Ali Umri: DPR Harus Utamakan Kepentingan Rakyat, Sahkan RAPBN 2016

H. Ali Umri, SH., M.Kn., Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai NasDem (Nasional Demokrat)
Jakarta. Seputar Nusantara. Pembahasan Rancangan Undang- Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2016 antara Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) masih belum selesai.
RAPBN (Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) 2016 akan dibahas terakhir kali dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR siang ini, Kamis 29 Oktober 2015 dan akan di Paripurnakan Jumat (30/10) besok.
Postur sementara APBN 2016 yang disepakati adalah Rp 2.095,7 Triliun.
Menurut H. Ali Umri, SH., M.Kn., Anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI, bahwa seharusnya kepentingan rakyat yang diutamakan. DPR sebagai wakil rakyat, sudah semestinya mengutamakan kepentingan rakyat diatas kepentingan pribadi maupun golongan.
” Kalau RAPBN yang diajukan oleh Pemerintah disetujui DPR, maka sudah barang tentu program- program Presiden Jokowi akan berjalan. Program pemerintah sudah pasti demi kepentingan rakyat. Oleh karena itu, RAPBN 2016 seharusnya segera disahkan oleh DPR,” ungkap Ali Umri kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR- Senayan, pada Kamis 29 Oktober 2015.
Lebih lanjut Ali Umri memaparkan, kalau RAPBN 2016 tidak disetujui oleh DPR, maka program- program pemerintah untuk pembangunan nasional tidak akan berjalan dengan baik. Demikian juga DPR, juga akan mengalami hambatan anggaran kalau tidak menyetujui RAPBN 2016 tersebut.
” Menurut saya, jangan ada lagi KMP dan KIH. Sebaiknya kita berpikir demi kepentingan rakyat, segera sahkan RAPBN 2016. Ini semua demi kepentingan rakyat dan demi berkesinambungannya pembangunan nasional kedepan. Kalau sekiranya ada hal- hal dalam RAPBN 2016 yang kurang bagus, kan bisa dirubah melalui mekanisme RAPBN-P 2016, bukan dengan cara tidak mengesahkan RAPBN 2016, itu jalan yang tidak pas,” tegas Ali Umri, Politisi Partai NasDem ini.
Ali Umri menyebutkan bahwa perjalanan bangsa Indonesia sangat ditentukan melalui pembangunan nasional. Dan untuk melakukan pembangunan nasional, tentu dengan anggaran yang dirancang dalam APBN. Kalau APBN tidak diketok (diputuskan, red.) oleh DPR, maka yang salah juga DPR. Maka sebaiknya, semua anggota DPR legowo untuk menerima RAPBN 2016 dan segera mengesahkan. Kalau DPR tidak mengesahkan RAPBN 2016, maka rakyat akan semakin benci dengan DPR.
” Partai NasDem tidak mau seperti itu. Maka, sebaiknya DPR segera mengesahkan RAPBN 2016, sehingga rakyat akan semakin mencintai DPR. Semua Komisi di DPR yang berjumlah 11, sudah clear dan selesai membahas anggaran dengan Kementerian/ Lembaga sesuai dengan mitra Komisinya. Artinya, tidak ada alasan bagi DPR untuk tidak mengesahkan RAPBN 2016, alasan apalagi yang mau dicari- cari oleh DPR? Padahal semua Komisi di DPR sudah clear dan selesai membahas, tinggal Paripurna saja,” terangnya.
Kalau memang ada yang kurang cocok, lanjut Ali Umri, itu bisa dibahas dan dirubah melalui mekanisme APBN-P 2016. Seperti pada waktu awal kita menjadi Anggota DPR, waktu itu juga ada APBN-P 2015, karena memang dirasa ada yang kurang cocok. Jangan sampai, hanya demi kepentingan pribadi dan kelompok, sampai tidak mengesahkan RAPBN 2016. Padahal RAPBN 2016 merupakan kepentingan rakyat, bangsa dan negara, ini yang harus diutamakan.
Terkait Masalah Dana Desa
” Terkait dengan alasan pihak yang menolak RAPBN 2016 karena masalah tax amnesty, PMN (Penyertaan Modal Negara) dan Dana Desa, semua itu kan sudah dibahas dan berproses. Masalah tax amnesty dan Dana Desa kan perlu waktu dan ada prosesnya. Dana Desa yang dijanjikan Presiden Jokowi 1 Miliar/ tahun/ desa, itu kan bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan negara. Untuk saat ini masih berkisar 200- 500 Juta/ Desa/ Tahun. Nah nanti bertahap sampai terpenuhi 1 Miliar/ tahun/ Desa,” ucap Ali Umri.
Misalkan ada anggaran- anggaran yang memang perlu dikurangi, kemudian bisa dimasukkan dalam Dana Desa, tentu akan dibahas di APBN- Perubahan 2016. Jangan sampai hanya karena alasan Dana Desa belum mencapai 1 Miliar/ tahun/ Desa, dijadikan alasan tidak mengesahkan RAPBN 2016, tidak bisa alasan seperti itu. Karena masih ada peluang untuk merubah postur anggaran melalui APBN- P 2016.
” Saya sarankan agar DPR lebih mengutamakan kepentingan rakyat, dengan cara segera sahkan RAPBN 2016. Saya juga berharap kepada Pemerintah beserta Menteri Kabinet Kerja, untuk bekerja maksimal dalam melaksanakan APBN 2016, sehingga DPR dan rakyat tidak kecewa. Kita berharap, kalau RAPBN 2016 disahkan oleh DPR, Pemerintah beserta jajarannya bisa menyerap anggaran dengan maksimal. Penyerapan anggaran yang maksimal, tentu akan berdampak pada pembangunan nasional dan kesejahteraan rakyat,” tegas Ali Umri.
” Seperti apa yang telah disampaikan oleh Presiden Jokowi dan juga Pak Surya Paloh, bahwa penyerapan anggaran yang maksimal itu semata- mata demi kemakmuran rakyat. Masalah penyerapan anggaran melalui dana desa, memang tidak sama perolehan dana desa, karena anggaran belum mencukupi, ada yang dapat 200 juta, ada juga yang 500 juta. Tentu itu semua melihat kemampuan keuangan negara dan kondisi desa tersebut. Sedangkan mengenai pembangunan pemerintah daerah, ujung- ujungnya pasti ke desa/ kelurahan. Ada program pembangunan desa/ kelurahan melalui kabupaten/ kota, provinsi dan pusat,” pungkas Ali Umri di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dilanjutkan Verifikasi Usulan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) di Wilayah Kabupaten Purworejo
- Sustainability Report 2025 : TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. Implementasi 3 Pilar ESG : Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business Jadi Bagian Integral dari Agenda Transformasi TelkomGroup Dalam Memperkuat Daya Saing, Menciptakan Nilai Jangka Panjang, serta Hadirkan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Bisnis
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas LHP Kabupaten Purworejo Selenggarakan Berbagai Kegiatan Untuk Perbaiki Iklim dan Wujudkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI
- Gelar RUPST Tahun Buku 2025, PT. Telkom (Persero) Bagikan Dividen Rp 21,9 Triliun. Restui Program Buyback, Rencana Strategis, dan Penyegaran Pengurus Perseroan, Sebagai Bukti Akselerasi Transformasi Digital dan Perluasan Kontribusi Bagi Bangsa
- Proses Tender Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Berada di Pengadaan Barang dan Jasa, Akhir Juni 2026 Diharapkan Sudah Ada Pemenang Tender dan Segera Bisa Dimulai Pembangunannya
- Telkom Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik Melalui Edukasi Bersama Komisi Informasi Pusat di SMK Telkom Purwokerto. Melalui Edukasi di SMK Telkom Purwokerto, Telkom Mendukung Penguatan Literasi Informasi dan Literasi Digital Untuk Membangun Generasi Muda Yang Inklusif dan Berdaya Saing
- Telkom Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital. Regulator, BUMN Strategis, Pelanggan Enterprise, dan Global Technology Partners Berkolaborasi Merumuskan Blueprint Cloud, AI, dan Keamanan Siber Sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
- Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, PT. Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam. NeutraDC Nxera Batam Siapkan Pengembangan Gedung Kedua (BTM-2) Untuk Menjawab Permintaan Kawasan SIJORI
- Luncurkan AIcosystem, PT. Telkom (Persero) Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri. Menyatukan Kapabilitas AI TelkomGroup Dalam Ekosistem Terintegrasi Untuk Menghadirkan Solusi AI Yang Berdaulat, Berdampak, dan Berkelanjutan
- Polres Purworejo- Jawa Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Untuk Tegakkan Disiplin Dalam Berlalu Lintas dan Keselamatan Pengendara
- TelkomMetra Mantapkan Langkah Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Ekspansi Dibawah Fullerton Health. Inisiatif Strategis ini Sejalan dengan Arahan Streamlining Danantara Indonesia kepada TelkomGroup Untuk Memperkuat Struktur dan Mempertajam Fokus Bisnis
- Laporan Keuangan Telkom Kuartal I 2026 : Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi
- Rayakan Idul Adha, Rutan Kelas IIB Purworejo- Jawa Tengah Selenggarakan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Untuk Tanamkan Nilai- Nilai Spiritual dan Sosial
- Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi. Penguatan Budaya Kerja dan Sistem Tata Kelola Yang Terintegrasi Menjadi Fondasi Operasional Adaptif dan Berkelanjutan
- Didukung Danantara, PaDi UMKM Milik Telkom Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM. Melalui PaDi Business Forum & Showcase 2026, PaDi UMKM Menghadirkan Transformasi Pengadaan Berbasis Digital Untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Nasional Yang Inklusif dan Berkelanjutan
- Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat. Sinergi TelkomGroup Hadirkan Kebahagiaan Idula Adha Bagi Lebih dari 60 Ribu Masyarakat di Berbagai Daerah Indonesia
- PT. Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026. Kolaborasi Nasional Melalui Pembentukan AdyaCakra Dorong Penguatan Sovereign Cloud, AI, dan Cybersecurity Indonesia
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026
- TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025. TelkomGroup Kembali Mencatatkan Prestasi Melalui Penghargaan Best Employer Brand Yang Diraih Telkom Untuk Kedua Kalinya Secara Berturut-turut serta Penghargaan Learning Champion yang Diraih Telkomsel