Prananda Surya Paloh : RI dan AS Bisa Bersama Amankan Kepentingan Global

Prananda Surya Paloh, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Rencana lawatan Presiden Jokowi ke Amerika Serikat (AS) pada 25 hingga 28 Oktober nanti mengagendakan pertemuan dengan Presiden Barack Obama.
Menurut rencana, Presiden Jokowi dan Barrack Obama akan membahas berbagai tantangan global yang penting untuk disikapi saat ini.
Prananda Surya Paloh, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, membaca arah pertemuan akan mengerucut pada beberapa persoalan krusial yang menjadi prioritas kedua negara. Berbagai persoalan itu mencakup ranah bilateral antara Indonesia dan Amerika, mau pun ranah global yang melibatkan negara-negara di dunia. Dalam kerangka itu, setidaknya ada empat ranah prioritas kerja sama yang perlu dirajut Indonesia dan Amerika Serikat. Empat ranah itu adalah ekonomi, pertahanan, pendidikan, dan budaya toleran.
” Pertama, yang menjadi prioritas nampaknya sektor ekonomi dan pertahanan,” ujar Nanda saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/10).
Menurutnya, ekonomi adalah primus interpares (terutama di antara yang sama, red.) karena dampak perang Yuan versus Dollar telah memicu penurunan nilai komoditi pertanian di Indonesia. Ini membutuhkan asistensi dan atensi AS, mengingat kuatnya perekonomian Indonesia juga akan berdampak baik terhadap AS.
” Ada baiknya kerjasama ekonomi dalam bentuk asistensi kebijakan investasi agar menarik, tapi saling menguntungkan. Ini bisa dilanjutkan dengan dorongan FDI (foreign direct invesment, red.) agar segera masuk dan beraktivitas disini,” saran Nanda.
Selain itu, lulusan Monash University, Australia ini memandang, kerjasama bidang pertahanan dan pendidikan juga cukup penting. Dalam bidang pertahanan misalnya, dia menekankan vitalnya peningkatan skill manajemen integrated defense and logistics (integrasi logistik dan pertahanan, red).
” Kita butuh tempat dan teman latihan di medan yang tidak ada di Indonesia, seperti gurun, salju dan sebagainya. Sementara di bidang pendidikan, kita bisa menawarkan kerjasama riset sosial dan teknologi tropis dengan Amerika Serikat,” jelasnya.
Menanggapi kentalnya kepentingan AS terkait isu-isu toleransi beragama, Islam moderat, dan deradikalisasi, Prananda memandang bahwa stabilitas regional memanglah penting bagi AS.
” Bayangkan, jika Indonesia membiarkan radikalisme mengambil alih ketenangan dan keamanan warga. Posisi kita yang strategis dilewati oleh logistik dunia bisa terpengaruh atau bahkan terganggu. Sehingga mereka ikut mendorong RI untuk semakin toleran dan menghapus radikalisme di Indonesia,” tegasnya.
Masih terkait posisi Indonesia sebagai jalur logistik dunia, Nanda menyebut bahwa AS yang dikenal sebagai negara kontinen (daratan, red) memiliki kesadaran maritim sangat kuat. Tak heran jika selama ini kita kenal AS sebagai negara dengan kekuatan maritim terbesar sedunia. Dalam hemat Nanda, posisi ini bisa menguntungkan upaya membangun Indonesia sebagai poros maritim dunia.
” Ini bisa bermanfaat bagi RI untuk belajar dan bersama mengamankan kepentingan global,” tandasnya.
Terkait pernyataan Menteri Luar Negeri Australia, Julie Bishop, Jumat (16/10), yang meminta AS membujuk Presiden Jokowi untuk mengadaptasi nilai-nilai demokrasi liberal di Indonesia, Nanda berdalih bahwa demokrasi tak perlu embel-embel.
“ Demokrasi itu simple, dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, itu yang kita lakukan sejak 1998. Kita menjadikan diri sebagai entitas nasionalis yang berkarakter Bhinneka Tunggal Ika, namun juga tetap berbicara sebagai warga dunia. Karena dalam prinsip Pancasila ada nilai internasionalisme yang ditanamkan Founding Fathers,” tegasnya kembali.
Lebih jauh, dalam kacamata Nanda, Australia hanya sedang merasa was-was dengan perilaku pemerintahan Jokowi yang dinilainya lebih nasionalis dan di luar perkiraan mereka. Sebab, selain persoalan demokrasi liberal, Bishop juga meminta AS membujuk Presiden Jokowi untuk lebih terlibat dengan persoalan internasional.
” Kita sendiri memandang Australia bukan sebagai ancaman namun kesempatan. Jadi saya tidak percaya Australia sedemikian khawatirnya jika RI kuat. Bahkan mereka bisa turut dapat rezeki di situ,” lanjutnya.
Lebih luas terkait persoalan internasional, Nanda berharap Presiden Jokowi juga membahas persoalan Timur Tengah dengan Barrack Obama. Sebagai bangsa pelopor Konferensi Asia Afrika, selayaknya kita menyampaikan ketegasan yang diekspresikan melalui dukungan penuh terhadap perjuangan Palestina.
” Sekarang Palestina sudah menjadi negara observer di PBB. Ini tentunya bagus dan patut didorong agar menjadi anggota PBB. Sebagai negara yang merdeka,” lanjutnya. Terakhir, mengenai perubahan peta geopolitik dunia saat ini, Nanda menekankan bahwa AS dari dulu hingga sekarang tetaplah sahabat Indonesia, terlepas berbagai dinamika yang pernah dan sedang terjadi.
AS dipandang masih sangat diperlukan karena pengaruh politik, ekonomi, teknologi, militer dan budayanya masih mendominasi peradaban dunia. ” Amerika Serikat juga secara konstan merubah politik luar negeri, termasuk pandangannya sesuai perkembangan jaman,” tuturnya.
Berbagai pertimbangan itulah yang menurut Nanda menempatkan AS tetap di dalam posisi strategis dalam pergaulan internasional Indonesia. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dilanjutkan Verifikasi Usulan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) di Wilayah Kabupaten Purworejo
- Sustainability Report 2025 : TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. Implementasi 3 Pilar ESG : Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business Jadi Bagian Integral dari Agenda Transformasi TelkomGroup Dalam Memperkuat Daya Saing, Menciptakan Nilai Jangka Panjang, serta Hadirkan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Bisnis
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas LHP Kabupaten Purworejo Selenggarakan Berbagai Kegiatan Untuk Perbaiki Iklim dan Wujudkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI
- Gelar RUPST Tahun Buku 2025, PT. Telkom (Persero) Bagikan Dividen Rp 21,9 Triliun. Restui Program Buyback, Rencana Strategis, dan Penyegaran Pengurus Perseroan, Sebagai Bukti Akselerasi Transformasi Digital dan Perluasan Kontribusi Bagi Bangsa
- Proses Tender Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Berada di Pengadaan Barang dan Jasa, Akhir Juni 2026 Diharapkan Sudah Ada Pemenang Tender dan Segera Bisa Dimulai Pembangunannya
- Telkom Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik Melalui Edukasi Bersama Komisi Informasi Pusat di SMK Telkom Purwokerto. Melalui Edukasi di SMK Telkom Purwokerto, Telkom Mendukung Penguatan Literasi Informasi dan Literasi Digital Untuk Membangun Generasi Muda Yang Inklusif dan Berdaya Saing
- Telkom Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital. Regulator, BUMN Strategis, Pelanggan Enterprise, dan Global Technology Partners Berkolaborasi Merumuskan Blueprint Cloud, AI, dan Keamanan Siber Sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
- Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, PT. Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam. NeutraDC Nxera Batam Siapkan Pengembangan Gedung Kedua (BTM-2) Untuk Menjawab Permintaan Kawasan SIJORI
- Luncurkan AIcosystem, PT. Telkom (Persero) Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri. Menyatukan Kapabilitas AI TelkomGroup Dalam Ekosistem Terintegrasi Untuk Menghadirkan Solusi AI Yang Berdaulat, Berdampak, dan Berkelanjutan
- Polres Purworejo- Jawa Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Untuk Tegakkan Disiplin Dalam Berlalu Lintas dan Keselamatan Pengendara
- TelkomMetra Mantapkan Langkah Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Ekspansi Dibawah Fullerton Health. Inisiatif Strategis ini Sejalan dengan Arahan Streamlining Danantara Indonesia kepada TelkomGroup Untuk Memperkuat Struktur dan Mempertajam Fokus Bisnis
- Laporan Keuangan Telkom Kuartal I 2026 : Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi
- Rayakan Idul Adha, Rutan Kelas IIB Purworejo- Jawa Tengah Selenggarakan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Untuk Tanamkan Nilai- Nilai Spiritual dan Sosial
- Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi. Penguatan Budaya Kerja dan Sistem Tata Kelola Yang Terintegrasi Menjadi Fondasi Operasional Adaptif dan Berkelanjutan
- Didukung Danantara, PaDi UMKM Milik Telkom Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM. Melalui PaDi Business Forum & Showcase 2026, PaDi UMKM Menghadirkan Transformasi Pengadaan Berbasis Digital Untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Nasional Yang Inklusif dan Berkelanjutan
- Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat. Sinergi TelkomGroup Hadirkan Kebahagiaan Idula Adha Bagi Lebih dari 60 Ribu Masyarakat di Berbagai Daerah Indonesia
- PT. Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026. Kolaborasi Nasional Melalui Pembentukan AdyaCakra Dorong Penguatan Sovereign Cloud, AI, dan Cybersecurity Indonesia
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026
- TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025. TelkomGroup Kembali Mencatatkan Prestasi Melalui Penghargaan Best Employer Brand Yang Diraih Telkom Untuk Kedua Kalinya Secara Berturut-turut serta Penghargaan Learning Champion yang Diraih Telkomsel