Donny Imam Priambodo : Postur APBN Ditetapkan Dengan Perhitungan Cermat

Donny Imam Priambodo, Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Postur Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016 sudah selesai digodok oleh Panja A yang terdiri dari Komisi VII dan Komisi XI DPR.
Naskah anggaran yang berisi postur penerimaan, pengeluaran, asumsi makro, dan defisit keuangan negara itu diserahkan kepada Badan Anggaran (Banggar) DPR pada rapat yang digelar Jumat (15/10/15).
Hadir dalam rapat itu Menteri Keuangan, Menteri Hukum dan HAM, Kepala Bapenas dan Wakil dari Gubernur Bank Indonesia (BI).
Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Donny Imam Priambodo saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, postur perubahan yang diajukan pemerintah sudah sesuai kebutuhan. Menurut dia, perubahan itu selaras dengan masukan yang pernah disampaikan oleh DPR.
“ Sebelumnya, Komisi XI DPR sudah mengingatkan pemerintah untuk lebih hati-hati dan realistis menetapkan asumsi makro,” ungkap legislator dari Dapil Jateng III ini.
Diketahui, postur APBN mengalami perubahan pada berbagai pos anggaran. Proyeksi pertumbuahan ekonomi 5.5 % diturunkan menjadi 5.3%, sementara angka inflasi tetap dipatok pada besaran 4.7%.
Suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan tetap dipatok sebesar 5.5% sesuai nota keuangan sebelumnya. Adapun, nilai tukar rupiah dipatok Rp. 13,900 per US Dolar, lebih tinggi dibanding patokan nota keuangan yang menetapkan Rp. 13.400 Per US Dolar.
Selain itu, harga minyak ditetapkan sebesar 50 US Dolar per- barel, lebih rendah dari nota keuangan yang menetapkan 60 US Dolar per- barel. Lifting minyak diproyeksikan sebesar 830.000 barel per hari, gas 1,155 juta barel per hari tidak mengalami perubahan dari nota keuangan.
Donny menjelaskan bahwa semua angka itu ditetapkan untuk menjadi rujukan perhitungan ekonomi negara. Setiap angka yang ditetapkan, akan mempengaruhi kondisi perekonomian negara ke depannya.
“ Bisa saja pertumbuhan ekonomi dibuat 5,5 %, kalau perlu dibuat 10%. Tapi ini kan bukan cita-cita, semuanya ada hitungannya,” tegas anggota Fraksi NasDem ini.
Donny mencontohkan postur APBN 2015 yang ditetapkan sebelumnya, di mana perhitungan penerimaan pajak dipatok pada posisi maksimum, tapi hasilnya tak sesuai harapan. Dalam hematnya, penetapan itu harus dilakukan berdasar teori empiris yang terbukti.
“ Sebelumnya, saya sudah mengusulkan penerimaan pajak 2015 maksimumnya 20%, Dirjen Pajak malah membikin 39%. Kenyataannya memang tidak tercapai hanya 19%,“ tegas Donny.
Akhirnya, tutur Donny, Dirjen pajak terang-terangan angkat handuk putih, menyerah untuk tahun 2015 karena tak ada lagi yang dapat di effort untuk mengerek pendapatan pajak sesuai target APBNP 2015. Donny mengacungkan jempol pada Dirjen Pajak yang mau mengakui kesalahan asumsi penerimaan pajak yang dilakukan sebelumnya, sehingga tak terulang lagi pada periode berikutnya.
“ Logikanya, di tengah perekonomian yang melambat, PHK di mana-mana, berarti ada komoditas produksi tidak berjalan dan dengan sendirinya tidak dapat melakukan pembayaran pajak. Kok pajaknya bisa naik, bagaimana menghitungnya,” ungkap Donny.
Lebih lanjut, Donny melihat bahwa penetapan kurs sudah sesuai dengan market yang diperhitungkan pemerintah. Yang perlu diperhatikan adalah kondisi pasar yang pragmatis, yang akan naik jika ada sentimen positif. Dalam hemat Donny, pemerataan ekonomi tak kalah penting dibanding besaran-besaran angka yang kadang hanya menggambarkan kondisi segelintir orang.
“ Yang kita harapkan untuk naik itu kan merata. Kalau hanya beberapa konglomerasi saja, akan terjadi buble (gelembung kosong – red) ekonomi. Misalnya, kenaikan 4% sementara pertumbuhan 2,3%. Begitu diangkat ya langsung jomplang,” urai Donny.
Oleh karena itu, Donny menegaskan agar skema perekonomian kita lebih memperhatikan Usaha Kecil Menengah (UKM), agar pertumbuhan ekonomi tidak buble. Ketika pertumbuhan ekonomi merata, tidak hanya hanya dikuasai konglomerasi besar, maka akan lebih tahan terhadap krisis.
Sehubungan dengan adanya penundaan belanja di Kementrian/ Lembaga Negara, menurut Donny hal itu harus disesuaikan dengan penerimaan negara. Kalau belanja negara melebihi penerimaan berarti kita memaksakan diri hutang.
“ Ini ibarat orang berumah tangga, mana yang prioritas mana yang tidak. Kalau penerimaannya hanya cukup untuk kebutuhan hidup, kenapa harus beli baju baru,” pungkasnya. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dilanjutkan Verifikasi Usulan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) di Wilayah Kabupaten Purworejo
- Sustainability Report 2025 : TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. Implementasi 3 Pilar ESG : Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business Jadi Bagian Integral dari Agenda Transformasi TelkomGroup Dalam Memperkuat Daya Saing, Menciptakan Nilai Jangka Panjang, serta Hadirkan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Bisnis
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas LHP Kabupaten Purworejo Selenggarakan Berbagai Kegiatan Untuk Perbaiki Iklim dan Wujudkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI
- Gelar RUPST Tahun Buku 2025, PT. Telkom (Persero) Bagikan Dividen Rp 21,9 Triliun. Restui Program Buyback, Rencana Strategis, dan Penyegaran Pengurus Perseroan, Sebagai Bukti Akselerasi Transformasi Digital dan Perluasan Kontribusi Bagi Bangsa
- Proses Tender Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Berada di Pengadaan Barang dan Jasa, Akhir Juni 2026 Diharapkan Sudah Ada Pemenang Tender dan Segera Bisa Dimulai Pembangunannya
- Telkom Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik Melalui Edukasi Bersama Komisi Informasi Pusat di SMK Telkom Purwokerto. Melalui Edukasi di SMK Telkom Purwokerto, Telkom Mendukung Penguatan Literasi Informasi dan Literasi Digital Untuk Membangun Generasi Muda Yang Inklusif dan Berdaya Saing
- Telkom Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital. Regulator, BUMN Strategis, Pelanggan Enterprise, dan Global Technology Partners Berkolaborasi Merumuskan Blueprint Cloud, AI, dan Keamanan Siber Sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
- Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, PT. Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam. NeutraDC Nxera Batam Siapkan Pengembangan Gedung Kedua (BTM-2) Untuk Menjawab Permintaan Kawasan SIJORI
- Luncurkan AIcosystem, PT. Telkom (Persero) Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri. Menyatukan Kapabilitas AI TelkomGroup Dalam Ekosistem Terintegrasi Untuk Menghadirkan Solusi AI Yang Berdaulat, Berdampak, dan Berkelanjutan
- Polres Purworejo- Jawa Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Untuk Tegakkan Disiplin Dalam Berlalu Lintas dan Keselamatan Pengendara
- TelkomMetra Mantapkan Langkah Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Ekspansi Dibawah Fullerton Health. Inisiatif Strategis ini Sejalan dengan Arahan Streamlining Danantara Indonesia kepada TelkomGroup Untuk Memperkuat Struktur dan Mempertajam Fokus Bisnis
- Laporan Keuangan Telkom Kuartal I 2026 : Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi
- Rayakan Idul Adha, Rutan Kelas IIB Purworejo- Jawa Tengah Selenggarakan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Untuk Tanamkan Nilai- Nilai Spiritual dan Sosial
- Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi. Penguatan Budaya Kerja dan Sistem Tata Kelola Yang Terintegrasi Menjadi Fondasi Operasional Adaptif dan Berkelanjutan
- Didukung Danantara, PaDi UMKM Milik Telkom Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM. Melalui PaDi Business Forum & Showcase 2026, PaDi UMKM Menghadirkan Transformasi Pengadaan Berbasis Digital Untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Nasional Yang Inklusif dan Berkelanjutan
- Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat. Sinergi TelkomGroup Hadirkan Kebahagiaan Idula Adha Bagi Lebih dari 60 Ribu Masyarakat di Berbagai Daerah Indonesia
- PT. Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026. Kolaborasi Nasional Melalui Pembentukan AdyaCakra Dorong Penguatan Sovereign Cloud, AI, dan Cybersecurity Indonesia
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026
- TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025. TelkomGroup Kembali Mencatatkan Prestasi Melalui Penghargaan Best Employer Brand Yang Diraih Telkom Untuk Kedua Kalinya Secara Berturut-turut serta Penghargaan Learning Champion yang Diraih Telkomsel