Slamet Junaidi : Sebaiknya KPK Usut Kasus Setya Novanto Catut Presiden

H. Slamet Junaidi, Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Kementerian ESDM hari ini menyerahkan rekaman pertemuan Ketua DPR RI Setya Novanto dengan bos PT. Freeport Indonesia ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).
Rekaman itu untuk melengkapi laporan Menteri ESDM Sudirman Said sebelumnya. Rekaman percakapan antara Setya Novanto, Presdir PT. Freeport dan Pengusaha R, dikemas dalam bentuk Flashdisk.
Menurut H. Slamet Junaidi, Anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI periode 2014- 2019, bahwa kasus yang sedang menjerat Setya Novanto yang mancatut nama Presiden dan Wapres itu sangat merendahkan martabat anggota DPR.
” Saya sangat kecewa dengan Ketua DPR yang telah melakukan perbuatan itu. Peristiwa ini sangat merendahkan martabat kita sebagai anggota Dewan,” ungkap Slamet Junaidi kepada seputarnusantara.com di Gedung Nusantara 1 DPR- Senayan, pada Rabu 18 November 2015.
Menurut Slamet Junaidi, seharusnya anggota DPR sebagai Legislatif mempunyai tugas dan fungsi pengawasan kepada Eksekutif, bukan justru mengambil alih peran Eksekutif seperti yang dilakukan oleh Setya Novanto dengan melakukan pertemuan dengan petinggi PT. Freeport Indonesia.
” Langkah yang dilakukan oleh Menteri ESDM Sudirman Said dengan melaporkan Ketua DPR ke MKD, itu merupakan langkah yang bagus untuk pembelajaran bagi politikus- politikus yang ada di Senayan. Tentunya kita apresiasi langkah yang dilakukan oleh Menteri ESDM tersebut,” terang Slamet Junaidi, politisi Partai NasDem asal Madura ini.
Lebih lanjut dirinya memaparkan, bahwa kasus tersebut merupakan perbuatan oknum anggota DPR, yang mengatasnamakan DPR bahkan Ketua DPR. Perbuatan Setya Novanto itu sangat mencoreng nama baik lembaga DPR ini.
” Saya tekankan bahwa KPK, Kejaksaan Agung dan Kepolisian harus terlibat mengusut kasus Setya Novanto ini, jangan hanya MKD. Karena kasus yang melibatkan Setya Novanto pada waktu lalu, seperti kasus Donald Trump, termasuk yang berhembus kemarin masalah pembelian pesawat dari Jepang dll…itu sudah sangat jauh dan serius. Padahal itu bukan tugas dan kewenangan DPR RI,” tegasnya.
Jadi, lanjutnya, aparat penegak hukum harus segera masuk mengusut kasus Setya Novanto. Sehingga akan ketahuan siapa sebenarnya yang telah merusak dan mencoreng lembaga DPR RI.
” Kita sebagai anggota DPR jelas, mempunyai tugas dan fungsi pengawasan, anggaran dan legislasi. Tetapi kasus ini justru ada konflik kepentingan, bahkan kepentingan pribadi yang dikedepankan, itu sangat tidak boleh,” ungkap Anggota Komisi VI DPR RI ini.
Slamet Junaidi menegaskan, sebaiknya Setya Novanto legowo untuk mundur dari jabatan Ketua DPR RI. Artinya, supaya MKD bisa leluasa mengusut kasus Setya Novanto dan tidak ada intervensi. Jangan sampai seperti kasus Donald Trump, MKD ternyata ‘masuk angin.’
” Jadi, untuk menghindari suara dan tekanan publik yang luar biasa, saya sarankan agar Setya Novanto kalau bisa dan harus bisa, untuk legowo menanggalkan jabatannya sebagai Ketua DPR RI. Sebenarnya MKD itu profesional, tetapi secara kinerja mereka kan mengusut kasus teman- temannya sendiri di DPR, maka saya sarankan agar KPK, Kejaksaan Agung dan Kepolisian masuk mengusut kasus Setya Novanto,” tegas Slamet Junaidi.
” Biar semua terbuka, jelas dan tegas. MKD harus berani tegas mengambil keputusan terhadap kasus Setya Novanto. Kalau MKD tidak berani tegas, maka akan menjadi boomerang bagi MKD itu sendiri. Saya minta MKD independent dan berani memutuskan dengan tegas,” imbuhnya.
” Hikmah dari peristiwa ini adalah agar para anggota DPR sadar akan tugas dan tanggungjawabnya. Mereka harus bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Jangan sampai hal- hal seperti kasus Setya Novanto terulang lagi di DPR. Kedepan, bagaimana kita meningkatkan citra DPR dan bekerja untuk rakyat,” pungkas Slamet Junaidi di penghujung wawancara. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dilanjutkan Verifikasi Usulan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) di Wilayah Kabupaten Purworejo
- Sustainability Report 2025 : TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. Implementasi 3 Pilar ESG : Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business Jadi Bagian Integral dari Agenda Transformasi TelkomGroup Dalam Memperkuat Daya Saing, Menciptakan Nilai Jangka Panjang, serta Hadirkan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Bisnis
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas LHP Kabupaten Purworejo Selenggarakan Berbagai Kegiatan Untuk Perbaiki Iklim dan Wujudkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI
- Gelar RUPST Tahun Buku 2025, PT. Telkom (Persero) Bagikan Dividen Rp 21,9 Triliun. Restui Program Buyback, Rencana Strategis, dan Penyegaran Pengurus Perseroan, Sebagai Bukti Akselerasi Transformasi Digital dan Perluasan Kontribusi Bagi Bangsa
- Proses Tender Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Berada di Pengadaan Barang dan Jasa, Akhir Juni 2026 Diharapkan Sudah Ada Pemenang Tender dan Segera Bisa Dimulai Pembangunannya
- Telkom Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik Melalui Edukasi Bersama Komisi Informasi Pusat di SMK Telkom Purwokerto. Melalui Edukasi di SMK Telkom Purwokerto, Telkom Mendukung Penguatan Literasi Informasi dan Literasi Digital Untuk Membangun Generasi Muda Yang Inklusif dan Berdaya Saing
- Telkom Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital. Regulator, BUMN Strategis, Pelanggan Enterprise, dan Global Technology Partners Berkolaborasi Merumuskan Blueprint Cloud, AI, dan Keamanan Siber Sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
- Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, PT. Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam. NeutraDC Nxera Batam Siapkan Pengembangan Gedung Kedua (BTM-2) Untuk Menjawab Permintaan Kawasan SIJORI
- Luncurkan AIcosystem, PT. Telkom (Persero) Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri. Menyatukan Kapabilitas AI TelkomGroup Dalam Ekosistem Terintegrasi Untuk Menghadirkan Solusi AI Yang Berdaulat, Berdampak, dan Berkelanjutan
- Polres Purworejo- Jawa Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Untuk Tegakkan Disiplin Dalam Berlalu Lintas dan Keselamatan Pengendara
- TelkomMetra Mantapkan Langkah Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Ekspansi Dibawah Fullerton Health. Inisiatif Strategis ini Sejalan dengan Arahan Streamlining Danantara Indonesia kepada TelkomGroup Untuk Memperkuat Struktur dan Mempertajam Fokus Bisnis
- Laporan Keuangan Telkom Kuartal I 2026 : Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi
- Rayakan Idul Adha, Rutan Kelas IIB Purworejo- Jawa Tengah Selenggarakan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Untuk Tanamkan Nilai- Nilai Spiritual dan Sosial
- Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi. Penguatan Budaya Kerja dan Sistem Tata Kelola Yang Terintegrasi Menjadi Fondasi Operasional Adaptif dan Berkelanjutan
- Didukung Danantara, PaDi UMKM Milik Telkom Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM. Melalui PaDi Business Forum & Showcase 2026, PaDi UMKM Menghadirkan Transformasi Pengadaan Berbasis Digital Untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Nasional Yang Inklusif dan Berkelanjutan
- Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat. Sinergi TelkomGroup Hadirkan Kebahagiaan Idula Adha Bagi Lebih dari 60 Ribu Masyarakat di Berbagai Daerah Indonesia
- PT. Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026. Kolaborasi Nasional Melalui Pembentukan AdyaCakra Dorong Penguatan Sovereign Cloud, AI, dan Cybersecurity Indonesia
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026
- TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025. TelkomGroup Kembali Mencatatkan Prestasi Melalui Penghargaan Best Employer Brand Yang Diraih Telkom Untuk Kedua Kalinya Secara Berturut-turut serta Penghargaan Learning Champion yang Diraih Telkomsel