Sulaeman Hamzah : Pansus Tidak Perlu, Sebaiknya Fokus Menangani Kabut Asap
H. Sulaeman L. Hamzah, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. DPR RI mempersiapkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Kebakaran Hutan dan Lahan sebagai respons bencana kabut asap yang belum terselesaikan.
Sejauh ini sudah 57 anggota Dewan yang setuju dibentuk Pansus. Hingga pukul 11.30 WIB, Selasa 27 Oktober 2015, sudah 57 anggota Dewan yang tanda tangan berasal dari lintas Komisi dan Fraksi.
Menurut H. Sulaeman L. Hamzah, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, terkait masalah kebakaran hutan dan lahan, sudah ada Panja (Panitia Kerja) yang dibentuk oleh DPR RI.
Kemudian, pemerintah juga fokus dan sangat bersungguh- sungguh menangani kebakaran hutan dan lahan. Bahkan, Presiden Jokowi juga turun langsung untuk menangani kebakaran hutan dan lahan tersebut.
” Itu artinya, semua pihak khususnya pemerintah sudah serius turun tangan mengatasi kebakaran hutan dan lahan ini. Kalau saya pribadi berpendapat, sebaiknya penanganan langsung di lapangan ini yang kita harapkan, dan sebaiknya fokus kesana. Dan untuk Pansus Kebakaran Hutan dan Lahan, menurut saya, sebaiknya tidak perlu. Karena ada Pansus- Pansus lain di DPR yang ternyata tidak fokus dalam menangani kasusnya,” ungkap Sulaeman Hamzah kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR- Senayan, Jakarta, pada Selasa 27 Oktober 2015.
Sulaeman memaparkan, Pansus- Pansus di DPR tidak maksimal dalam bekerja. Dan juga, untuk masalah kabut asap ini kemungkinan akan segera hilang. Sebab, menurut ramalan cuaca, dalam 1 atau 2 minggu kedepan akan turun hujan dan bisa mempercepat pemadaman kebakaran hutan. Sehingga kita harapkan masalah kabut asap akan segera berakhir dengan turunnya hujan terus- menerus.
” Oleh karena itu, saya pribadi berpendapat, sebaiknya penanganan di lapangan ini yang harus lebih difokuskan dan dimaksimalkan. Kan sudah ada Panja mengenai kabut asap, itu saja yang dimaksimalkan, jadi tidak perlu membentuk Pansus lagi. Panja juga bekerja tidak hanya menangani kabut asap saja, tetapi juga bisa untuk penanganan jangka panjang. Sehingga dimasa yang akan datang tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan, itu bisa diantisipasi mulai dari sekarang,” tegas Politisi Partai NasDem ini.
Sulaeman menjelaskan, kalau memang ada aturan- aturan yang belum menyentuh, itu yang perlu disempurnakan, sehingga bisa benar- benar mengatasi dan mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan. Mungkin itu yang lebih baik. Karena, kalau semuanya mau ditekan, padahal pemerintah sudah fokus bekerja, justru akan membuyarkan fokus penanganan tersebut.
” Kalau ada banyak Pansus di DPR, justru akan sedikit mengganggu pekerjaan yang sudah diagendakan. Padahal, pekerjaan DPR yang sudah terjadwal saja banyak yang terbengkelai, apalagi ditambah dengan banyaknya Pansus. Seperti pekerjaan RUU yang belum banyak diselesaikan, padahal waktu semakin mepet. Maka, saya pertimbangkan, sebaiknya Panja terus bekerja, sedangkan Pansus tidak dibentuk dulu. Karena Panja juga sudah all out bekerja. Bayangkan saja, Presiden Jokowi sampai mempercepat kunjungannya ke Amerika Serikat karena masalah kabut asap ini, ini artinya Presiden sudah terkonsentrasi betul masalah kabut asap ini,” terang Sulaeman Hamzah.
” Mengenai indikasi adanya kepentingan politik dibalik Pansus Kebakaran Hutan dan lahan, saya belum melihat sejauh itu. Kita fokus pada kinerja DPR khususnya Panja Kebakaran Hutan dan Lahan. Masyarakat, TNI, Polri, LSM, dan semua komponen sudah bahu- membahu mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Semua sudah terlibat aktif menangani persoalan kabut asap ini. Kita harus lebih fokus lagi dalam menangani kebakaran hutan dan lahan ini,” pungkas Sulaeman Hamzah di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Telkom Luncurkan SCALE, Integrasikan AI, Cloud, dan Keamanan Siber. SCALE Mengorkestrasi 13 Program Strategis Untuk Menyelaraskan Cara Kerja, Kapabilitas Teknologi, dan Agenda Transformasi di Seluruh TelkomGroup
- Dari Green Journey hingga Aksi Karbon, Begini Upaya Keberlanjutan yang Dilakukan oleh PT. Telekomunikasi Indonesia Internasional (Telin) Milik PT. Telkom (Persero) di BATIC 2026
- Promo Paket Merdeka Pemasangan Sambungan Rumah (SR) Baru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026, Diskon Rp 300 Ribu dan Berhadiah Umroh. Perumda Air Minum Tirta Perwitasari Purworejo Bertekad Selalu Berikan Layanan yang Terbaik untuk Masyarakat
- Polemik Seputar Tender Proyek di Purworejo Sebaiknya Disudahi, Supaya Pekerjaan Bisa Segera Dimulai Untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Pembangunan 2 Kantor Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Dikebut Pekerjaannya Supaya Selesai Tepat Waktu, Schedule Percepatan yang Dibuat Bersama Supaya Ditepati dan Dijalankan dengan Disiplin oleh Penyedia Jasa
- Isu- Isu Miring Yang Beredar di Tengah-Tengah Masyarakat, Tidak Mempengaruhi Pelaksanaan Lelang di Purworejo, Karena Prosesnya Dijalankan Sesuai dengan Aturan Yang Berlaku
- Telkom Solution Raih Penghargaan Business Impact & Industry Growth Untuk Market B2B ICT di Indonesia. Penghargaan KGI Tegaskan Kontribusi Telkom Solution Bagi Transformasi Digital di Berbagai Industri
- Dorong Predictive Cyber Intelligence, MDI Ventures Milik PT. Telkom (Persero) Sabet Indonesia Cyber Security Excellence Award 2026. Investasi Strategis di CYFIRMA Memperluas Kolaborasi Solusi Keamanan Siber yang Inovatif di Indonesia
- Anggota MPR RI Heru Tjahjono : Keadilan Sosial Harus Dibuktikan dengan Kesempatan yang Sama dalam Mengikuti Pelatihan Kerja
- Polemik tentang Lelang Proyek di Purworejo Dapat Menunda Pekerjaan dan Dapat Menghambat Pembangunan di Daerah Purworejo
- TelkomGroup Mendorong Gaya Hidup Berkelanjutan Melalui Zero Plastic Movement. Sediakan Fasilitas Water Refill Station Bagi Para Karyawan dan Memperkuat Kolaborasi Komunitas hingga Pelaku Usaha
- Raih Golden Trophy dan The Most Committed GRC Leader 2026, Telkom Akses Perkuat Tata Kelola, Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan ESG. Pertahankan Predikat Bintang 5 Tiga Tahun Berturut-turut, Tegaskan Komitmen GRC sebagai Fondasi Keberlanjutan Bisnis
- Polemik di Masyarakat Kabupaten Purworejo Terkait dengan Pemberitaan Mengenai Proses Tender, Sebaiknya Disudahi saja. Pihak- Pihak yang Memunculkan Polemik tersebut Sebaiknya Berhenti Memperpanjang Hal tersebut Karena Dapat Menciptakan Iklim yang Tidak Kondusif bagi Pembangunan Daerah
- FGD Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Fokuskan pada Dukungan terhadap Program Pemerintah Pusat 3 Juta Rumah dan Bimbingan Teknis tentang Inovasi SIPERUMBAKPUR
- Seluruh Proses dan Mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa di Kabupaten Purworejo Sudah Sesuai Dengan Regulasi Yang Berlaku dan Pemenang Tender Sudah Memenuhi Syarat Yang Ditentukan
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan DESK Pencairan Bantuan Sosial RTLH Tahun 2026
- TelkomGroup Optimalkan Aset Properti, Pastikan Kepentingan Perusahaan Tetap Terjaga. Rencana Pemanfaatan Ruang di GMP Membuka Peluang Revenue Baru dari Konektivitas Digital
- Telkom- Public Expose Live 2026 : Strategi PT. Telkom (Persero) Jaga Momentum Pertumbuhan, Tingkatkan Nilai Tambah dari Bisnis Infrastruktur Digital. Kinerja 1H26 Tumbuh Kuat, Didukung Monetisasi Bisnis Seluler, Disiplin Operasional, dan Optimalisasi Aset Strategis
- InfraNexia dan XLSMART Perluas Sinergi Infrastruktur, Dukung Pertumbuhan Jaringan Nasional. Manfaatkan Layanan Wavenexia, Metronexia, dan Infrastruktur Pasif Untuk Menjawab Pertumbuhan Kebutuhan Kapasitas di Berbagai Provinsi
- Telkom Property Pastikan Optimalisasi Aset Properti Tetap Berjalan Sesuai dengan Tata Kelola dan yang Memenuhi Prinsip Value Creation