,” ungkap politisi dari dapil Jateng I ini.
Ia berharap kedepannya asuransi pertanian bisa dirasakan oleh seluruh petani di seluruh Indonesia. Bukan hanya itu, pemetaan yang benar mengenai potensi kerugian akibat gagal panen karena faktor geografis harus juga dibenahi.
Sebab, menurut dia, setiap daerah memiliki resiko yang berbeda. “ Ada daerah yang rawan kekeringan, banjir, hama dan lain sebagainya. Perluasan jenis pertanian juga perlu, jangan hanya petani padi, tapi juga yang lainnya seperti jagung bahkan singkong kalau perlu,” pungkasnya. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi Untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Hari Raya Idul Fitri. Posko Terintegrasi, Kesiapan Logistik, dan Penguatan Koordinasi Operasional Dilakukan Untuk Memastikan Layanan Telekomunikasi Tetap Prima
- Mudik Nyaman Bersama BUMN dan Danantara Tahun 2026 : TelkomGroup Melepas Ribuan Pemudik Rayakan Lebaran di Kampung Halaman. Dukung Kelancaran Mobilitas Melalui 27 Bus Ramah Lingkungan dan 3 Kapal Laut serta Pastikan Keandalan Jaringan Selama Periode Idul Fitri
- Rutan Kelas IIB Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Mengusulkan Sebanyak 123 Narapidana Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri 1447 H/ 2026 M
- Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Kauman, Heru Tjahjono Soroti Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Telkom Bangun Masa Depan Ekonomi Inklusif Lewat Pendampingan dan Pemberdayaan Perempuan Penggerak UMKM. Program Pembinaan Telkom Membuka Peluang Bagi Pelaku Usaha Perempuan Untuk Tumbuh dan Memperluas Pasar di Era Digital
- TelkomGroup dan Huawei Teken MoU Strategis Untuk Memperkuat Infrastruktur Digital dan Ekosistem Data Center. Bersama NeutraDC, Kolaborasi ini Membuka Peluang Pengembangan Ekosistem Data Center, Cloud, serta Penguatan Kapabilitas Teknologi dan Talenta Digital
- Sosialisasi Empat Pilar MPR di Tulungagung, DR. Heru Tjahjono Tekankan Pentingnya Ketahanan Sosial di Bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan
- Kolaborasi TelkomGroup dan Komdigi Jaga Keandalan Layanan dan Infrastruktur Jaringan Nasional Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Tingkatkan Kapasitas Jaringan hingga 60,7 Tbps dan Operasikan Posko SIAGA RAFI dengan Dukungan Sebanyak 13.700 Personel
- TelkomGroup Gandeng F5 Hadirkan Solusi AI-Secure Connectivity Melalui Data Center Untuk Ekosistem Digital Indonesia. Integrasikan Kapabilitas Data Center dan Security Berbasis AI Guna Menghadirkan Managed Services Yang Andal Untuk Mendukung Transformasi Digital
- Satu Tahun Danantara Indonesia : Memperkuat Fondasi Untuk Masa Depan Generasi Indonesia. Transformasi TelkomGroup Untuk Terus Meningkatkan Nilai, dari Penguatan Tata Kelola hingga Kontribusi Nyata Bagi Masyarakat
- PDAM Tirta Perwitasari Purworejo Selenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah dengan Awak Media dan LSM se- Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah
- Fokus Eksekusi Strategi TLKM 30, Telkom Dorong Penguatan Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan. Peningkatan Disiplin Operasional, Penataan Portofolio, dan Pembentukan Strategic Holding Menjadi Fondasi Untuk Menciptakan Valuasi Bisnis Yang Lebih Tinggi
- TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru ke Kancah Regional dibawah Fullerton Health. Langkah Divestasi Strategis Guna Memperkuat Fundamental TelkomGroup Sebagai Holding Utama dan Fokus Pada Core Business Telekomunikasi dan Digital
- PT. Telkom (Persero) Gelar GoZero% Innovation Festival, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah. Wadah inovasi ESG Karyawan di Seluruh Telkom Regional Untuk Menghadirkan Solusi Yang Aplikatif dan Berkelanjutan
- Menapak 4 Tahun, NeutraDC Kokohkan Fondasi Digital Ecosystem Hub. Memperluas Kapasitas Infrastruktur AI-Ready dan Konektivitas Regional Untuk Mendukung Posisi Indonesia Dalam Ekosistem Digital Asia Pasifik
- CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Hari Raya Idul Fitri. Rangkaian Kegiatan TelkomGroup Siaga RAFI 2026 Turut Salurkan Bantuan Sosial Senilai Rp 2 Miliar
- Telkomgroup Melalui Mitratel dan AALTO Melanjutkan Kolaborasi Strategis Dalam Pengembangan Stratospace dan Infrastruktur Telekomunikasi di Indonesia. Eksplorasi Konektivitas non-Terestrial Untuk Memperluas Jangkauan dan Meningkatkan Keandalan Jaringan Nasional
- Mudik Gratis Idul Fitri Tahun 2026 : Telkom Mulai Buka Pendaftaran, Siapkan 27 Bus dan 3 Rute Kapal Laut Untuk Pemudik. Pendaftaran Dibuka Tanggal 3 Maret 2026 melalui laman resmi https://mudik2026.telkomgroup.id/
- Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Menekankan Agar Masyarakat Hati- hati dan Waspada terhadap Potensi Terjadinya Kebakaran
- Finnet Milik PT. Telkom (Persero) dan KP2MI Perkuat Sinergi Digitalisasi Layanan Bagi Pekerja Migran Indonesia. Kolaborasi Strategis Perluas Inklusi Keuangan dan Perkuat Ekosistem Pembayaran Digital Nasional