logo seputarnusantara.com

Prananda Paloh: Jokowi Diharap Perkuat Kerjasama Ekonomi & Pertahanan RI-AS

Prananda Paloh: Jokowi Diharap Perkuat Kerjasama Ekonomi & Pertahanan RI-AS

Prananda Paloh, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem

28 - Okt - 2015 | 14:32 | kategori:Headline

Jakarta. Seputar Nusantara. Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Prananda Paloh mengapresiasi kesepakatan yang dicapai oleh Presiden Jokowi dalam lawatannya ke Amerika Serikat (AS).

Meski terbilang singkat, namun kunjungan tersebut cukup membuahkan hasil. Salah satunya kesepakatan bisnis senilai Rp 275 triliun.

Bagi legislator dari Sumatera Utara ini, bagaimanapun, AS adalah mitra strategis. Sebab dalam perspektif diplomasi Indonesia, AS memiliki pengaruh politik, ekonomi, teknologi, dan militer yang sangat kuat.

Oleh karena itu, kunjungan Presiden Jokowi kemarin ke AS bisa mempererat hubungan diplomasi keduanya dan turut memperkuat berbagai aspek strategis lainnya.

Di bidang ekonomi misalnya, persaingan pengaruh antara Amerika Serikat dan China telah menempatkan Indonesia di tengah pusaran persaingan itu. Dampaknya, Prananda melihat bahwa terjadi penurunan harga pangan nasional yang sangat tajam.

“ Dampak perang yuan vs dollar mengakibatkan penurunan pada nilai komoditi pertanian di Indonesia. Ini membutuhkan asistensi dan atensi Amerika Serikat. Karena Indonesia yang kuat ekonominya berdampak baik juga pada Amerika Serikat,” paparnya saat dihubungi melalui pesawat telepon, Selasa (27/10).

Oleh karena itu, apa yang dicapai oleh Jokowi kemarin di AS cukup memberikan kontribusi positif bagi iklim investasi Indonesia meski belum menyentuh ranah pertanian.

Ke depan, Prananda berharap akan ada kemitraan strategis di bidang pertahanan di mana Indonesia membutuhkan pengetahuan lebih banyak mengenai manajemen logistik dan pertahanan terintegrasi sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM. Selain itu perlu ada kerja sama yang baik juga melalui program latihan perang bersama.

“ Kita butuh tempat dan teman latihan di medan yang tidak ada di Indonesia, seperti di gurun atau salju,” ungkapnya

Selain ekonomi dan pertahanan, kerjasama pendidikan akan sangat penting bagi kedua negara. Hal ini, menurut Nanda, dilakukan sebagai upaya transfer pengetahuan bagi keduanya.

“ Kita bisa menawarkan kerjasama riset social dan teknologi tropis dengan Amerika,” tutupnya. (Aziz)

BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.

Comments are closed.

Tulisan dengan Kategori Headline