Taufiqulhadi : Seleksi Calon Pimpinan KPK Banyak Pelanggaran, DPR RI Dilema
Drs. T. Taufiqulhadi, M. Si., Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem
Jakarta. Seputar Nusantara. Belum adanya kepastian terkait jadwal uji kelayakan dan kepatutan calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), menyiratkan situasi dilematis yang tengah dihadapi Komisi III DPR.
Sebelumnya, Komisi III DPR melihat berbagai indikasi pelanggaran dalam proses seleksi calon pimpinan KPK tersebut.
Salah satunya yaitu indikasi pelanggaran terhadap UU No. 30 tahun 2002 terkait unsur Jaksa dalam formasi komisioner KPK.
Selain itu, Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK juga dinilai melanggar batas waktu seleksi, di mana terjadi pengunduran masa pendaftaran tanpa memberi laporan resmi kepada Presiden. Berbagai indikasi ketidakberesan itulah yang membuat jadwal uji kelayakan dan kepatutan Calon Pimpinan KPK di DPR masih mengambang hingga saat ini.
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Drs. T. Taufiqulhadi, M. Si., kembali mengutarakan komentar tajam atas permasalahan tersebut.
” Fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan, red.) itu belum dijadwalkan. Sekarang ini kami melaporkan kepada Fraksi, dan pasti akan memutuskan. Kami dalam kondisi dilematis ini. Pansel ini menabrak semua, menabrak undang-undang. Kami ingin mengetahui sebuah proses yang melanggar semua syarat-syarat formil dan materil, apakah hasilnya absah atau tidak? Saya rasa tidak,” ucapnya sesaat setelah menghadiri Sidang Paripurna DPR di Gedung Nusantara II, Selasa (24/11).
Lebih lanjut, politisi Partai NasDem ini mengungkapkan bahwa kepastian jadwal uji kelayakan dan kepatutan itu sangat bergantung pada keputusan sikap masing-masing fraksi. Sejauh ini, berbagai indikasi pelanggaran dalam proses seleksi Capim KPK, telah terungkap dan terekspos dengan jelas di Komisi III DPR, tapi fraksi-fraksi belum mengambil keputusan terkait dinamika itu.
Menurut Taufiq, jadwal uji kelayakan dan kepatutan itu masih akan tertunda selama fraksi-fraksi di DPR belum menentukan sikap. Taufiq sendiri sebetulnya sudah memiliki bayangan mengenai skenario jalan keluar dari ketidakpastian nasib seleksi Capim KPK ini.
Meski begitu, dia menolak mengungkapkan skenario itu, mengingat Fraksi Partai NasDem sendiri belum menentukan keputusan sikapnya. Kondisi serupa, menurut Taufiq juga terjadi pada fraksi-fraksi lain. Tampaknya, memang masing-masing fraksi masih mengalami dilema dalam menentukan proses seleksi Capim KPK ini.
” Kami sedang memikirkan untuk keluar situasi tersebut. Jadi saya konsultasi dan diskusi dengan ketua fraksi. Sampai saat ini, saya barangkali sudah ada bayangan, tetapi Ketua Fraksi belum, juga ketua fraksi yang lainnya belum,” pungkas legislator dari Dapil Jawa Timur IV ini.
Unsur Jaksa Dalam Capim KPK Itu Sangat Penting
Anggota Komisi III DPR RI, Taufiqulhadi memandang, ketimpangan regulasi dan komposisi personel KPK berimbas pada kekalahan tiga kali beruntun dalam proses pra- peradilan. Oleh karena itu, dia memandang pentingnya desain ulang infrastruktur dan suprastruktur KPK, guna mempertajam tuntutan dalam pra- peradilan. Untuk menjawab kebutuhan itu, Taufiq menilai susunan komisioner KPK perlu memasukkan unsur jaksa.
” Unsur jaksa dalam Capim (calon pimpinan, red.) KPK itu sangat penting. Tujuannya agar KPK tidak kalah lagi dalam berbagai pra- peradilan yang diajukan para tersangka, ke depannya. Kalau komposisinya seperti sekarang saya sanksi ke depannya KPK bisa tajam,” ujarnya saat sesi rehat sidang Komisi III DPR di Gedung Nusantara II, Kamis (19/11/).
Politisi yang juga mantan jurnalis ini termasuk yang vokal mengkritisi laporan Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang komisi III DPR, rabu kemarin (18/11). Dalam rapat itu, terungkap bahwa Pansel tak mempertimbangkan sisi filosifis lembaga anti rasuah tersebut.
Taufiq mecontohkan, dalam menentukan empat klaster Capim KPK, Pansel tidak memasukkan fungsi penuntutan menjadi salah satu klaster yang disusun. Padahal, dalam hemat Taufiq, fungsi penuntutan merupakan faktor terpenting dalam proses pra- peradilan maupun peradilan.
” Sebetulnya sudah ada aturan yang menyebutkan bahwa proses penuntutan itu harus atas tanda tangan jaksa. Dalam klasterisasi yang diajukan oleh Pansel tidak ada sama sekali itu,” kritiknya.
Anggota Dewan dari Fraksi NasDem ini juga mengakui bahwa RDP dengan Pansel Capim KPK ini adalah upaya evaluasi kinerja Pansel menjelang uji kelayakan dan kepatutan pekan depan. Baginya, tidaklah etis baginya selaku anggota komisi III DPR untuk melakukan intervensi terhadap aktivitas yang dilakukan Pansel. Oleh karenanya, mekanisme RDP adalah ruang yang dia anggap tepat untuk menyampaikan kritik itu.
” Ini kan masalah etika, kita tidak mau mengintervensi Pansel. Untuk itu, rapat kemarin itu adalah waktu yang tepat mempertanyakan itu kepada Pansel,” terangnya.
Sebagaimana diketahui, Pansel Capim KPK telah memilih 8 calon yang akan mengisi lima kursi komisioner KPK. Para calon itu dibagi menjadi empat klaster atau kategori, yakni pencegahan, penindakan, manajeman dan supervise, di mana setiap kategori menampilkan dua kandidat pimpinan.
Kategori pencegahan diisi oleh Saut Situmorang dan Surya Chandra, kategori penindakan ada Alexander Marwata dan Basariah Panjaitan, kategori manajemen yaitu Agus Rahardjo dan Sujanarko. Terakhir, kategori supervisi terdiri dari Johan Budi Sapto Prabowo dan Laode Muhammad Syarif. (Aziz)
BERANDA | RSS 2.0 | KATEGORI: Headline | Both comments and pings are currently closed.
Tulisan dengan Kategori Headline
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo Menyelenggarakan Rapat Koordinasi Dilanjutkan Verifikasi Usulan Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Rangka Penataan Kawasan Hutan (PPTPKH) di Wilayah Kabupaten Purworejo
- Sustainability Report 2025 : TelkomGroup Perkuat Transformasi Bisnis dan Komitmen ESG Untuk Pertumbuhan Berkelanjutan. Implementasi 3 Pilar ESG : Save Our Planet, Empower Our People, dan Elevate Our Business Jadi Bagian Integral dari Agenda Transformasi TelkomGroup Dalam Memperkuat Daya Saing, Menciptakan Nilai Jangka Panjang, serta Hadirkan Dampak Berkelanjutan bagi Lingkungan, Masyarakat, dan Bisnis
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dinas LHP Kabupaten Purworejo Selenggarakan Berbagai Kegiatan Untuk Perbaiki Iklim dan Wujudkan Gerakan Nasional Indonesia ASRI
- Gelar RUPST Tahun Buku 2025, PT. Telkom (Persero) Bagikan Dividen Rp 21,9 Triliun. Restui Program Buyback, Rencana Strategis, dan Penyegaran Pengurus Perseroan, Sebagai Bukti Akselerasi Transformasi Digital dan Perluasan Kontribusi Bagi Bangsa
- Proses Tender Pembangunan 2 Gedung Pemerintahan di Kabupaten Purworejo Berada di Pengadaan Barang dan Jasa, Akhir Juni 2026 Diharapkan Sudah Ada Pemenang Tender dan Segera Bisa Dimulai Pembangunannya
- Telkom Dukung Literasi Keterbukaan Informasi Publik Melalui Edukasi Bersama Komisi Informasi Pusat di SMK Telkom Purwokerto. Melalui Edukasi di SMK Telkom Purwokerto, Telkom Mendukung Penguatan Literasi Informasi dan Literasi Digital Untuk Membangun Generasi Muda Yang Inklusif dan Berdaya Saing
- Telkom Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri, Bangun Cetak Biru Kedaulatan Digital. Regulator, BUMN Strategis, Pelanggan Enterprise, dan Global Technology Partners Berkolaborasi Merumuskan Blueprint Cloud, AI, dan Keamanan Siber Sebagai Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia
- Data Center Terisi Penuh Sebelum Beroperasi, PT. Telkom Percepat Ekspansi Kapasitas NeutraDC di Batam. NeutraDC Nxera Batam Siapkan Pengembangan Gedung Kedua (BTM-2) Untuk Menjawab Permintaan Kawasan SIJORI
- Luncurkan AIcosystem, PT. Telkom (Persero) Siap Garap Peluang AI di Berbagai Sektor Industri. Menyatukan Kapabilitas AI TelkomGroup Dalam Ekosistem Terintegrasi Untuk Menghadirkan Solusi AI Yang Berdaulat, Berdampak, dan Berkelanjutan
- Polres Purworejo- Jawa Tengah Akan Gelar Operasi Patuh Candi 2026 Untuk Tegakkan Disiplin Dalam Berlalu Lintas dan Keselamatan Pengendara
- TelkomMetra Mantapkan Langkah Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Siap Ekspansi Dibawah Fullerton Health. Inisiatif Strategis ini Sejalan dengan Arahan Streamlining Danantara Indonesia kepada TelkomGroup Untuk Memperkuat Struktur dan Mempertajam Fokus Bisnis
- Laporan Keuangan Telkom Kuartal I 2026 : Awali Tahun 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional dan Eksekusi Transformasi
- Rayakan Idul Adha, Rutan Kelas IIB Purworejo- Jawa Tengah Selenggarakan Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Untuk Tanamkan Nilai- Nilai Spiritual dan Sosial
- Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi. Penguatan Budaya Kerja dan Sistem Tata Kelola Yang Terintegrasi Menjadi Fondasi Operasional Adaptif dan Berkelanjutan
- Didukung Danantara, PaDi UMKM Milik Telkom Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM. Melalui PaDi Business Forum & Showcase 2026, PaDi UMKM Menghadirkan Transformasi Pengadaan Berbasis Digital Untuk Mendorong Pertumbuhan Bisnis Nasional Yang Inklusif dan Berkelanjutan
- Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Idul Adha, TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakat. Sinergi TelkomGroup Hadirkan Kebahagiaan Idula Adha Bagi Lebih dari 60 Ribu Masyarakat di Berbagai Daerah Indonesia
- PT. Telkom Perkuat Fondasi Kemandirian Digital Bangsa Melalui Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026. Kolaborasi Nasional Melalui Pembentukan AdyaCakra Dorong Penguatan Sovereign Cloud, AI, dan Cybersecurity Indonesia
- Sekretaris DPRD Kabupaten Purworejo Tegaskan Bahwa Dana Pokir DPRD Berdasarkan Aspirasi dan Kebutuhan Masyarakat, Harus Sesuai Regulasi dan Kemampuan Keuangan Daerah
- Dinas Perkimtan Kabupaten Purworejo- Provinsi Jawa Tengah Selenggarakan Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Pendataan Rumah Tidak Layak Huni Tahun 2026
- TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025. TelkomGroup Kembali Mencatatkan Prestasi Melalui Penghargaan Best Employer Brand Yang Diraih Telkom Untuk Kedua Kalinya Secara Berturut-turut serta Penghargaan Learning Champion yang Diraih Telkomsel